alexametrics
23.5 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Polije Bina Peternakan Sapi Perah Berbasis Kampung Pintar

Mobile_AP_Rectangle 1

ARJASA, JEMBER, RADARJEMBER.ID – Dosen Politeknik Negeri Jember (Polije) terlibat aktif dalam mendampingi pengembangan peternakan sapi perah di Desa Kemuning Lor, Kecamatan ,Arjasa Kabupaten Jember. Wahyu Kurnia Dewanto, Saiful Anwar, dan Estin Roso Pristiwaningsih melakukan pendampingan melalui pengembangan Peternakan Sapi Perah Berbasis Kampung Pintar.

“Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini sumber dananya dari PNBP Politeknik Negeri Jember tahun 2021. Tujuannya untuk mengedukasi peternak sapi perah terhadap perawatan ternak dan pengolahan susu sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku,” tutur Wahyu Kurnia Dewanto selaku ketua tim pengabdian di Desa Kumuning Lor, Minggu (29/8).

Program pengabdian yang mereka lakukan berupa pengembangan Kampung Pintar dengan penyediaan akses internet secara terbuka di kawasan peternakan di Desa Kemuning Lor. Juga pengembangan SOP tata kelola peternakan sapi perah yang menunjang pengembangan Kawasan agrowisata Rembangan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurut dia, letak geografis Desa Kemuning Lor berada di lereng Pegunungan Argopuro ketinggian 600 meter di atas permukaan laut. Daerah ini sangat potensial dalam pengembangan peternakan sapi perah di wilayah Kabupaten Jember.

Saiful Anwar anggota tim pengabdian menambahkan bahwa salah satu permasalahan yang dihadapi peternak adalah pemberlakuan standar bahan baku yang menyebabkan peternak sapi perah memiliki posisi tawar (bargaining position) yang agak rendah. Hal ini yang menyebabkan relatif rendahnya harga susu segar yang diterima oleh peternak di wilayah Desa Kemuning Lor.

- Advertisement -

ARJASA, JEMBER, RADARJEMBER.ID – Dosen Politeknik Negeri Jember (Polije) terlibat aktif dalam mendampingi pengembangan peternakan sapi perah di Desa Kemuning Lor, Kecamatan ,Arjasa Kabupaten Jember. Wahyu Kurnia Dewanto, Saiful Anwar, dan Estin Roso Pristiwaningsih melakukan pendampingan melalui pengembangan Peternakan Sapi Perah Berbasis Kampung Pintar.

“Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini sumber dananya dari PNBP Politeknik Negeri Jember tahun 2021. Tujuannya untuk mengedukasi peternak sapi perah terhadap perawatan ternak dan pengolahan susu sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku,” tutur Wahyu Kurnia Dewanto selaku ketua tim pengabdian di Desa Kumuning Lor, Minggu (29/8).

Program pengabdian yang mereka lakukan berupa pengembangan Kampung Pintar dengan penyediaan akses internet secara terbuka di kawasan peternakan di Desa Kemuning Lor. Juga pengembangan SOP tata kelola peternakan sapi perah yang menunjang pengembangan Kawasan agrowisata Rembangan.

Menurut dia, letak geografis Desa Kemuning Lor berada di lereng Pegunungan Argopuro ketinggian 600 meter di atas permukaan laut. Daerah ini sangat potensial dalam pengembangan peternakan sapi perah di wilayah Kabupaten Jember.

Saiful Anwar anggota tim pengabdian menambahkan bahwa salah satu permasalahan yang dihadapi peternak adalah pemberlakuan standar bahan baku yang menyebabkan peternak sapi perah memiliki posisi tawar (bargaining position) yang agak rendah. Hal ini yang menyebabkan relatif rendahnya harga susu segar yang diterima oleh peternak di wilayah Desa Kemuning Lor.

ARJASA, JEMBER, RADARJEMBER.ID – Dosen Politeknik Negeri Jember (Polije) terlibat aktif dalam mendampingi pengembangan peternakan sapi perah di Desa Kemuning Lor, Kecamatan ,Arjasa Kabupaten Jember. Wahyu Kurnia Dewanto, Saiful Anwar, dan Estin Roso Pristiwaningsih melakukan pendampingan melalui pengembangan Peternakan Sapi Perah Berbasis Kampung Pintar.

“Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini sumber dananya dari PNBP Politeknik Negeri Jember tahun 2021. Tujuannya untuk mengedukasi peternak sapi perah terhadap perawatan ternak dan pengolahan susu sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku,” tutur Wahyu Kurnia Dewanto selaku ketua tim pengabdian di Desa Kumuning Lor, Minggu (29/8).

Program pengabdian yang mereka lakukan berupa pengembangan Kampung Pintar dengan penyediaan akses internet secara terbuka di kawasan peternakan di Desa Kemuning Lor. Juga pengembangan SOP tata kelola peternakan sapi perah yang menunjang pengembangan Kawasan agrowisata Rembangan.

Menurut dia, letak geografis Desa Kemuning Lor berada di lereng Pegunungan Argopuro ketinggian 600 meter di atas permukaan laut. Daerah ini sangat potensial dalam pengembangan peternakan sapi perah di wilayah Kabupaten Jember.

Saiful Anwar anggota tim pengabdian menambahkan bahwa salah satu permasalahan yang dihadapi peternak adalah pemberlakuan standar bahan baku yang menyebabkan peternak sapi perah memiliki posisi tawar (bargaining position) yang agak rendah. Hal ini yang menyebabkan relatif rendahnya harga susu segar yang diterima oleh peternak di wilayah Desa Kemuning Lor.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/