alexametrics
23.3 C
Jember
Friday, 27 May 2022

Fokuskan Nuansa Industri yang Kuat, Polije Gelar Workshop DACUM

Mobile_AP_Rectangle 1

SUMBERSARI, RADARJEMBER.ID – Program Studi Keteknikan Pertanian, Politeknik Negeri Jember (Polije) yang didukung Pemerintah Swiss menyelenggarakan Developing A Curriculum (DACUM) workshop untuk pengembangan kurikulum pada, Jumat (29/10).

Wakil Direktur Bidang Akademik Polije Surateno SKom MKom menerangkan bahwa program ini merupakan bagian dari kolaborasi dengan swiss contact melalui swiss skill for competitiveness. Menurutnya, tujuan dari DACUM ini ialah bagaimana mengpresisikan desain kurikulum yang sudah dibuat oleh Polije dengan penguatan-penguatan dari industri, dunia kerja dan dunia usaha yang dihadirkan dalam gelaran DACUM workshop.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Insyaallah ada lima mitra industri yang nanti akan memberikan penguatan-penguatan pada sisi konten pembelajaran yang nanti akan disajikan atau di deliver kepada adik-adik mahasiswa, mulai dari PTPN XII, PT. Candi Artha, Tani Hub Group, PT. Mintra tani 27, Puslitkoka,” tuturnya.

Ia berharap, dengan adanya keberadaan mitra industri akan memberikan nuansa industri yang kental dan kuat di Polije, agar kurikulum yang di bangun lengkap dengan perangkat-perangkat pembelajaran yang inland dengan apa yang dibutuhkan dengan mitra industri.

“Saya kira teman-teman dari mitra industri ini sudah familiar dengan pengembangan teknologi-teknologi modern di bidang pertanian,” ungkapnya.

- Advertisement -

SUMBERSARI, RADARJEMBER.ID – Program Studi Keteknikan Pertanian, Politeknik Negeri Jember (Polije) yang didukung Pemerintah Swiss menyelenggarakan Developing A Curriculum (DACUM) workshop untuk pengembangan kurikulum pada, Jumat (29/10).

Wakil Direktur Bidang Akademik Polije Surateno SKom MKom menerangkan bahwa program ini merupakan bagian dari kolaborasi dengan swiss contact melalui swiss skill for competitiveness. Menurutnya, tujuan dari DACUM ini ialah bagaimana mengpresisikan desain kurikulum yang sudah dibuat oleh Polije dengan penguatan-penguatan dari industri, dunia kerja dan dunia usaha yang dihadirkan dalam gelaran DACUM workshop.

“Insyaallah ada lima mitra industri yang nanti akan memberikan penguatan-penguatan pada sisi konten pembelajaran yang nanti akan disajikan atau di deliver kepada adik-adik mahasiswa, mulai dari PTPN XII, PT. Candi Artha, Tani Hub Group, PT. Mintra tani 27, Puslitkoka,” tuturnya.

Ia berharap, dengan adanya keberadaan mitra industri akan memberikan nuansa industri yang kental dan kuat di Polije, agar kurikulum yang di bangun lengkap dengan perangkat-perangkat pembelajaran yang inland dengan apa yang dibutuhkan dengan mitra industri.

“Saya kira teman-teman dari mitra industri ini sudah familiar dengan pengembangan teknologi-teknologi modern di bidang pertanian,” ungkapnya.

SUMBERSARI, RADARJEMBER.ID – Program Studi Keteknikan Pertanian, Politeknik Negeri Jember (Polije) yang didukung Pemerintah Swiss menyelenggarakan Developing A Curriculum (DACUM) workshop untuk pengembangan kurikulum pada, Jumat (29/10).

Wakil Direktur Bidang Akademik Polije Surateno SKom MKom menerangkan bahwa program ini merupakan bagian dari kolaborasi dengan swiss contact melalui swiss skill for competitiveness. Menurutnya, tujuan dari DACUM ini ialah bagaimana mengpresisikan desain kurikulum yang sudah dibuat oleh Polije dengan penguatan-penguatan dari industri, dunia kerja dan dunia usaha yang dihadirkan dalam gelaran DACUM workshop.

“Insyaallah ada lima mitra industri yang nanti akan memberikan penguatan-penguatan pada sisi konten pembelajaran yang nanti akan disajikan atau di deliver kepada adik-adik mahasiswa, mulai dari PTPN XII, PT. Candi Artha, Tani Hub Group, PT. Mintra tani 27, Puslitkoka,” tuturnya.

Ia berharap, dengan adanya keberadaan mitra industri akan memberikan nuansa industri yang kental dan kuat di Polije, agar kurikulum yang di bangun lengkap dengan perangkat-perangkat pembelajaran yang inland dengan apa yang dibutuhkan dengan mitra industri.

“Saya kira teman-teman dari mitra industri ini sudah familiar dengan pengembangan teknologi-teknologi modern di bidang pertanian,” ungkapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/