Masjid Roudhotul Muchlisin

Desain ala Turki, Sempat Salah Metode Menanam Pohon Kurma

MEGAH: Desain masjid Roudhotul Muschlisin terinspirasi dari masjid di Turki.

RADARJEMBER.ID – Sebelum tahun 2017, apabila warga melewati Jalan Gajah Mada, Masjid Roudhotul Muchlisin tampak seperti masjid pada umumnya. Tetapi, setelah diresmikan oleh KH Ma’ruf Amin selaku Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) pertengahan bulan Mei 2017 silam, masjid yang memiliki luas lahan 1 hektare ini menarik perhatian para pengunjung.

IKLAN

Bahkan, masjid ini disebut-sebut menjadi destinasi wisata religi di Jember. Dengan kemegahan serta kenyamanan, tentunya para jamaah yang menunaikan ibadah salat di sana menjadi betah. “Masjid ini sudah ada dari tahun 70-an, namun baru tahun 1989 dilakukan renovasi yang pertama. Sempat mandek enam tahun, setelah itu renovasinya dilanjutkan lagi sampai benar-benar selesai tahun 2017 lalu,” ucap Ustad Samsul, pengurus masjid tersebut.

Dia menjelaskan, desain masjid ini mirip dengan masjid yang berada di Turki. Sebab, Haji Hendik, yang juga turut andil membantu pembangunan masjid ini, pernah berkeliling Turki.

Selain didesain ala masjid Turki, setiap tiang di dalam masjid terdapat ukiran mahkota dengan lampunya. Mirip seperti masjid di Madinah. “Kalau orang yang pernah ke Madinah, mahkota di tiang ini seperti yang berada di masjid Madinah,” ucapnya.

Ditambah lagi, ornamen penyejuk hati yang terpampang di dinding masjid. Di lantai bawah terdapat ayat suci QS Ar-Rahman dan Al-Waqi’ah. Sedangkan dinding atas tampak kumpulan surat pendek. Kuning dan jingga menjadi warna yang mendominasi, dan ornamennya ditata layaknya istana.

Selain itu, di halaman parkir masjid terdapat beberapa pohon kurma. Samsul mengaku, pihaknya sempat salah metode untuk menanam pohon kurma itu. “Dulu kami kira pohon kurma ini tumbuh di tempat yang panas pasti berbuah. Tetapi itu ternyata salah,” kata dia.

Pihaknya baru tahu setelah didatangi seseorang yang memang ahli untuk urusan menanam pohon kurma. “Ternyata kalau di luar negeri, di bawah tanah pohon kurma itu tetap dialiri air. Nah di sini tidak dialiri akhir, sehingga banyak yang mati,” imbuhnya sembari tertawa kecil.

Setelah mengetahui informasi tersebut, akhirnya pohon kurma tersebut terus disirami air. Namun sayangnya sudah telanjur banyak yang mati. “Masih ada satu atau dua pohon yang mulai berbuah,” tutur pria asli Jember ini.

Saat ini, masjid tersebut dikelola oleh Yayasan Roudhotul Muschlisin. Pihaknya mempekerjakan 16 pegawai, dengan delapan orang security dan delapan orang office boy. “Alhamdulilah, selama saya menjadi pengurus masjid ini dari 2017, kami merasa nyaman. Apalagi para pegawai masjid benar-benar berniat ibadah dulu baru bekerja,” kata Samsul.

Beberapa tokoh nasional pun sudah sempat mampir ke Masjid Roudhotul Muschlisin ini. Mulai dari bupati, wakil bupati, Wagub Jatim Emil Dardak, cawapres 02 Sandiaga Uno, cawapres 01 KH Ma’ruf Amin, dan bulan Juli mendatang, Ustad Abdul Somad sudah diagendakan mampir ke masjid ini.

“Di masjid ini ada TPQ juga. Selain itu, kami sediakan kantin. Jadi, selesai salat, jamaah bisa mampir untuk makan ke kantin. Intinya kami ingin memberikan pelayanan terbaik,” pungkas pria yang sudah memiliki dua cucu ini.

Masyarakat yang ingin safari masjid ke masjid di bulan Ramadan tahun ini, bisa mampir ke Masjid Roudhotul Muchlisin. Serta menikmati kemegahan dan keindahan desain masjid ala Turki tersebut, dengan ayat-ayat suci yang terpampang di dinding-dinding masjid.

Reporter : Muchammad Ainul Budi

Fotografer : muchammad Ainul Budi

Editor : Lintang Anis Bena Kinanti