SEHAT: Suci Novita Sari saat melihat bayinya yang memiliki berat 5,7 kg di RS. Sahabat, Suwayuwo, Sukorejo. (Rizal Syatori/Radar Bromo)

SUKOREJO, Radar Bromo – Kebahagiaan memayungi pasangan suami-istri (pasutri) M. Anton, 27 dan Suci Novita Sari, 26, asal Lingkungan Genengsari, Kelurahan Pecalukan, Kecamatan Prigen. Mereka baru saja dikaruniai anak keduanya.

IKLAN

Bayi berjenis kelamin laki-laki itu lahir di RS. Sahabat, Desa Suwayuwo, Kecamatan Sukorejo melalui operasi caesar. Bayi itu terlahir cukup besar. Berat badannya mencapai 5,7 kilogram. Tinggi badannya 52 sentimeter.

“Alhamdulillah bayi kami terlahir selamat dan kondisinya sehat. Sangat mengejutkan ternyata badannya juga gede dan tinggi, seperti bayi sudah berusia delapan bulan,” kata Suci, sapaan akrab sang ibu bayi tersebut.

Anak pertama Suci, sejatinya juga terlahir dengan ukuran besar. Beratnya mencapai 4,9 kilogram, kala itu. Namun yang kedua, jauh lebih besar lagi.

Suci sendiri sudah mengetahui anaknya bakal terlahir besar usai melakukan USG, dua pekan jelang persalinan. Namun, saat itu diperkirakan bobotnya hanya 4,5 kilogram saja.

“Selama masa kehamilan, saya gemar ngemil juga makan bakso. Keluhan sakit atau sebagianya tidak ada. Semuanya baik-baik saja. Untuk pemberian nama masih belum, mungkin dalam waktu dekat,” katanya.

Secara terpisah, Dr. Santono Rahardjo, Sp.OG, dokter spesialis kandungan di RS. Sahabat yang menangani bayi tersebut menyebut, proses persalinannya tergolong lancar. Dari proses iris sampai dengan keluarnya bayi, memakan waktu sekitar 10 menit saja.

“Kondisi bayinya sehat, kadar gulanya juga normal. Bobotnya yang berat dan juga tergolong tinggi untuk badannya, disebabkan karena faktor genetik serta pola makan sang ibu,” tuturnya. (zal/mie)