alexametrics
24.6 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Inovasi Prodi Peternakan Polije, Ubah Kulit Sapi Jadi Barang Bernilai Jual Tinggi

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sebagai perguruan tinggi vokasi, kegiatan praktik di Politeknik Negeri Jember (Polije) tetap aktif meski dalam kondisi pandemi. Walau pelaksanaannya terbatas, tapi kreativitas mahasiswa untuk berinovasi dalam melakukan praktik justru tak terbatas.

Seperti yang dilakukan oleh mahasiswa jurusan peternakan ini. Mereka membuat kerajinan dari hasil ternak, yakni kulit sapi. Kerajinan yang dihasilkan berupa aksesoris yang cukup menarik. Seperti dompet, gantungan kunci, wadah ponsel, dan lain-lain.

“Sebenarnya ini pengembangan kegiatan praktikum mata kuliah pengolahan hasil ternak. Selain mengolah produk susu dan telur, kami juga mengolah kulit,” ungkap drh Aan Awaludin MSc, Kepala Laboratorium Produksi Ternak Polije.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurutnya, selama pandemi ini, aktivitas praktikum banyak dilakukan secara daring, sehingga pihak kampus mengarahkan mahasiswa agar semakin produktif dalam bentuk produk yang berwujud. “Untuk bahannya kami beli. Jadi kami maksimalkan pada desain produknya,” imbuhnya.

Meski baru saja diluncurkan, tapi sambutan hasil karya mahasiswa peternakan ini sangat bagus. Kebanyakan, para pemesan adalah masyarakat luar kampus. Harga kerajinannya pun beragam. Dibanderol mulai dari Rp 5 ribu hingga Rp 300 ribu.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sebagai perguruan tinggi vokasi, kegiatan praktik di Politeknik Negeri Jember (Polije) tetap aktif meski dalam kondisi pandemi. Walau pelaksanaannya terbatas, tapi kreativitas mahasiswa untuk berinovasi dalam melakukan praktik justru tak terbatas.

Seperti yang dilakukan oleh mahasiswa jurusan peternakan ini. Mereka membuat kerajinan dari hasil ternak, yakni kulit sapi. Kerajinan yang dihasilkan berupa aksesoris yang cukup menarik. Seperti dompet, gantungan kunci, wadah ponsel, dan lain-lain.

“Sebenarnya ini pengembangan kegiatan praktikum mata kuliah pengolahan hasil ternak. Selain mengolah produk susu dan telur, kami juga mengolah kulit,” ungkap drh Aan Awaludin MSc, Kepala Laboratorium Produksi Ternak Polije.

Menurutnya, selama pandemi ini, aktivitas praktikum banyak dilakukan secara daring, sehingga pihak kampus mengarahkan mahasiswa agar semakin produktif dalam bentuk produk yang berwujud. “Untuk bahannya kami beli. Jadi kami maksimalkan pada desain produknya,” imbuhnya.

Meski baru saja diluncurkan, tapi sambutan hasil karya mahasiswa peternakan ini sangat bagus. Kebanyakan, para pemesan adalah masyarakat luar kampus. Harga kerajinannya pun beragam. Dibanderol mulai dari Rp 5 ribu hingga Rp 300 ribu.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sebagai perguruan tinggi vokasi, kegiatan praktik di Politeknik Negeri Jember (Polije) tetap aktif meski dalam kondisi pandemi. Walau pelaksanaannya terbatas, tapi kreativitas mahasiswa untuk berinovasi dalam melakukan praktik justru tak terbatas.

Seperti yang dilakukan oleh mahasiswa jurusan peternakan ini. Mereka membuat kerajinan dari hasil ternak, yakni kulit sapi. Kerajinan yang dihasilkan berupa aksesoris yang cukup menarik. Seperti dompet, gantungan kunci, wadah ponsel, dan lain-lain.

“Sebenarnya ini pengembangan kegiatan praktikum mata kuliah pengolahan hasil ternak. Selain mengolah produk susu dan telur, kami juga mengolah kulit,” ungkap drh Aan Awaludin MSc, Kepala Laboratorium Produksi Ternak Polije.

Menurutnya, selama pandemi ini, aktivitas praktikum banyak dilakukan secara daring, sehingga pihak kampus mengarahkan mahasiswa agar semakin produktif dalam bentuk produk yang berwujud. “Untuk bahannya kami beli. Jadi kami maksimalkan pada desain produknya,” imbuhnya.

Meski baru saja diluncurkan, tapi sambutan hasil karya mahasiswa peternakan ini sangat bagus. Kebanyakan, para pemesan adalah masyarakat luar kampus. Harga kerajinannya pun beragam. Dibanderol mulai dari Rp 5 ribu hingga Rp 300 ribu.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/