22.9 C
Jember
Tuesday, 7 February 2023

UIN KHAS Jember Teken MoU dengan Universiti Kebangsaan Malaysia

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Universitas Negeri Islam Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, terus mengembangkan sayap agar menjadi perguruan tinggi terkemuka di Asia Tenggara pada 2045 mendatang. Salah satunya dengan menjalin kerjasama dengan lembaga luar negeri.

Setelah menjalin kerjasama dengan Eakkapa Sasanawich Islamic School Krabi Thailand, kali ini UIN KHAS Jember membangun kerjasama dengan Institut Islam Hadhari, Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), Rabu (29/11).

BACA JUGA: Kuota KIP Kuliah di UIN KHAS Jember 2023 Meningkat Hampir Dua Kali Lipat

Mobile_AP_Rectangle 2

Rektor UIN KHAS Jember Prof Babun Suharto mengatakan, kerjasama internasional ini bertujuan untuk meningkatkan rekognisi UIN KHAS di dunia internasional dan meningkatkan kualitas kelembagaan UIN KHAS Jember.

Rombongan UIN KHAS Jember disambut baik oleh Direktur Institut Islam Hadhari Prof Dato Dr Fariza MD Shan, didampingi wakil direktur Prof Dr Ir Nazrul Anuar Nayan, beserta jajarannya. Dalam kunjungan tersebut, dilaksanakan penandatanganan MoU mengenai Tri Dharma Perguruan Tinggi. Setelah MoU ini diteken, UIN KHAS akan mengirim sejumlah dosen untuk melanjutkan program studi doktor di UKM.

Pihak UIN KHAS Jember juga mengunjungi Universiti Malaya dan UKM, serta bersilaturahmi kepada pengurus Organization of Malaysian Islamic Wisdom (OMIW) atau pertumbuhan kearifan Islam Malaysia.

Dalam silaturahmi ke OMIW ini, Prof Babun beserta tim disambut oleh Ketua OMIW Datuk Dr Aziz Jamaludin Mhd Tahir dan beberapa pengurus lainnya. Ke depan, OMIW akan mendukung kegiatan pengembangan kampus UIN KHAS Jember yang salah satunya memberdayakan dosen atau alumni yang akan melanjutkan studi ke Malaysia.

Perlu diketahui, tokoh OMIW sebagian besar adalah cendikiawan muslim Malaysia yang siap menjadi narasumber dalam kegiatan seminar internasional yang diselenggarakan UIN KHAS Jember. Selain itu, juga siap bersama-sama dalam menyebarkan Islam wasathiyah atau moderat.

Selanjutnya, Direktur Institut Islam Hadhari akan diundang sebagai salah satu penguji eksternal pada ujian disertasi mahasiswa program Pascasarjana UIN KHAS Jember pada Jumat (2/12) besok. (*)

Reporter: Viona Alvioniza

Foto      : Humas UIN KHAS untuk Radar Jember

Editor    : Mahrus Sholih

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Universitas Negeri Islam Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, terus mengembangkan sayap agar menjadi perguruan tinggi terkemuka di Asia Tenggara pada 2045 mendatang. Salah satunya dengan menjalin kerjasama dengan lembaga luar negeri.

Setelah menjalin kerjasama dengan Eakkapa Sasanawich Islamic School Krabi Thailand, kali ini UIN KHAS Jember membangun kerjasama dengan Institut Islam Hadhari, Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), Rabu (29/11).

BACA JUGA: Kuota KIP Kuliah di UIN KHAS Jember 2023 Meningkat Hampir Dua Kali Lipat

Rektor UIN KHAS Jember Prof Babun Suharto mengatakan, kerjasama internasional ini bertujuan untuk meningkatkan rekognisi UIN KHAS di dunia internasional dan meningkatkan kualitas kelembagaan UIN KHAS Jember.

Rombongan UIN KHAS Jember disambut baik oleh Direktur Institut Islam Hadhari Prof Dato Dr Fariza MD Shan, didampingi wakil direktur Prof Dr Ir Nazrul Anuar Nayan, beserta jajarannya. Dalam kunjungan tersebut, dilaksanakan penandatanganan MoU mengenai Tri Dharma Perguruan Tinggi. Setelah MoU ini diteken, UIN KHAS akan mengirim sejumlah dosen untuk melanjutkan program studi doktor di UKM.

Pihak UIN KHAS Jember juga mengunjungi Universiti Malaya dan UKM, serta bersilaturahmi kepada pengurus Organization of Malaysian Islamic Wisdom (OMIW) atau pertumbuhan kearifan Islam Malaysia.

Dalam silaturahmi ke OMIW ini, Prof Babun beserta tim disambut oleh Ketua OMIW Datuk Dr Aziz Jamaludin Mhd Tahir dan beberapa pengurus lainnya. Ke depan, OMIW akan mendukung kegiatan pengembangan kampus UIN KHAS Jember yang salah satunya memberdayakan dosen atau alumni yang akan melanjutkan studi ke Malaysia.

Perlu diketahui, tokoh OMIW sebagian besar adalah cendikiawan muslim Malaysia yang siap menjadi narasumber dalam kegiatan seminar internasional yang diselenggarakan UIN KHAS Jember. Selain itu, juga siap bersama-sama dalam menyebarkan Islam wasathiyah atau moderat.

Selanjutnya, Direktur Institut Islam Hadhari akan diundang sebagai salah satu penguji eksternal pada ujian disertasi mahasiswa program Pascasarjana UIN KHAS Jember pada Jumat (2/12) besok. (*)

Reporter: Viona Alvioniza

Foto      : Humas UIN KHAS untuk Radar Jember

Editor    : Mahrus Sholih

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Universitas Negeri Islam Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, terus mengembangkan sayap agar menjadi perguruan tinggi terkemuka di Asia Tenggara pada 2045 mendatang. Salah satunya dengan menjalin kerjasama dengan lembaga luar negeri.

Setelah menjalin kerjasama dengan Eakkapa Sasanawich Islamic School Krabi Thailand, kali ini UIN KHAS Jember membangun kerjasama dengan Institut Islam Hadhari, Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), Rabu (29/11).

BACA JUGA: Kuota KIP Kuliah di UIN KHAS Jember 2023 Meningkat Hampir Dua Kali Lipat

Rektor UIN KHAS Jember Prof Babun Suharto mengatakan, kerjasama internasional ini bertujuan untuk meningkatkan rekognisi UIN KHAS di dunia internasional dan meningkatkan kualitas kelembagaan UIN KHAS Jember.

Rombongan UIN KHAS Jember disambut baik oleh Direktur Institut Islam Hadhari Prof Dato Dr Fariza MD Shan, didampingi wakil direktur Prof Dr Ir Nazrul Anuar Nayan, beserta jajarannya. Dalam kunjungan tersebut, dilaksanakan penandatanganan MoU mengenai Tri Dharma Perguruan Tinggi. Setelah MoU ini diteken, UIN KHAS akan mengirim sejumlah dosen untuk melanjutkan program studi doktor di UKM.

Pihak UIN KHAS Jember juga mengunjungi Universiti Malaya dan UKM, serta bersilaturahmi kepada pengurus Organization of Malaysian Islamic Wisdom (OMIW) atau pertumbuhan kearifan Islam Malaysia.

Dalam silaturahmi ke OMIW ini, Prof Babun beserta tim disambut oleh Ketua OMIW Datuk Dr Aziz Jamaludin Mhd Tahir dan beberapa pengurus lainnya. Ke depan, OMIW akan mendukung kegiatan pengembangan kampus UIN KHAS Jember yang salah satunya memberdayakan dosen atau alumni yang akan melanjutkan studi ke Malaysia.

Perlu diketahui, tokoh OMIW sebagian besar adalah cendikiawan muslim Malaysia yang siap menjadi narasumber dalam kegiatan seminar internasional yang diselenggarakan UIN KHAS Jember. Selain itu, juga siap bersama-sama dalam menyebarkan Islam wasathiyah atau moderat.

Selanjutnya, Direktur Institut Islam Hadhari akan diundang sebagai salah satu penguji eksternal pada ujian disertasi mahasiswa program Pascasarjana UIN KHAS Jember pada Jumat (2/12) besok. (*)

Reporter: Viona Alvioniza

Foto      : Humas UIN KHAS untuk Radar Jember

Editor    : Mahrus Sholih

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca