alexametrics
23.5 C
Jember
Thursday, 18 August 2022

Western Australia Dukung Center for Future of Work UMM-KEK Singhasari

Mobile_AP_Rectangle 1

MALANG, Radar Jember – Pengembangan Center for Future of Work garapan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari terus berlanjut. Terbaru, keduanya melangsungkan pertemuan dengan pemerintah Western Australia untuk membahas kerja sama yang bisa dimaksimalkan dan bermanfaat bagi banyak pihak. Pertemuan di KEK Singhasari pada Selasa kemarin (31/5) juga dihadiri oleh Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur (Jatim) Emil Elestianto Dardak.

BACA JUGA : Prosedur Pelaporan Kasus Kekerasan di Lumajang

Deputy Premier Minister of State Development, Job and Trade, Tourism, Commerce, Science Australia Barat, Roger Cook menilai, pertemuannya dengan UMM dan KEK Singhasari sangat menarik. Ia mengatakan bahwa akan sangat memungkinkan untuk melakukan pertukaran sumber daya manusia dan mahasiswa antara kedua pihak. Nantinya, mereka bisa ditempatkan dan merasakan magang di berbagai sektor perusahaan yang sudah disiapkan. “Kami memang berharap bisa mendapatkan partner yang baik. Salah satunya dari lembaga pendidikan dalam rangka mengembangkan sektor-sektor ini,” tegas Roger.

Mobile_AP_Rectangle 2

Di sisi lain, Wagub Jatim Emil mengatakan, UMM sudah mengambil peran strategis dalam mengembangkan pendidikan bangsa. Meskipun bukan kampus negeri, tapi Kampus Putih UMM merupakan kampus swasta terbaik di Jatim sekaligus salah satu kampus terbaik di Indonesia. Dia berharap pertemuan dengan pihak Australia tersebut bisa menjembatani dan mengawali upaya saling mendukung. Utamanya dalam melaksanakan program yang ada di KEK Singhasari.

Hal serupa juga disampaikan CEO KEK Singhasari David Santosa. Pihaknya kini berupaya keras untuk memberikan jawaban atas kebutuhan-kebutuhan generasi milenial. Di antaranya dengan membangun pusat-pusat kreatif, seperti pusat animasi digital film. Begitupun dengan tourism zone serta kegiatan-kegiatan digital lain yang bisa membekali generasi muda agar menjadi masyarakat cakap digital.

- Advertisement -

MALANG, Radar Jember – Pengembangan Center for Future of Work garapan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari terus berlanjut. Terbaru, keduanya melangsungkan pertemuan dengan pemerintah Western Australia untuk membahas kerja sama yang bisa dimaksimalkan dan bermanfaat bagi banyak pihak. Pertemuan di KEK Singhasari pada Selasa kemarin (31/5) juga dihadiri oleh Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur (Jatim) Emil Elestianto Dardak.

BACA JUGA : Prosedur Pelaporan Kasus Kekerasan di Lumajang

Deputy Premier Minister of State Development, Job and Trade, Tourism, Commerce, Science Australia Barat, Roger Cook menilai, pertemuannya dengan UMM dan KEK Singhasari sangat menarik. Ia mengatakan bahwa akan sangat memungkinkan untuk melakukan pertukaran sumber daya manusia dan mahasiswa antara kedua pihak. Nantinya, mereka bisa ditempatkan dan merasakan magang di berbagai sektor perusahaan yang sudah disiapkan. “Kami memang berharap bisa mendapatkan partner yang baik. Salah satunya dari lembaga pendidikan dalam rangka mengembangkan sektor-sektor ini,” tegas Roger.

Di sisi lain, Wagub Jatim Emil mengatakan, UMM sudah mengambil peran strategis dalam mengembangkan pendidikan bangsa. Meskipun bukan kampus negeri, tapi Kampus Putih UMM merupakan kampus swasta terbaik di Jatim sekaligus salah satu kampus terbaik di Indonesia. Dia berharap pertemuan dengan pihak Australia tersebut bisa menjembatani dan mengawali upaya saling mendukung. Utamanya dalam melaksanakan program yang ada di KEK Singhasari.

Hal serupa juga disampaikan CEO KEK Singhasari David Santosa. Pihaknya kini berupaya keras untuk memberikan jawaban atas kebutuhan-kebutuhan generasi milenial. Di antaranya dengan membangun pusat-pusat kreatif, seperti pusat animasi digital film. Begitupun dengan tourism zone serta kegiatan-kegiatan digital lain yang bisa membekali generasi muda agar menjadi masyarakat cakap digital.

MALANG, Radar Jember – Pengembangan Center for Future of Work garapan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari terus berlanjut. Terbaru, keduanya melangsungkan pertemuan dengan pemerintah Western Australia untuk membahas kerja sama yang bisa dimaksimalkan dan bermanfaat bagi banyak pihak. Pertemuan di KEK Singhasari pada Selasa kemarin (31/5) juga dihadiri oleh Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur (Jatim) Emil Elestianto Dardak.

BACA JUGA : Prosedur Pelaporan Kasus Kekerasan di Lumajang

Deputy Premier Minister of State Development, Job and Trade, Tourism, Commerce, Science Australia Barat, Roger Cook menilai, pertemuannya dengan UMM dan KEK Singhasari sangat menarik. Ia mengatakan bahwa akan sangat memungkinkan untuk melakukan pertukaran sumber daya manusia dan mahasiswa antara kedua pihak. Nantinya, mereka bisa ditempatkan dan merasakan magang di berbagai sektor perusahaan yang sudah disiapkan. “Kami memang berharap bisa mendapatkan partner yang baik. Salah satunya dari lembaga pendidikan dalam rangka mengembangkan sektor-sektor ini,” tegas Roger.

Di sisi lain, Wagub Jatim Emil mengatakan, UMM sudah mengambil peran strategis dalam mengembangkan pendidikan bangsa. Meskipun bukan kampus negeri, tapi Kampus Putih UMM merupakan kampus swasta terbaik di Jatim sekaligus salah satu kampus terbaik di Indonesia. Dia berharap pertemuan dengan pihak Australia tersebut bisa menjembatani dan mengawali upaya saling mendukung. Utamanya dalam melaksanakan program yang ada di KEK Singhasari.

Hal serupa juga disampaikan CEO KEK Singhasari David Santosa. Pihaknya kini berupaya keras untuk memberikan jawaban atas kebutuhan-kebutuhan generasi milenial. Di antaranya dengan membangun pusat-pusat kreatif, seperti pusat animasi digital film. Begitupun dengan tourism zone serta kegiatan-kegiatan digital lain yang bisa membekali generasi muda agar menjadi masyarakat cakap digital.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/