Pikap Diseruduk lalu Tertabrak Truk di Tongas, Sopir Terjepit

RINGSEK: kondisi pikap milik proyek jargas alami ringsek usai diseruduk truk lalu dihantam truk di Tongas, Senin. (Arif Mashudi/ Radar Bromo)

TONGAS – Kecelakaan beruntun terjadi di jalan raya Desa Tongas Wetan, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, Senin (22/7). Sebuah mobil pikap ringsek usai diseruduk dari belakang truk. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kecelaaan beruntun tersebut.

IKLAN

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 07.30. Kecelakaan bermula saat mobil pikap bernopol B 9910 DU yang dikemudikan Panuri, 25, asal Randublatung ,Cepu melaju dari barat ke timur.

Saat sampai di lokasi kejadian, tiba-tiba pikap milik proyek Jaringan Gas (jargas) itu berhenti di tengah jalan depan RSUD Tongas. Pikap itu hendak menyeberang ke selatan.

Pada waktu bersamaan, melaju truk tronton bernopol L 8549 UL yang dikemudikan Fauzi, 43, warga Kelurahan/ Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo dari arah barat ke timur.

Karena jarak terlalu dekat dibelakang pikap, tronton muatan batubara itupun menyeruduk pikap dari belakang. Akibatnya, pikap pun oleng dan masuk ke jalur arah berlawanan.

Sedangkan dari arah berlawanan, melaju truk nopol N 8038 UN muatan kayu sengon. M. Sohib, 20, sopir truk asal Lumajang pun tidak dapat menghindar hingga menabrak pikap itu.

SULIT MENGHINDAR: Kondisi truk muat sengon yang tak bisa menghindari tabrakan dengan mobil pikap di depan RSUD Tongas. (Arif Mashudi/ Radar Bromo)

Fauzi mengatakan, saat itu dirinya melaju dari arah barat ke timur. Melihat pikap berhenti di tengah jalan karena hendak menyeberang, Fauzi pun sempat berupaya mengerem. Namun, benturan tak bisa dihindari. “Pikap itu ngerem mendadak. Jadi, saya tidak bisa menghindar dan menabrak dari belakang,” katanya.

Akibat kejadian kecelakaan beruntun itu, sopir pikap sempat terjepit bodi mobilnya yang ringsek. Beruntung, Panuri selamat. Ia lantas dilarikan ke RSUD Tongas.

Sedangkan dua rekan sopir pikap, Junaidi yang duduk di samping sopir, hanya alami luka ringan. Begitu juga, Tamidi yang duduk di bak pikap alami luka ringan pada kepala dan kaki.

Kanit Laka Satlantas Polresta Probolinggo, Ipda Rizal mengatakan, pihaknya masih mendalami kecelakaan itu. “Kami masih selidiki penyebab terjadinya kecelakaan beruntun itu,” terangnya. (mas/mie)

Reporter :

Fotografer :

Editor :