Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ini Dia Makna malam ke 17 Ramadan!

R
Penulis: Radar Digital❯
TRADISIONAL: Suasana menjelang buka puasa di Masjid Nurul Amin Ngadina Tumina, Dusun Sumberan, Desa/Kecamatan Ambulu.(M ADHI SURYA/RADAR JEMBER)
TRADISIONAL: Suasana menjelang buka puasa di Masjid Nurul Amin Ngadina Tumina, Dusun Sumberan, Desa/Kecamatan Ambulu.(M ADHI SURYA/RADAR JEMBER)

radarjember.id ー Puasa sudah mencapai hari ke 17 dan 18. Banyak peristiwa yang terjadi di bulan ramadhan ini. Salah satunya di malam ke 17. Yaitu, turunnya Al Qur'an dan Perang Badar.


Advertisement

Diturunkannya Al Qur'an tepat pada 17 Ramadhan. Di dalam surah Al-Qadr ayat 1 terdapat penjelasan mengenai peristiwa turunnya Al Qur'an.

Bukan hanya turunnya Al Qur'an, tetapi di 17 Ramadhan tahun kedua Hijriah terdapat perang yang melibatkan 313 tentara muslim melawan musuh. Perang badar ada dianggap sebagai pembela kejayaan kaum muslim. Melalui perang badar juga, Allah SWT memuliakan derajat umat Islam dengan kemenangan yang berpihak kepada mereka.

Ada juga doa yang dapat diamalkan pada malam ke 17 bulan Ramadhan, sebagai berikut :

Advertisement

Allâhummahdinî fîhi lishâlihil a’mâl, waqdhilî fîhil hawâija wal-amâl, yâ Mal lâ yahtâju ilat tafsîri was-suâl, yâ ‘âliman bimâ fî shudûril ‘âlamîn, shallî ‘alâ Muhammadin wa âlihith thâhrîn.

"Ya Allah, bimbinglah aku di bulan yang mulia ini untuk mengamalkan kesolehan, tunaikan di dalamnya semua keperluan dan dan sampaikan aku pada cita-citaku, wahai Yang Tidak Memerlukan penjelasan dan permohonan, wahai Yang Mengetahui apa yang tersimpan dalam hati semua manusia, sampaikan shalawat kepada Muhammad dan keluarganya yang suci."

Itu dia makan yang terdapat di malam ke 17 bulan Ramadhan. Mbakmin ucapkan terimakasih, dan selamat menunaikan ibadah puasa. (dea)

Advertisement
Editor : Radar Digital

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer