alexametrics
23.5 C
Jember
Friday, 27 May 2022

Mendag Membawa Produk Indonesia Siap Mendunia

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Indonesia perlu terus melakukan penetrasi pasar ekspor ke negara-negara baru atau non-tradisional, salah satunya melalui pameran Expo Dubai 2020. Posisi Uni Emirat Arab (UAE) yang strategis dinilai bisa menjadi hub perdagangan dengan negara lain di kawasan tersebut.

“Ini akan membuka peluang (pasar) ke negara lain, terutama di kawasan negara-negara teluk. Ini sudah sesuai dengan usulan kami dari Universitas Indonesia sejak 2016,” ujar ekonom dari Universitas Indonesia (UI) Fithra Faisal.

Pembukaan Paviliun Indonesia dalam Expo Dubai 2020 di Uni Emirat Arab dimeriahkan oleh gelaran pertunjukan seni budaya, tari-tarian, dan lagu-lagu yang mewakili beragam daerah di Indonesia. Gelaran ini sekaligus mempromosikan pesona budaya Indonesia untuk menarik para pengunjung.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi sangat optimis Paviliun Indonesia pada Expo 2020 Dubai akan membuat pengunjung dari berbagai negara di dunia terkesima dan mengakui potensi sangat besar Indonesia. Dengan mengangkat tema “Creating the Future, From Indonesia to the World” Paviliun Indonesia siap menyambut para buyers dan investor dari seluruh dunia.

Itu disampaikan Mendag Lutfi saat membuka Paviliun Indonesia secara resmi bersama Minister of State for Foreign Trade Uni Arab Emirates (UAE) Thani bin Ahmed Al Zeyoudi di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), hari Jumat (1/10). Turut mendampingi Duta Besar untuk Uni Emirat Arab (UEA) Husin Bagis.

Paviliun Indonesia menempati lahan seluas 1.860 m2 dan luas bangunan sekitar 3.000 m2. Paviliun Indonesia terdiri dari tiga lantai dan terletak di zona Opportunity District dengan konsep Indonesia Emas 2045.

“Paviliun Indonesia yang menampilkan tiga zona waktu “Yesterday, Today, and Tomorrow” akan membuka mata dunia untuk melihat kekuatan masa lalu, sekarang, dan masa depan Indonesia sebagai kekuatan global. Izinkan kami menyambut semua orang dari berbagai penjuru dunia di Paviliun Indonesia. Kami berharap, dunia akan menyaksikan dan mengakui kepulauan kita sebagai peluang untuk berdagang, berinvestasi, dan berkunjung,” jelas Mendag Lutfi.

Mendag Lutfi mengungkapkan, Paviliun Indonesia di Expo 2020 Dubai akan menjadi rumah di Dubai untuk beberapa bulan ke depan. “Paviliun Indonesia akan menjadi rumah kami di Dubai untuk beberapa bulan ke depan dan menjadi jendela Indonesia untuk dunia.

Kami ingin memperkuat kemitraan global untuk berbagai budaya dan kuliner kami,” tutur Mendag Lutfi.
Mendag Lutfi mengatakan, Paviliun Indonesia dibangun atas dasar konsep “Unity in Diversity”.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Indonesia perlu terus melakukan penetrasi pasar ekspor ke negara-negara baru atau non-tradisional, salah satunya melalui pameran Expo Dubai 2020. Posisi Uni Emirat Arab (UAE) yang strategis dinilai bisa menjadi hub perdagangan dengan negara lain di kawasan tersebut.

“Ini akan membuka peluang (pasar) ke negara lain, terutama di kawasan negara-negara teluk. Ini sudah sesuai dengan usulan kami dari Universitas Indonesia sejak 2016,” ujar ekonom dari Universitas Indonesia (UI) Fithra Faisal.

Pembukaan Paviliun Indonesia dalam Expo Dubai 2020 di Uni Emirat Arab dimeriahkan oleh gelaran pertunjukan seni budaya, tari-tarian, dan lagu-lagu yang mewakili beragam daerah di Indonesia. Gelaran ini sekaligus mempromosikan pesona budaya Indonesia untuk menarik para pengunjung.

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi sangat optimis Paviliun Indonesia pada Expo 2020 Dubai akan membuat pengunjung dari berbagai negara di dunia terkesima dan mengakui potensi sangat besar Indonesia. Dengan mengangkat tema “Creating the Future, From Indonesia to the World” Paviliun Indonesia siap menyambut para buyers dan investor dari seluruh dunia.

Itu disampaikan Mendag Lutfi saat membuka Paviliun Indonesia secara resmi bersama Minister of State for Foreign Trade Uni Arab Emirates (UAE) Thani bin Ahmed Al Zeyoudi di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), hari Jumat (1/10). Turut mendampingi Duta Besar untuk Uni Emirat Arab (UEA) Husin Bagis.

Paviliun Indonesia menempati lahan seluas 1.860 m2 dan luas bangunan sekitar 3.000 m2. Paviliun Indonesia terdiri dari tiga lantai dan terletak di zona Opportunity District dengan konsep Indonesia Emas 2045.

“Paviliun Indonesia yang menampilkan tiga zona waktu “Yesterday, Today, and Tomorrow” akan membuka mata dunia untuk melihat kekuatan masa lalu, sekarang, dan masa depan Indonesia sebagai kekuatan global. Izinkan kami menyambut semua orang dari berbagai penjuru dunia di Paviliun Indonesia. Kami berharap, dunia akan menyaksikan dan mengakui kepulauan kita sebagai peluang untuk berdagang, berinvestasi, dan berkunjung,” jelas Mendag Lutfi.

Mendag Lutfi mengungkapkan, Paviliun Indonesia di Expo 2020 Dubai akan menjadi rumah di Dubai untuk beberapa bulan ke depan. “Paviliun Indonesia akan menjadi rumah kami di Dubai untuk beberapa bulan ke depan dan menjadi jendela Indonesia untuk dunia.

Kami ingin memperkuat kemitraan global untuk berbagai budaya dan kuliner kami,” tutur Mendag Lutfi.
Mendag Lutfi mengatakan, Paviliun Indonesia dibangun atas dasar konsep “Unity in Diversity”.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Indonesia perlu terus melakukan penetrasi pasar ekspor ke negara-negara baru atau non-tradisional, salah satunya melalui pameran Expo Dubai 2020. Posisi Uni Emirat Arab (UAE) yang strategis dinilai bisa menjadi hub perdagangan dengan negara lain di kawasan tersebut.

“Ini akan membuka peluang (pasar) ke negara lain, terutama di kawasan negara-negara teluk. Ini sudah sesuai dengan usulan kami dari Universitas Indonesia sejak 2016,” ujar ekonom dari Universitas Indonesia (UI) Fithra Faisal.

Pembukaan Paviliun Indonesia dalam Expo Dubai 2020 di Uni Emirat Arab dimeriahkan oleh gelaran pertunjukan seni budaya, tari-tarian, dan lagu-lagu yang mewakili beragam daerah di Indonesia. Gelaran ini sekaligus mempromosikan pesona budaya Indonesia untuk menarik para pengunjung.

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi sangat optimis Paviliun Indonesia pada Expo 2020 Dubai akan membuat pengunjung dari berbagai negara di dunia terkesima dan mengakui potensi sangat besar Indonesia. Dengan mengangkat tema “Creating the Future, From Indonesia to the World” Paviliun Indonesia siap menyambut para buyers dan investor dari seluruh dunia.

Itu disampaikan Mendag Lutfi saat membuka Paviliun Indonesia secara resmi bersama Minister of State for Foreign Trade Uni Arab Emirates (UAE) Thani bin Ahmed Al Zeyoudi di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), hari Jumat (1/10). Turut mendampingi Duta Besar untuk Uni Emirat Arab (UEA) Husin Bagis.

Paviliun Indonesia menempati lahan seluas 1.860 m2 dan luas bangunan sekitar 3.000 m2. Paviliun Indonesia terdiri dari tiga lantai dan terletak di zona Opportunity District dengan konsep Indonesia Emas 2045.

“Paviliun Indonesia yang menampilkan tiga zona waktu “Yesterday, Today, and Tomorrow” akan membuka mata dunia untuk melihat kekuatan masa lalu, sekarang, dan masa depan Indonesia sebagai kekuatan global. Izinkan kami menyambut semua orang dari berbagai penjuru dunia di Paviliun Indonesia. Kami berharap, dunia akan menyaksikan dan mengakui kepulauan kita sebagai peluang untuk berdagang, berinvestasi, dan berkunjung,” jelas Mendag Lutfi.

Mendag Lutfi mengungkapkan, Paviliun Indonesia di Expo 2020 Dubai akan menjadi rumah di Dubai untuk beberapa bulan ke depan. “Paviliun Indonesia akan menjadi rumah kami di Dubai untuk beberapa bulan ke depan dan menjadi jendela Indonesia untuk dunia.

Kami ingin memperkuat kemitraan global untuk berbagai budaya dan kuliner kami,” tutur Mendag Lutfi.
Mendag Lutfi mengatakan, Paviliun Indonesia dibangun atas dasar konsep “Unity in Diversity”.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/