alexametrics
24.3 C
Jember
Sunday, 22 May 2022

Siswa MI Unggulan Nuris Raih Medali Perunggu

Ariel Fahriza Iniesta, siswa MI Unggulan Nuris Jember, berhasil meraih medali perunggu dalam ajang International Mathematics Exam Centre (IMEC). Siswa kelas 6-A ini tampaknya menjadi langganan juara matematika setiap kali ikut lomba. Lantas, seperti apa perjuangan di balik prestasinya?

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Ariel Fahriza Iniesta merupakan siswa MI Unggulan Nuris Jember yang berhasil meraih medali perunggu dalam ajang International Mathematics Exam Centre (IMEC), beberapa waktu lalu. Dia pun menyatakan perasaan senang dan bahagia kepada Jawa Pos Radar Jember.

Ya, lagi-lagi prestasi ini menunjukkan bahwa, meski tinggal di lingkungan pesantren, nyatanya siswa Ponpes Nuris juga mampu bersaing di bidang akademik, bahkan di kancah internasional. Ia mengikuti lomba itu pada akhir Januari lalu. Tepatnya, saat kasus Covid-19 di Jember kembali melonjak. Meski kondisi pandemi sedang mengkhawatirkan, Ariel yang saat itu tengah belajar di pesantren tetap menunjukkan semangatnya untuk bisa ikut lomba. Apalagi, lomba yang ia ikuti digelar secara daring. Tentunya, ia tetap bisa berkompetisi meski tidak dengan tatap muka.

Dalam kompetisi matematika level 2 tingkat internasional itu, Ariel, sapaan akrabnya, menyebutkan bahwa ada ratusan siswa dari berbagai negara yang menjadi saingannya. Berkat ketekunannya dalam berlatih, dukungan lembaga pendidikan, serta tekadnya yang optimistis, siswa jenius ini pun berhasil meraih medali perunggu atau bronze medal. “Lombanya online kemarin, saingannya banyak. Tapi, alhamdulillah tetap bisa dapat medali,” ungkap Ariel.

Mobile_AP_Rectangle 2

Seperti diketahui sebelumnya, siswa kelas 6-A ini memang sudah seperti langganan dalam meraih medali di berbagai ajang olimpiade matematika. Bahkan, pada prestasi yang ia capai saat ini pun, ia sudah lupa bahwa ia sudah berapa kali mendapat medali. Intinya, dia sudah mengharumkan lembaga MI Unggulan Nuris Jember lebih dari sepuluh kali.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Ariel Fahriza Iniesta merupakan siswa MI Unggulan Nuris Jember yang berhasil meraih medali perunggu dalam ajang International Mathematics Exam Centre (IMEC), beberapa waktu lalu. Dia pun menyatakan perasaan senang dan bahagia kepada Jawa Pos Radar Jember.

Ya, lagi-lagi prestasi ini menunjukkan bahwa, meski tinggal di lingkungan pesantren, nyatanya siswa Ponpes Nuris juga mampu bersaing di bidang akademik, bahkan di kancah internasional. Ia mengikuti lomba itu pada akhir Januari lalu. Tepatnya, saat kasus Covid-19 di Jember kembali melonjak. Meski kondisi pandemi sedang mengkhawatirkan, Ariel yang saat itu tengah belajar di pesantren tetap menunjukkan semangatnya untuk bisa ikut lomba. Apalagi, lomba yang ia ikuti digelar secara daring. Tentunya, ia tetap bisa berkompetisi meski tidak dengan tatap muka.

Dalam kompetisi matematika level 2 tingkat internasional itu, Ariel, sapaan akrabnya, menyebutkan bahwa ada ratusan siswa dari berbagai negara yang menjadi saingannya. Berkat ketekunannya dalam berlatih, dukungan lembaga pendidikan, serta tekadnya yang optimistis, siswa jenius ini pun berhasil meraih medali perunggu atau bronze medal. “Lombanya online kemarin, saingannya banyak. Tapi, alhamdulillah tetap bisa dapat medali,” ungkap Ariel.

Seperti diketahui sebelumnya, siswa kelas 6-A ini memang sudah seperti langganan dalam meraih medali di berbagai ajang olimpiade matematika. Bahkan, pada prestasi yang ia capai saat ini pun, ia sudah lupa bahwa ia sudah berapa kali mendapat medali. Intinya, dia sudah mengharumkan lembaga MI Unggulan Nuris Jember lebih dari sepuluh kali.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Ariel Fahriza Iniesta merupakan siswa MI Unggulan Nuris Jember yang berhasil meraih medali perunggu dalam ajang International Mathematics Exam Centre (IMEC), beberapa waktu lalu. Dia pun menyatakan perasaan senang dan bahagia kepada Jawa Pos Radar Jember.

Ya, lagi-lagi prestasi ini menunjukkan bahwa, meski tinggal di lingkungan pesantren, nyatanya siswa Ponpes Nuris juga mampu bersaing di bidang akademik, bahkan di kancah internasional. Ia mengikuti lomba itu pada akhir Januari lalu. Tepatnya, saat kasus Covid-19 di Jember kembali melonjak. Meski kondisi pandemi sedang mengkhawatirkan, Ariel yang saat itu tengah belajar di pesantren tetap menunjukkan semangatnya untuk bisa ikut lomba. Apalagi, lomba yang ia ikuti digelar secara daring. Tentunya, ia tetap bisa berkompetisi meski tidak dengan tatap muka.

Dalam kompetisi matematika level 2 tingkat internasional itu, Ariel, sapaan akrabnya, menyebutkan bahwa ada ratusan siswa dari berbagai negara yang menjadi saingannya. Berkat ketekunannya dalam berlatih, dukungan lembaga pendidikan, serta tekadnya yang optimistis, siswa jenius ini pun berhasil meraih medali perunggu atau bronze medal. “Lombanya online kemarin, saingannya banyak. Tapi, alhamdulillah tetap bisa dapat medali,” ungkap Ariel.

Seperti diketahui sebelumnya, siswa kelas 6-A ini memang sudah seperti langganan dalam meraih medali di berbagai ajang olimpiade matematika. Bahkan, pada prestasi yang ia capai saat ini pun, ia sudah lupa bahwa ia sudah berapa kali mendapat medali. Intinya, dia sudah mengharumkan lembaga MI Unggulan Nuris Jember lebih dari sepuluh kali.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/