alexametrics
28.3 C
Jember
Saturday, 22 January 2022

Di Balik Kemeriahan Wisuda UT Jember

Dihadiri Wakil Gubernur hingga Pemberian Bantuan Pendidikan bagi Mahasiswa Berprestasi

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – PROSESI wisuda di UT Jember tidak hanya sebagai penanda kelulusan mahasiswa, tapi juga merupakan bentuk apresiasi bagi mereka yang telah menuntaskan program pendidikannya. Oleh karenanya, meski upacara wisuda itu digelar secara daring karena masih berada di masa pandemi, namun pelaksanaannya tetap meriah.

Wisuda kali ini memiliki dua rangkaian acara penting. Diawali dengan seminar nasional pada 17 November dengan tema Menyiapkan Sumber Daya Manusia Unggul melalui Peningkatan Literasi Digital”. Seminar itu menghadirkan narasumber Prof Maximus Gorky Sembiring dan Bupati Jember yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Ir Mirfano.

Hari berikutnya, 18 November, kemeriahan wisudawan berpakaian toga khas UT menghiasi layar. Mereka tampak bergairah. Sebab, acara ini akan menjadi kenangan bagi 1.006 wisudawan, sebelum mereka menapaki dunia baru.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sebagai informasi, wisuda UT Pusat digelar kemarin (30/11). Karena masih pandemi, gelaran acara tidak banyak mengundang pihak luar, hanya beberapa mitra UT Jember. Di antaranya Kepala Cabang Bank Mandiri, Kepala Cabang BRI, Kepala Cabang BTN, dan Ketua Ikatan Alumni (IKA) UT.

Selain bentuk apresiasi kepada wisudawan, pada kesempatan ini Ketua IKA UT juga memberi bantuan biaya pendidikan kepada dua mahasiswa berprestasi. Hal itu ditandai dengan perjanjian MoU antara UT Jember dengan IKA UT. Mahasiswa tersebut berasal dari Jember atas nama Miftakhul Nikmah, NIM 837599919. Juga mahasiswa asal Banyuwangi atas nama Syefa Nuril Isna, NIM 042217364. Keduanya mendapatkan biaya pendidikan dengan kategori indeks prestasi kumulatif (IPK) tertinggi.

Harapan Alumni UT

Dalam rangkaian acara tersebut, sambutan pertama disampaikan oleh Rektor UT yang diwakili oleh Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Dr Subekti Nurmawati Msi. Dia mengucapkan selamat kepada wisudawan. Menurut dia, alumni diharapkan mampu menghadapi dinamika dalam kehidupan. Dan mudahnya informasi yang masuk selayaknya direspons dengan kemampuan memilih, mengidentifikasi, dan menganalisis berita dengan tepat. “Ini sangat berkaitan dengan literasi digital yang wajib dimiliki oleh lulusan UT. Bersikap bijak atas mudahnya informasi yang masuk,” paparnya.

Senada dengan materi sambutan Rektor, Direktur UT Jember Dra Barokah Widuroyekti MPd menyampaikan, sistem pembelajaran UT sepenuhnya dilakukan dengan cara mandiri dengan memanfaatkan teknologi digital. Alumni, kata dia, tentu memiliki kompetensi di bidang keilmuan masing-masing, sekaligus memiliki literasi digital yang mumpuni. “Ini merupakan bekal yang sangat berharga di era digital yang penuh tantangan dan ketidakpastian. Sekali lagi, selamat sudah diwisuda hari ini,” ujarnya.

Ucapan selamat dan nasihat tentang kesuksesan juga disampaikan oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Bupati Jember Hendy Siswanto, Bupati Lumajang Thoriqul Haq, dan Bupati Bondowoso Salwa Arifin.

Kepada segenap wisudawan, Wagub Emil berpesan, para lulusan harus berperan aktif dalam membangun masyarakat. Sebab, pendidikan merupakan investasi masa depan. “Pandemi mengharuskan kita untuk mampu beradaptasi sekaligus menemukan solusi di tengah permasalahan. Teruslah berinovasi, kreatif, dan belajar secara independen,” pesannya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – PROSESI wisuda di UT Jember tidak hanya sebagai penanda kelulusan mahasiswa, tapi juga merupakan bentuk apresiasi bagi mereka yang telah menuntaskan program pendidikannya. Oleh karenanya, meski upacara wisuda itu digelar secara daring karena masih berada di masa pandemi, namun pelaksanaannya tetap meriah.

Wisuda kali ini memiliki dua rangkaian acara penting. Diawali dengan seminar nasional pada 17 November dengan tema Menyiapkan Sumber Daya Manusia Unggul melalui Peningkatan Literasi Digital”. Seminar itu menghadirkan narasumber Prof Maximus Gorky Sembiring dan Bupati Jember yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Ir Mirfano.

Hari berikutnya, 18 November, kemeriahan wisudawan berpakaian toga khas UT menghiasi layar. Mereka tampak bergairah. Sebab, acara ini akan menjadi kenangan bagi 1.006 wisudawan, sebelum mereka menapaki dunia baru.

Sebagai informasi, wisuda UT Pusat digelar kemarin (30/11). Karena masih pandemi, gelaran acara tidak banyak mengundang pihak luar, hanya beberapa mitra UT Jember. Di antaranya Kepala Cabang Bank Mandiri, Kepala Cabang BRI, Kepala Cabang BTN, dan Ketua Ikatan Alumni (IKA) UT.

Selain bentuk apresiasi kepada wisudawan, pada kesempatan ini Ketua IKA UT juga memberi bantuan biaya pendidikan kepada dua mahasiswa berprestasi. Hal itu ditandai dengan perjanjian MoU antara UT Jember dengan IKA UT. Mahasiswa tersebut berasal dari Jember atas nama Miftakhul Nikmah, NIM 837599919. Juga mahasiswa asal Banyuwangi atas nama Syefa Nuril Isna, NIM 042217364. Keduanya mendapatkan biaya pendidikan dengan kategori indeks prestasi kumulatif (IPK) tertinggi.

Harapan Alumni UT

Dalam rangkaian acara tersebut, sambutan pertama disampaikan oleh Rektor UT yang diwakili oleh Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Dr Subekti Nurmawati Msi. Dia mengucapkan selamat kepada wisudawan. Menurut dia, alumni diharapkan mampu menghadapi dinamika dalam kehidupan. Dan mudahnya informasi yang masuk selayaknya direspons dengan kemampuan memilih, mengidentifikasi, dan menganalisis berita dengan tepat. “Ini sangat berkaitan dengan literasi digital yang wajib dimiliki oleh lulusan UT. Bersikap bijak atas mudahnya informasi yang masuk,” paparnya.

Senada dengan materi sambutan Rektor, Direktur UT Jember Dra Barokah Widuroyekti MPd menyampaikan, sistem pembelajaran UT sepenuhnya dilakukan dengan cara mandiri dengan memanfaatkan teknologi digital. Alumni, kata dia, tentu memiliki kompetensi di bidang keilmuan masing-masing, sekaligus memiliki literasi digital yang mumpuni. “Ini merupakan bekal yang sangat berharga di era digital yang penuh tantangan dan ketidakpastian. Sekali lagi, selamat sudah diwisuda hari ini,” ujarnya.

Ucapan selamat dan nasihat tentang kesuksesan juga disampaikan oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Bupati Jember Hendy Siswanto, Bupati Lumajang Thoriqul Haq, dan Bupati Bondowoso Salwa Arifin.

Kepada segenap wisudawan, Wagub Emil berpesan, para lulusan harus berperan aktif dalam membangun masyarakat. Sebab, pendidikan merupakan investasi masa depan. “Pandemi mengharuskan kita untuk mampu beradaptasi sekaligus menemukan solusi di tengah permasalahan. Teruslah berinovasi, kreatif, dan belajar secara independen,” pesannya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – PROSESI wisuda di UT Jember tidak hanya sebagai penanda kelulusan mahasiswa, tapi juga merupakan bentuk apresiasi bagi mereka yang telah menuntaskan program pendidikannya. Oleh karenanya, meski upacara wisuda itu digelar secara daring karena masih berada di masa pandemi, namun pelaksanaannya tetap meriah.

Wisuda kali ini memiliki dua rangkaian acara penting. Diawali dengan seminar nasional pada 17 November dengan tema Menyiapkan Sumber Daya Manusia Unggul melalui Peningkatan Literasi Digital”. Seminar itu menghadirkan narasumber Prof Maximus Gorky Sembiring dan Bupati Jember yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Ir Mirfano.

Hari berikutnya, 18 November, kemeriahan wisudawan berpakaian toga khas UT menghiasi layar. Mereka tampak bergairah. Sebab, acara ini akan menjadi kenangan bagi 1.006 wisudawan, sebelum mereka menapaki dunia baru.

Sebagai informasi, wisuda UT Pusat digelar kemarin (30/11). Karena masih pandemi, gelaran acara tidak banyak mengundang pihak luar, hanya beberapa mitra UT Jember. Di antaranya Kepala Cabang Bank Mandiri, Kepala Cabang BRI, Kepala Cabang BTN, dan Ketua Ikatan Alumni (IKA) UT.

Selain bentuk apresiasi kepada wisudawan, pada kesempatan ini Ketua IKA UT juga memberi bantuan biaya pendidikan kepada dua mahasiswa berprestasi. Hal itu ditandai dengan perjanjian MoU antara UT Jember dengan IKA UT. Mahasiswa tersebut berasal dari Jember atas nama Miftakhul Nikmah, NIM 837599919. Juga mahasiswa asal Banyuwangi atas nama Syefa Nuril Isna, NIM 042217364. Keduanya mendapatkan biaya pendidikan dengan kategori indeks prestasi kumulatif (IPK) tertinggi.

Harapan Alumni UT

Dalam rangkaian acara tersebut, sambutan pertama disampaikan oleh Rektor UT yang diwakili oleh Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Dr Subekti Nurmawati Msi. Dia mengucapkan selamat kepada wisudawan. Menurut dia, alumni diharapkan mampu menghadapi dinamika dalam kehidupan. Dan mudahnya informasi yang masuk selayaknya direspons dengan kemampuan memilih, mengidentifikasi, dan menganalisis berita dengan tepat. “Ini sangat berkaitan dengan literasi digital yang wajib dimiliki oleh lulusan UT. Bersikap bijak atas mudahnya informasi yang masuk,” paparnya.

Senada dengan materi sambutan Rektor, Direktur UT Jember Dra Barokah Widuroyekti MPd menyampaikan, sistem pembelajaran UT sepenuhnya dilakukan dengan cara mandiri dengan memanfaatkan teknologi digital. Alumni, kata dia, tentu memiliki kompetensi di bidang keilmuan masing-masing, sekaligus memiliki literasi digital yang mumpuni. “Ini merupakan bekal yang sangat berharga di era digital yang penuh tantangan dan ketidakpastian. Sekali lagi, selamat sudah diwisuda hari ini,” ujarnya.

Ucapan selamat dan nasihat tentang kesuksesan juga disampaikan oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Bupati Jember Hendy Siswanto, Bupati Lumajang Thoriqul Haq, dan Bupati Bondowoso Salwa Arifin.

Kepada segenap wisudawan, Wagub Emil berpesan, para lulusan harus berperan aktif dalam membangun masyarakat. Sebab, pendidikan merupakan investasi masa depan. “Pandemi mengharuskan kita untuk mampu beradaptasi sekaligus menemukan solusi di tengah permasalahan. Teruslah berinovasi, kreatif, dan belajar secara independen,” pesannya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca