alexametrics
24.1 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Alumnus SMK Nuris Sandang Predikat Lulusan Terbaik di Wisuda UM Jember

Mobile_AP_Rectangle 1

ANTIROGO, RADARJEMBER.ID – Prayogi Donny Dharmawan, alumnus Jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR) SMK Nuris Jember tahun 2017, mencatatkan prestasi membanggakan. Saat prosesi wisuda di Universitas Muhammadiyah (UM) Jember, pekan lalu, dia meraih predikat sebagai wisudawan terbaik kategori IPK tertinggi, yaitu 3,90.

Yogi juga tercatat sebagai wisudawan termuda dengan masa kuliah paling cepat, yakni 3 tahun 8 bulan 17 hari, di usianya yang baru beranjak 22 tahun.

Kepada Jawa Pos Radar Jember, alumnus yang menamatkan studi S-1 di Fakultas Teknik UM Jember itu mengisahkan pengalamannya mengenyam pendidikan sejak di SMK Nuris hingga mulai meniti karir. “Jurusan saya di SMK adalah teknik otomotif kendaraan ringan. Sementara, saat kuliah teknik mesin. Jadi, sangat linier dan mudah beradaptasi,” kata Yogi, kemarin.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurut dia, kontribusi SMK Nuris terhadap perjalanan studinya sangatlah besar. Tak hanya mendapatkan ilmu, dia juga mengaku banyak mendapat pengalaman dan banyak dukungan morel dari SMK Nuris.

Terlebih, saat Yogi memutuskan lanjut menempuh ke jenjang perguruan tinggi, dia banyak dimotivasi oleh para gurunya. “Saat para guru dan SMK tahu bahwa saya ingin lanjut kuliah, saat itu juga saya banyak diberi masukan dan motivasi. Diberikan info-info pendaftaran beasiswa kuliah,” kenangnya.

Hingga kemudian, dia menjatuhkan pilihannya untuk melanjutkan studi ke UM Jember, pada jurusan yang masih linier dengan jurusan semasa di SMK Nuris Jember. Tak heran, sekalipun studinya terbilang cepat, namun capaiannya juga tak kalah membanggakan.

- Advertisement -

ANTIROGO, RADARJEMBER.ID – Prayogi Donny Dharmawan, alumnus Jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR) SMK Nuris Jember tahun 2017, mencatatkan prestasi membanggakan. Saat prosesi wisuda di Universitas Muhammadiyah (UM) Jember, pekan lalu, dia meraih predikat sebagai wisudawan terbaik kategori IPK tertinggi, yaitu 3,90.

Yogi juga tercatat sebagai wisudawan termuda dengan masa kuliah paling cepat, yakni 3 tahun 8 bulan 17 hari, di usianya yang baru beranjak 22 tahun.

Kepada Jawa Pos Radar Jember, alumnus yang menamatkan studi S-1 di Fakultas Teknik UM Jember itu mengisahkan pengalamannya mengenyam pendidikan sejak di SMK Nuris hingga mulai meniti karir. “Jurusan saya di SMK adalah teknik otomotif kendaraan ringan. Sementara, saat kuliah teknik mesin. Jadi, sangat linier dan mudah beradaptasi,” kata Yogi, kemarin.

Menurut dia, kontribusi SMK Nuris terhadap perjalanan studinya sangatlah besar. Tak hanya mendapatkan ilmu, dia juga mengaku banyak mendapat pengalaman dan banyak dukungan morel dari SMK Nuris.

Terlebih, saat Yogi memutuskan lanjut menempuh ke jenjang perguruan tinggi, dia banyak dimotivasi oleh para gurunya. “Saat para guru dan SMK tahu bahwa saya ingin lanjut kuliah, saat itu juga saya banyak diberi masukan dan motivasi. Diberikan info-info pendaftaran beasiswa kuliah,” kenangnya.

Hingga kemudian, dia menjatuhkan pilihannya untuk melanjutkan studi ke UM Jember, pada jurusan yang masih linier dengan jurusan semasa di SMK Nuris Jember. Tak heran, sekalipun studinya terbilang cepat, namun capaiannya juga tak kalah membanggakan.

ANTIROGO, RADARJEMBER.ID – Prayogi Donny Dharmawan, alumnus Jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR) SMK Nuris Jember tahun 2017, mencatatkan prestasi membanggakan. Saat prosesi wisuda di Universitas Muhammadiyah (UM) Jember, pekan lalu, dia meraih predikat sebagai wisudawan terbaik kategori IPK tertinggi, yaitu 3,90.

Yogi juga tercatat sebagai wisudawan termuda dengan masa kuliah paling cepat, yakni 3 tahun 8 bulan 17 hari, di usianya yang baru beranjak 22 tahun.

Kepada Jawa Pos Radar Jember, alumnus yang menamatkan studi S-1 di Fakultas Teknik UM Jember itu mengisahkan pengalamannya mengenyam pendidikan sejak di SMK Nuris hingga mulai meniti karir. “Jurusan saya di SMK adalah teknik otomotif kendaraan ringan. Sementara, saat kuliah teknik mesin. Jadi, sangat linier dan mudah beradaptasi,” kata Yogi, kemarin.

Menurut dia, kontribusi SMK Nuris terhadap perjalanan studinya sangatlah besar. Tak hanya mendapatkan ilmu, dia juga mengaku banyak mendapat pengalaman dan banyak dukungan morel dari SMK Nuris.

Terlebih, saat Yogi memutuskan lanjut menempuh ke jenjang perguruan tinggi, dia banyak dimotivasi oleh para gurunya. “Saat para guru dan SMK tahu bahwa saya ingin lanjut kuliah, saat itu juga saya banyak diberi masukan dan motivasi. Diberikan info-info pendaftaran beasiswa kuliah,” kenangnya.

Hingga kemudian, dia menjatuhkan pilihannya untuk melanjutkan studi ke UM Jember, pada jurusan yang masih linier dengan jurusan semasa di SMK Nuris Jember. Tak heran, sekalipun studinya terbilang cepat, namun capaiannya juga tak kalah membanggakan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/