alexametrics
30.1 C
Jember
Friday, 27 May 2022

Berdayakan UMKM, Ajak Kolaborasi Dharma Wanita

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Memasuki tahun kedua pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten Jember terus berupaya meningkatkan perekonomian daerah, khususnya bagi pelaku UMKM lokal. Upaya tersebut tak hanya dilakukan oleh Bupati Jember Hendy Siswanto dan organisasi perangkat daerah (OPD). Sebagai Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), Kasih Fajarini turut andil dalam melakukan upaya tersebut.

Hal ini ditunjukkan saat menghadiri kegiatan sosialisasi dengan tema “Perempuan Berdaya, Kreatif, dan Aktif dalam Membantu Peran Pemerintah” yang digelar oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB). Istri Bupati Hendy itu menyampaikan kebersediaannya untuk melakukan kolaborasi dengan anggota Dharma Wanita yang memiliki usaha dalam bidang apa pun. “Apa yang diniatkan, semua bagus. Satu saya menambahi, mungkin bisa berkolaborasi dengan organisasi lain, mungkin dengan pegawai negeri. Nanti saya ajak juga kolaborasi sama tim PKK,” ungkapnya.

Ketertarikan wanita berhijab tersebut untuk mengajak kolaborasi diawali dari banyaknya potensi UMKM yang ditemuinya dalam kegiatan yang dilaksanakan di Atrium Lippo Plaza tersebut. Menurut dia, sebagian besar produk yang dihasilkan oleh para istri anggota OPD itu cukup bagus dan memiliki nilai jual yang tinggi. Apalagi jika dilihat dari bahan, kreasi, dan kemasannya. “Sudah selayaknya produk tersebut dijual dalam jumlah besar serta pemasaran yang lebih modern,” lanjut wanita yang akrab disapa Bu Rien itu.

Mobile_AP_Rectangle 2

Untuk membuat strategi pemasaran, lanjut dia, perlu dilakukan kerja sama dengan pihak lain, termasuk TP PKK. “Semuanya saya nanti kolaborasikan. Apa nanti yang bisa kita gerakkan untuk Dharma Wanita semuanya,” imbuhnya.

Meski demikian, dia meminta agar seluruh anggota Dharma Wanita semakin giat dan kreatif dalam berkarya. Namun, tanpa harus meninggalkan kewajibannya dalam mendukung suami yang bertugas sebagai aparatur sipil negara (ASN). “Ibu-ibu selain mendukung suami, juga harus produktif di rumah,” katanya.

Dia pun meminta agar para anggota Dharma Wanita yang memiliki UMKM setidaknya membuat display untuk memasarkan produknya. Nantinya, produk tersebut bisa terus dikembangkan sehingga menjadi kebanggaan Dharma Wanita Kabupaten Jember.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Memasuki tahun kedua pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten Jember terus berupaya meningkatkan perekonomian daerah, khususnya bagi pelaku UMKM lokal. Upaya tersebut tak hanya dilakukan oleh Bupati Jember Hendy Siswanto dan organisasi perangkat daerah (OPD). Sebagai Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), Kasih Fajarini turut andil dalam melakukan upaya tersebut.

Hal ini ditunjukkan saat menghadiri kegiatan sosialisasi dengan tema “Perempuan Berdaya, Kreatif, dan Aktif dalam Membantu Peran Pemerintah” yang digelar oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB). Istri Bupati Hendy itu menyampaikan kebersediaannya untuk melakukan kolaborasi dengan anggota Dharma Wanita yang memiliki usaha dalam bidang apa pun. “Apa yang diniatkan, semua bagus. Satu saya menambahi, mungkin bisa berkolaborasi dengan organisasi lain, mungkin dengan pegawai negeri. Nanti saya ajak juga kolaborasi sama tim PKK,” ungkapnya.

Ketertarikan wanita berhijab tersebut untuk mengajak kolaborasi diawali dari banyaknya potensi UMKM yang ditemuinya dalam kegiatan yang dilaksanakan di Atrium Lippo Plaza tersebut. Menurut dia, sebagian besar produk yang dihasilkan oleh para istri anggota OPD itu cukup bagus dan memiliki nilai jual yang tinggi. Apalagi jika dilihat dari bahan, kreasi, dan kemasannya. “Sudah selayaknya produk tersebut dijual dalam jumlah besar serta pemasaran yang lebih modern,” lanjut wanita yang akrab disapa Bu Rien itu.

Untuk membuat strategi pemasaran, lanjut dia, perlu dilakukan kerja sama dengan pihak lain, termasuk TP PKK. “Semuanya saya nanti kolaborasikan. Apa nanti yang bisa kita gerakkan untuk Dharma Wanita semuanya,” imbuhnya.

Meski demikian, dia meminta agar seluruh anggota Dharma Wanita semakin giat dan kreatif dalam berkarya. Namun, tanpa harus meninggalkan kewajibannya dalam mendukung suami yang bertugas sebagai aparatur sipil negara (ASN). “Ibu-ibu selain mendukung suami, juga harus produktif di rumah,” katanya.

Dia pun meminta agar para anggota Dharma Wanita yang memiliki UMKM setidaknya membuat display untuk memasarkan produknya. Nantinya, produk tersebut bisa terus dikembangkan sehingga menjadi kebanggaan Dharma Wanita Kabupaten Jember.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Memasuki tahun kedua pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten Jember terus berupaya meningkatkan perekonomian daerah, khususnya bagi pelaku UMKM lokal. Upaya tersebut tak hanya dilakukan oleh Bupati Jember Hendy Siswanto dan organisasi perangkat daerah (OPD). Sebagai Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), Kasih Fajarini turut andil dalam melakukan upaya tersebut.

Hal ini ditunjukkan saat menghadiri kegiatan sosialisasi dengan tema “Perempuan Berdaya, Kreatif, dan Aktif dalam Membantu Peran Pemerintah” yang digelar oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB). Istri Bupati Hendy itu menyampaikan kebersediaannya untuk melakukan kolaborasi dengan anggota Dharma Wanita yang memiliki usaha dalam bidang apa pun. “Apa yang diniatkan, semua bagus. Satu saya menambahi, mungkin bisa berkolaborasi dengan organisasi lain, mungkin dengan pegawai negeri. Nanti saya ajak juga kolaborasi sama tim PKK,” ungkapnya.

Ketertarikan wanita berhijab tersebut untuk mengajak kolaborasi diawali dari banyaknya potensi UMKM yang ditemuinya dalam kegiatan yang dilaksanakan di Atrium Lippo Plaza tersebut. Menurut dia, sebagian besar produk yang dihasilkan oleh para istri anggota OPD itu cukup bagus dan memiliki nilai jual yang tinggi. Apalagi jika dilihat dari bahan, kreasi, dan kemasannya. “Sudah selayaknya produk tersebut dijual dalam jumlah besar serta pemasaran yang lebih modern,” lanjut wanita yang akrab disapa Bu Rien itu.

Untuk membuat strategi pemasaran, lanjut dia, perlu dilakukan kerja sama dengan pihak lain, termasuk TP PKK. “Semuanya saya nanti kolaborasikan. Apa nanti yang bisa kita gerakkan untuk Dharma Wanita semuanya,” imbuhnya.

Meski demikian, dia meminta agar seluruh anggota Dharma Wanita semakin giat dan kreatif dalam berkarya. Namun, tanpa harus meninggalkan kewajibannya dalam mendukung suami yang bertugas sebagai aparatur sipil negara (ASN). “Ibu-ibu selain mendukung suami, juga harus produktif di rumah,” katanya.

Dia pun meminta agar para anggota Dharma Wanita yang memiliki UMKM setidaknya membuat display untuk memasarkan produknya. Nantinya, produk tersebut bisa terus dikembangkan sehingga menjadi kebanggaan Dharma Wanita Kabupaten Jember.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/