alexametrics
26.5 C
Jember
Monday, 27 June 2022

Kyokushin Dojo Vanabakti Jember Raih 4 Medali Kejuaraan Kyokushin Nasional

Mobile_AP_Rectangle 1

Diantaranya Balawara 509, Petarung Sejati Indonesia, Indonesia Friendship Kyokushin Organization, Internasional Karate Organization So-Kyokushin, IKO Kyokushinkaikan Sonoda, Tactical Assault Combative (TAC) Jember, World Zen Kyokushin Karate, Kala Hitam Karate, Star of Kyokushin, Kyokushinkai Fighter Indonesia, Mushikawa Karate –Do Indonesia dan Melion Kyokushin Kenbukai Indonesia. “Tujuan utama mengundang dari organisasi lain adalah untuk meningkatkan kerja sama dan tali persaudaran sesama praktisi bela diri demi kemajuan bela diri di tanah air,” ucap Budi Raharjo pelatih Kyokushin Jember yang juga sebagai penyelenggara.

Sementara itu terdapat empat atlet dari Dojo Vanabakti IKO Nakamura yang meraih medali. Diantaranya Devon Ray Sanjaya pelajar dari Benih Harapan School yang mampu meraih juara 2 nasional, kategori 9-12 tahun open weight putra. Ada juga, Keira Angkawijaya raih juara 2 nasional. Pelajar Pelita Hati School ini berlaga di 12-14 under 50 kilogram putri. Meraih posisi runner up tingkat nasional tersebut juga diraih oleh Aston Mc Kenzie SMPK Maria Fatima, yang berlaga di 12-14 putra dengan berat di atas 55 kilogram putra. Sementara itu dinomor dewasa 70 kilogram ke atas yang bermain di one match, Illona Nerisa Arviana SMAK Santo Paulus keluar sebagai juara.

Pelatih Kyokushin Dojo Vanabakti IKO Nakamura, Budi Raharjo mengatakan, Karate Kyokushin yang banyak mengatakan karate tradisional tersebut di Jember ini hadir cukup lama. Lokasi latihan IKO Nakamura Kyokushin Karate Cab Jember ada di Gedung Serbaguna dan GOR Garuda. Bahkan juga ada ranting di Dusun Kampung Tengah, Kecamatan Sukowono yang juga sama-sama gelar latihan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sebagai tokoh kyokushin Jember, Budi mengatakan, hasil dari kejuaraan skala nasional tersebut sangat baik. “Hasilnya jauh lebih baik dari hasil sebelumnya saat di Surabaya, dua tahun lalu sebelum covid,” ucapnya. Dia melihat peningkatan terjadi adalah soal teknik dan ketenangan atlet. Prestasi tersebut, evaluasinya tidak hanya tentang bagaimana memoles atlet selanjutnya, tapi juga membuka ruang untuk penerimaan siswa kyokushin usia 6 tahun. “Ada penerimaan siswa minimal usia 6 tahun,” imbuhnya. (dwi/kl)

- Advertisement -

Diantaranya Balawara 509, Petarung Sejati Indonesia, Indonesia Friendship Kyokushin Organization, Internasional Karate Organization So-Kyokushin, IKO Kyokushinkaikan Sonoda, Tactical Assault Combative (TAC) Jember, World Zen Kyokushin Karate, Kala Hitam Karate, Star of Kyokushin, Kyokushinkai Fighter Indonesia, Mushikawa Karate –Do Indonesia dan Melion Kyokushin Kenbukai Indonesia. “Tujuan utama mengundang dari organisasi lain adalah untuk meningkatkan kerja sama dan tali persaudaran sesama praktisi bela diri demi kemajuan bela diri di tanah air,” ucap Budi Raharjo pelatih Kyokushin Jember yang juga sebagai penyelenggara.

Sementara itu terdapat empat atlet dari Dojo Vanabakti IKO Nakamura yang meraih medali. Diantaranya Devon Ray Sanjaya pelajar dari Benih Harapan School yang mampu meraih juara 2 nasional, kategori 9-12 tahun open weight putra. Ada juga, Keira Angkawijaya raih juara 2 nasional. Pelajar Pelita Hati School ini berlaga di 12-14 under 50 kilogram putri. Meraih posisi runner up tingkat nasional tersebut juga diraih oleh Aston Mc Kenzie SMPK Maria Fatima, yang berlaga di 12-14 putra dengan berat di atas 55 kilogram putra. Sementara itu dinomor dewasa 70 kilogram ke atas yang bermain di one match, Illona Nerisa Arviana SMAK Santo Paulus keluar sebagai juara.

Pelatih Kyokushin Dojo Vanabakti IKO Nakamura, Budi Raharjo mengatakan, Karate Kyokushin yang banyak mengatakan karate tradisional tersebut di Jember ini hadir cukup lama. Lokasi latihan IKO Nakamura Kyokushin Karate Cab Jember ada di Gedung Serbaguna dan GOR Garuda. Bahkan juga ada ranting di Dusun Kampung Tengah, Kecamatan Sukowono yang juga sama-sama gelar latihan.

Sebagai tokoh kyokushin Jember, Budi mengatakan, hasil dari kejuaraan skala nasional tersebut sangat baik. “Hasilnya jauh lebih baik dari hasil sebelumnya saat di Surabaya, dua tahun lalu sebelum covid,” ucapnya. Dia melihat peningkatan terjadi adalah soal teknik dan ketenangan atlet. Prestasi tersebut, evaluasinya tidak hanya tentang bagaimana memoles atlet selanjutnya, tapi juga membuka ruang untuk penerimaan siswa kyokushin usia 6 tahun. “Ada penerimaan siswa minimal usia 6 tahun,” imbuhnya. (dwi/kl)

Diantaranya Balawara 509, Petarung Sejati Indonesia, Indonesia Friendship Kyokushin Organization, Internasional Karate Organization So-Kyokushin, IKO Kyokushinkaikan Sonoda, Tactical Assault Combative (TAC) Jember, World Zen Kyokushin Karate, Kala Hitam Karate, Star of Kyokushin, Kyokushinkai Fighter Indonesia, Mushikawa Karate –Do Indonesia dan Melion Kyokushin Kenbukai Indonesia. “Tujuan utama mengundang dari organisasi lain adalah untuk meningkatkan kerja sama dan tali persaudaran sesama praktisi bela diri demi kemajuan bela diri di tanah air,” ucap Budi Raharjo pelatih Kyokushin Jember yang juga sebagai penyelenggara.

Sementara itu terdapat empat atlet dari Dojo Vanabakti IKO Nakamura yang meraih medali. Diantaranya Devon Ray Sanjaya pelajar dari Benih Harapan School yang mampu meraih juara 2 nasional, kategori 9-12 tahun open weight putra. Ada juga, Keira Angkawijaya raih juara 2 nasional. Pelajar Pelita Hati School ini berlaga di 12-14 under 50 kilogram putri. Meraih posisi runner up tingkat nasional tersebut juga diraih oleh Aston Mc Kenzie SMPK Maria Fatima, yang berlaga di 12-14 putra dengan berat di atas 55 kilogram putra. Sementara itu dinomor dewasa 70 kilogram ke atas yang bermain di one match, Illona Nerisa Arviana SMAK Santo Paulus keluar sebagai juara.

Pelatih Kyokushin Dojo Vanabakti IKO Nakamura, Budi Raharjo mengatakan, Karate Kyokushin yang banyak mengatakan karate tradisional tersebut di Jember ini hadir cukup lama. Lokasi latihan IKO Nakamura Kyokushin Karate Cab Jember ada di Gedung Serbaguna dan GOR Garuda. Bahkan juga ada ranting di Dusun Kampung Tengah, Kecamatan Sukowono yang juga sama-sama gelar latihan.

Sebagai tokoh kyokushin Jember, Budi mengatakan, hasil dari kejuaraan skala nasional tersebut sangat baik. “Hasilnya jauh lebih baik dari hasil sebelumnya saat di Surabaya, dua tahun lalu sebelum covid,” ucapnya. Dia melihat peningkatan terjadi adalah soal teknik dan ketenangan atlet. Prestasi tersebut, evaluasinya tidak hanya tentang bagaimana memoles atlet selanjutnya, tapi juga membuka ruang untuk penerimaan siswa kyokushin usia 6 tahun. “Ada penerimaan siswa minimal usia 6 tahun,” imbuhnya. (dwi/kl)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/