alexametrics
23.5 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Regulasi Kuitansi Haji Belum Ditentukan

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Penetapan keberangkatan calon jamaah haji (CJH) hingga kini masih menjadi penantian yang belum berujung. Setidaknya terdapat 1.912 CJH yang urung berangkat pada 2020 lalu, dan rencananya akan diberangkatkan tahun ini. Namun, belum ada informasi kepastian keberangkatan para CJH ini. Termasuk regulasi dan sistem pelunasan biayanya.

Sebelum ini muncul perkiraan bahwa keberangkatan CJH yang tertunda pada 2020 lalu akan dilakukan pada Juni mendatang. Namun, belum ada sosialisasi terkait hal tersebut. Kasi Pemberangkatan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jember Ahmad Tholabi mengungkapkan bahwa hingga saat ini belum ada regulasi penetapan biaya haji untuk pemberangkatan CJH tahun ini. “Sampai saat ini biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) masih belum ada ketentuan,” ungkap Tholabi, Selasa (23/2) kemarin.

Ini menjadi dilema bagi para CJH. Sebab, mereka dihadapkan pada dua kemungkinan. Yakni menambah BPIH sesuai dengan penetapan tahun 2021, atau tetap dibebankan BPIH tahun 2020. Tak sedikit pula CJH yang waswas, apakah kuitansi pembayaran BPIH tahun 2020 masih berlaku atau tidak.

Mobile_AP_Rectangle 2

Tercatat, 35.200 CJH yang akan diberangkatkan dari Provinsi Jawa Timur. Jember menempati peringkat kedua dengan jumlah jamaah yang diberangkatkan terbanyak. Kendati hingga saat ini belum ada kejelasan pemberangkatan jamaah haji di tahun 2021, namun proses pembuatan dan sinkronisasi paspor CJH tetap dilakukan.

Tholabi menuturkan, hal ini merupakan bentuk kesiapsiagaan jika tahun ini ada pemberangkatan haji. Selain pembuatan paspor, pelayanan pembayaran biaya haji masih aktif dilakukan. Sama halnya dengan pelayanan konsultasi pemberangkatan haji.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Penetapan keberangkatan calon jamaah haji (CJH) hingga kini masih menjadi penantian yang belum berujung. Setidaknya terdapat 1.912 CJH yang urung berangkat pada 2020 lalu, dan rencananya akan diberangkatkan tahun ini. Namun, belum ada informasi kepastian keberangkatan para CJH ini. Termasuk regulasi dan sistem pelunasan biayanya.

Sebelum ini muncul perkiraan bahwa keberangkatan CJH yang tertunda pada 2020 lalu akan dilakukan pada Juni mendatang. Namun, belum ada sosialisasi terkait hal tersebut. Kasi Pemberangkatan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jember Ahmad Tholabi mengungkapkan bahwa hingga saat ini belum ada regulasi penetapan biaya haji untuk pemberangkatan CJH tahun ini. “Sampai saat ini biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) masih belum ada ketentuan,” ungkap Tholabi, Selasa (23/2) kemarin.

Ini menjadi dilema bagi para CJH. Sebab, mereka dihadapkan pada dua kemungkinan. Yakni menambah BPIH sesuai dengan penetapan tahun 2021, atau tetap dibebankan BPIH tahun 2020. Tak sedikit pula CJH yang waswas, apakah kuitansi pembayaran BPIH tahun 2020 masih berlaku atau tidak.

Tercatat, 35.200 CJH yang akan diberangkatkan dari Provinsi Jawa Timur. Jember menempati peringkat kedua dengan jumlah jamaah yang diberangkatkan terbanyak. Kendati hingga saat ini belum ada kejelasan pemberangkatan jamaah haji di tahun 2021, namun proses pembuatan dan sinkronisasi paspor CJH tetap dilakukan.

Tholabi menuturkan, hal ini merupakan bentuk kesiapsiagaan jika tahun ini ada pemberangkatan haji. Selain pembuatan paspor, pelayanan pembayaran biaya haji masih aktif dilakukan. Sama halnya dengan pelayanan konsultasi pemberangkatan haji.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Penetapan keberangkatan calon jamaah haji (CJH) hingga kini masih menjadi penantian yang belum berujung. Setidaknya terdapat 1.912 CJH yang urung berangkat pada 2020 lalu, dan rencananya akan diberangkatkan tahun ini. Namun, belum ada informasi kepastian keberangkatan para CJH ini. Termasuk regulasi dan sistem pelunasan biayanya.

Sebelum ini muncul perkiraan bahwa keberangkatan CJH yang tertunda pada 2020 lalu akan dilakukan pada Juni mendatang. Namun, belum ada sosialisasi terkait hal tersebut. Kasi Pemberangkatan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jember Ahmad Tholabi mengungkapkan bahwa hingga saat ini belum ada regulasi penetapan biaya haji untuk pemberangkatan CJH tahun ini. “Sampai saat ini biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) masih belum ada ketentuan,” ungkap Tholabi, Selasa (23/2) kemarin.

Ini menjadi dilema bagi para CJH. Sebab, mereka dihadapkan pada dua kemungkinan. Yakni menambah BPIH sesuai dengan penetapan tahun 2021, atau tetap dibebankan BPIH tahun 2020. Tak sedikit pula CJH yang waswas, apakah kuitansi pembayaran BPIH tahun 2020 masih berlaku atau tidak.

Tercatat, 35.200 CJH yang akan diberangkatkan dari Provinsi Jawa Timur. Jember menempati peringkat kedua dengan jumlah jamaah yang diberangkatkan terbanyak. Kendati hingga saat ini belum ada kejelasan pemberangkatan jamaah haji di tahun 2021, namun proses pembuatan dan sinkronisasi paspor CJH tetap dilakukan.

Tholabi menuturkan, hal ini merupakan bentuk kesiapsiagaan jika tahun ini ada pemberangkatan haji. Selain pembuatan paspor, pelayanan pembayaran biaya haji masih aktif dilakukan. Sama halnya dengan pelayanan konsultasi pemberangkatan haji.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/