alexametrics
23 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Baznas Berikan Bantuan Pembangunan RTLH di Bondowoso

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Timur meraih predikat terbaik tingkat nasional. Ternyata hal tersebut juga membawa berkah bagi Kabupaten Bondowoso. Pasalnya, silaturahmi dan tasyakurannya dilakukan di Pendapa Bupati Bondowoso, Kamis (3/2) pagi. Tak hanya seremonial, Baznas Provinsi bersama Baznas Bondowoso juga memberikan bantuan ratusan juta untuk pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) bagi masyarakat Bondowoso.

Ketua Baznas Bondowoso KH Junaidi Mu’thi menerangkan, ada beberapa manfaat yang dirasakan oleh masyarakat Bondowoso atas dilaksanakannya kegiatan bertema “Pemantapan Pengentasan Kemiskinan melalui Strategi Pengelolaan Zakat, Infak, dan Shodaqoh” tersebut. Di antaranya melalui pemberian sejumlah bantuan pembangunan RTLH. “Dari provinsi (Baznas Jatim, Red) membawa oleh-oleh ke Bondowoso,” katanya.

Oleh-oleh tersebut, menurut pria yang akrab disapa Kiai Junaidi ini, yakni bantuan untuk pembangunan RTLH senilai Rp 125 juta untuk sepuluh unit rumah. Bantuan tersebut dinilai masih tahap pertama yang diberikan Baznas Provinsi. Oleh sebab itu, ke depannya dia mengungkapkan siap menerima bantuan yang akan diberikan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Ternyata pembangunan RTLH itu juga ditambah dengan dana dari Baznas Bondowoso, dengan jumlah Rp 75 juta untuk sepuluh unit rumah yang sama. Selain itu, Baznas Bondowoso juga memberikan bantuan secara simbolis kepada sejumlah masyarakat Bondowoso. Di antaranya bantuan untuk masyarakat miskin, bantuan untuk pertukangan, bantuan pendidikan, pengembangan kampung zakat, dan lain-lain.

Selain itu, Junaidi juga menuturkan, saat ini penyaluran zakat, infak, dan sedekah untuk masyarakat Bondowoso tidak lagi menunggu pengajuan. Sebab, jika menggunakan model tersebut, penyalurannya dinilai kurang merata atau hanya akan berpusat di wilayah tertentu.

Saat ini proses penyalurannya dilakukan dengan pendataan langsung ke masyarakat, bekerja sama dengan penyuluh zakat Kemenag Bondowoso. “Kami memperbanyak yang ada di pinggiran untuk mendapatkan dari Baznas,” tuturnya.

Dikonfirmasi di tempat yang sama, Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin menyampaikan, Baznas Kabupaten Bondowoso memiliki perkembangan yang cukup signifikan. Menurutnya, hal tersebut tidak lepas dari peran pemerintah dalam memfasilitasi Baznas Kabupaten Bondowoso untuk mengembangkan program-programnya, serta mendukung dalam mensukseskan program yang akan dilaksanakan.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Timur meraih predikat terbaik tingkat nasional. Ternyata hal tersebut juga membawa berkah bagi Kabupaten Bondowoso. Pasalnya, silaturahmi dan tasyakurannya dilakukan di Pendapa Bupati Bondowoso, Kamis (3/2) pagi. Tak hanya seremonial, Baznas Provinsi bersama Baznas Bondowoso juga memberikan bantuan ratusan juta untuk pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) bagi masyarakat Bondowoso.

Ketua Baznas Bondowoso KH Junaidi Mu’thi menerangkan, ada beberapa manfaat yang dirasakan oleh masyarakat Bondowoso atas dilaksanakannya kegiatan bertema “Pemantapan Pengentasan Kemiskinan melalui Strategi Pengelolaan Zakat, Infak, dan Shodaqoh” tersebut. Di antaranya melalui pemberian sejumlah bantuan pembangunan RTLH. “Dari provinsi (Baznas Jatim, Red) membawa oleh-oleh ke Bondowoso,” katanya.

Oleh-oleh tersebut, menurut pria yang akrab disapa Kiai Junaidi ini, yakni bantuan untuk pembangunan RTLH senilai Rp 125 juta untuk sepuluh unit rumah. Bantuan tersebut dinilai masih tahap pertama yang diberikan Baznas Provinsi. Oleh sebab itu, ke depannya dia mengungkapkan siap menerima bantuan yang akan diberikan.

Ternyata pembangunan RTLH itu juga ditambah dengan dana dari Baznas Bondowoso, dengan jumlah Rp 75 juta untuk sepuluh unit rumah yang sama. Selain itu, Baznas Bondowoso juga memberikan bantuan secara simbolis kepada sejumlah masyarakat Bondowoso. Di antaranya bantuan untuk masyarakat miskin, bantuan untuk pertukangan, bantuan pendidikan, pengembangan kampung zakat, dan lain-lain.

Selain itu, Junaidi juga menuturkan, saat ini penyaluran zakat, infak, dan sedekah untuk masyarakat Bondowoso tidak lagi menunggu pengajuan. Sebab, jika menggunakan model tersebut, penyalurannya dinilai kurang merata atau hanya akan berpusat di wilayah tertentu.

Saat ini proses penyalurannya dilakukan dengan pendataan langsung ke masyarakat, bekerja sama dengan penyuluh zakat Kemenag Bondowoso. “Kami memperbanyak yang ada di pinggiran untuk mendapatkan dari Baznas,” tuturnya.

Dikonfirmasi di tempat yang sama, Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin menyampaikan, Baznas Kabupaten Bondowoso memiliki perkembangan yang cukup signifikan. Menurutnya, hal tersebut tidak lepas dari peran pemerintah dalam memfasilitasi Baznas Kabupaten Bondowoso untuk mengembangkan program-programnya, serta mendukung dalam mensukseskan program yang akan dilaksanakan.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Timur meraih predikat terbaik tingkat nasional. Ternyata hal tersebut juga membawa berkah bagi Kabupaten Bondowoso. Pasalnya, silaturahmi dan tasyakurannya dilakukan di Pendapa Bupati Bondowoso, Kamis (3/2) pagi. Tak hanya seremonial, Baznas Provinsi bersama Baznas Bondowoso juga memberikan bantuan ratusan juta untuk pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) bagi masyarakat Bondowoso.

Ketua Baznas Bondowoso KH Junaidi Mu’thi menerangkan, ada beberapa manfaat yang dirasakan oleh masyarakat Bondowoso atas dilaksanakannya kegiatan bertema “Pemantapan Pengentasan Kemiskinan melalui Strategi Pengelolaan Zakat, Infak, dan Shodaqoh” tersebut. Di antaranya melalui pemberian sejumlah bantuan pembangunan RTLH. “Dari provinsi (Baznas Jatim, Red) membawa oleh-oleh ke Bondowoso,” katanya.

Oleh-oleh tersebut, menurut pria yang akrab disapa Kiai Junaidi ini, yakni bantuan untuk pembangunan RTLH senilai Rp 125 juta untuk sepuluh unit rumah. Bantuan tersebut dinilai masih tahap pertama yang diberikan Baznas Provinsi. Oleh sebab itu, ke depannya dia mengungkapkan siap menerima bantuan yang akan diberikan.

Ternyata pembangunan RTLH itu juga ditambah dengan dana dari Baznas Bondowoso, dengan jumlah Rp 75 juta untuk sepuluh unit rumah yang sama. Selain itu, Baznas Bondowoso juga memberikan bantuan secara simbolis kepada sejumlah masyarakat Bondowoso. Di antaranya bantuan untuk masyarakat miskin, bantuan untuk pertukangan, bantuan pendidikan, pengembangan kampung zakat, dan lain-lain.

Selain itu, Junaidi juga menuturkan, saat ini penyaluran zakat, infak, dan sedekah untuk masyarakat Bondowoso tidak lagi menunggu pengajuan. Sebab, jika menggunakan model tersebut, penyalurannya dinilai kurang merata atau hanya akan berpusat di wilayah tertentu.

Saat ini proses penyalurannya dilakukan dengan pendataan langsung ke masyarakat, bekerja sama dengan penyuluh zakat Kemenag Bondowoso. “Kami memperbanyak yang ada di pinggiran untuk mendapatkan dari Baznas,” tuturnya.

Dikonfirmasi di tempat yang sama, Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin menyampaikan, Baznas Kabupaten Bondowoso memiliki perkembangan yang cukup signifikan. Menurutnya, hal tersebut tidak lepas dari peran pemerintah dalam memfasilitasi Baznas Kabupaten Bondowoso untuk mengembangkan program-programnya, serta mendukung dalam mensukseskan program yang akan dilaksanakan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/