Warga Dilarang Bernyanyi Selama Ramadan

Bupati Perintahkan Tutup Tempat Karaoke

SAFARI JUMAT: Bupati Lumajang Thoriqul Haq saat berceramah seusai menunaikan salat Jumat. Dalam kesempatan itu, bupati menyampaikan soal instruksi penutupan tempat karaoke selama bulan Ramadan.

RADARJEMBER.ID – Selama Ramadan, masyarakat di Lumajang tak lagi bisa bernyanyi. Tapi bukan bernyanyi di rumah. Melainkan bernyanyi di tempat karaoke. Sebab, selama bulan puasa, Bupati Lumajang Thoriqul Haq menginstruksikan agar lokasi hiburan tersebut ditutup. Ini untuk menghormati umat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa.

IKLAN

Pemkab Lumajang juga berkomitmen menciptakan suasana yang nyaman. Maka dari itu, sejumlah tempat yang disinyalir akan mengganggu ketenangan ibadah selama Ramadan, seperti tempat hiburan malam atau karaoke, bakal ditertibkan bahkan ditutup selama sebulan penuh.

Bupati Lumajang Thoriqul Haq mengatakan, kebijakan ini demi menghormati bulan Ramadan. Pihaknya akan menginstruksikan kepada jajaran Satpol PP dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menciptakan suasana Ramadan yang nyaman dan tenteram.

Ya, karaoke tutup. Harus tutup selama Ramadan,” terangnya, saat ditemui di gedung NU seusai menunaikan salat Jumat di Masjid Al Kautsar, Desa Sumberejo, Kecamatan Sukodono, kemarin (3/5).

Bahkan, mantan anggota DPRD Provinsi Jawa Timur itu sudah mengeluarkan dan menandatangani surat perintah penutupan tempat hiburan malam. “Termasuk yang berizin harus tutup satu bulan. Saya sudah buat surat dan sudah saya tanda tangani,” tegas Cak Thoriq, sapaan Bupati Lumajang tersebut.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Lumajang Basuni menyampaikan, jajaran Pol PP bakal menjalankan segala instruksi yang diberikan bupati. “Jelas kami pasti melaksanakan,” kata dia, saat ditemui di ruang kerjanya.

Kendati begitu, Basuni mengaku belum menerima surat yang sudah ditandatangani bupati tersebut. Walaupun dirinya juga membenarkan bahwa ada semacam surat perintah penutupan terhadap tempat karaoke yang sudah dibuat bupati.

Oleh karenanya, Basuni menambahkan, sore kemarin dirinya diminta oleh Bupati Lumajang untuk membahas rencana penutupan tempat karaoke bersama sejumlah pihak terkait. Ini untuk menindaklanjuti instruksi bupati. “Ini sebentar lagi masih akan ada pembahasan dengan bupati,” tandasnya.

Reporter : Ahmad Jafin

Fotografer : Ahmad Jafin

Editor : Mahrus Sholih