alexametrics
23.3 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

UM Jember Resmi Miliki SPBU

Berlokasi Strategis di Penghubung Tol Trans Jawa

Mobile_AP_Rectangle 1

SITUBONDO, RADARJEMBER.ID – Universitas Muhammadiyah (UM) Jember meresmikan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo. SPBU yang diberi nama PT Tunas Harapan Bangsa itu resmi dibuka oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur dan Rektor UM Jember, Sabtu, (1/5) lalu.

Di saat bersamaan, peresmian juga dihadiri Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jember, Bondowoso, dan Situbondo serta Pemkab Situbondo. “SPBU PT Tunas Harapan Bangsa siap memberdayakan masyarakat, hingga terjalin baik,” ucap Rektor UM Jember Dr Hanafi MPd.

STRATEGIS: Lokasi SPBU milik UM Jember yang berlokasi di Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo, seusai diresmikan, Sabtu (1/5) lalu.

Menurut dia, ada perjalanan panjang untuk bisa mendirikan SPBU hingga bisa direalisasikan pada 2021 ini, yang sekaligus telah mengantongi izin beroperasi. Hanafi juga mengucapkan kulo nuwun kepada masyarakat Klatakan untuk menyambung tali persaudaraan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Hanafi berharap ke depannya masyarakat di sekitar bisa bekerja sama, sehingga amal usaha SPBU bisa lancar dan berkah. “Sehingga moto Dari Muhammadiyah untuk Indonesia bisa tercapai,” tambahnya.

Diketahui, dari luas tanah seluas 9 ribu meter persegi, SPBU dibangun di luas tanah 5 ribu meter persegi dan menggelontorkan dana Rp 10 miliar. “Sisanya nanti kita kembangkan menjadi rest area,” imbuh Hanafi.

- Advertisement -

SITUBONDO, RADARJEMBER.ID – Universitas Muhammadiyah (UM) Jember meresmikan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo. SPBU yang diberi nama PT Tunas Harapan Bangsa itu resmi dibuka oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur dan Rektor UM Jember, Sabtu, (1/5) lalu.

Di saat bersamaan, peresmian juga dihadiri Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jember, Bondowoso, dan Situbondo serta Pemkab Situbondo. “SPBU PT Tunas Harapan Bangsa siap memberdayakan masyarakat, hingga terjalin baik,” ucap Rektor UM Jember Dr Hanafi MPd.

STRATEGIS: Lokasi SPBU milik UM Jember yang berlokasi di Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo, seusai diresmikan, Sabtu (1/5) lalu.

Menurut dia, ada perjalanan panjang untuk bisa mendirikan SPBU hingga bisa direalisasikan pada 2021 ini, yang sekaligus telah mengantongi izin beroperasi. Hanafi juga mengucapkan kulo nuwun kepada masyarakat Klatakan untuk menyambung tali persaudaraan.

Hanafi berharap ke depannya masyarakat di sekitar bisa bekerja sama, sehingga amal usaha SPBU bisa lancar dan berkah. “Sehingga moto Dari Muhammadiyah untuk Indonesia bisa tercapai,” tambahnya.

Diketahui, dari luas tanah seluas 9 ribu meter persegi, SPBU dibangun di luas tanah 5 ribu meter persegi dan menggelontorkan dana Rp 10 miliar. “Sisanya nanti kita kembangkan menjadi rest area,” imbuh Hanafi.

SITUBONDO, RADARJEMBER.ID – Universitas Muhammadiyah (UM) Jember meresmikan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo. SPBU yang diberi nama PT Tunas Harapan Bangsa itu resmi dibuka oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur dan Rektor UM Jember, Sabtu, (1/5) lalu.

Di saat bersamaan, peresmian juga dihadiri Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jember, Bondowoso, dan Situbondo serta Pemkab Situbondo. “SPBU PT Tunas Harapan Bangsa siap memberdayakan masyarakat, hingga terjalin baik,” ucap Rektor UM Jember Dr Hanafi MPd.

STRATEGIS: Lokasi SPBU milik UM Jember yang berlokasi di Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo, seusai diresmikan, Sabtu (1/5) lalu.

Menurut dia, ada perjalanan panjang untuk bisa mendirikan SPBU hingga bisa direalisasikan pada 2021 ini, yang sekaligus telah mengantongi izin beroperasi. Hanafi juga mengucapkan kulo nuwun kepada masyarakat Klatakan untuk menyambung tali persaudaraan.

Hanafi berharap ke depannya masyarakat di sekitar bisa bekerja sama, sehingga amal usaha SPBU bisa lancar dan berkah. “Sehingga moto Dari Muhammadiyah untuk Indonesia bisa tercapai,” tambahnya.

Diketahui, dari luas tanah seluas 9 ribu meter persegi, SPBU dibangun di luas tanah 5 ribu meter persegi dan menggelontorkan dana Rp 10 miliar. “Sisanya nanti kita kembangkan menjadi rest area,” imbuh Hanafi.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/