alexametrics
28.7 C
Jember
Monday, 16 May 2022

Ngabuburit dengan Jala Ikan

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Banyak cara menunggu buka puasa. Seperti yang dilakukan Yanto, 40, warga Dusun Karangsono, Desa Grenden, Kecamatan Puger. Dia memilih menghabiskan waktu di muara Sungai Bedadung, Desa Puger Kulon, kecamatan Puger.

Dengan menggunakan jala sembari menaiki jukung jenis sopek, Yanto mulai menyusuri muara Sungai Bedadung. Dengan lihainya dia berdiri di atas sopeknya, untuk melempar jala berukuran sedang. Tentunya tidak selalu berhasil ketika jala itu dilemparkan ke sungai.

Sesekali, Yanto pindah dan mengikuti arus Sungai Bedadung. Ketika di jala itu tidak ada ikan yang tertangkap, dia langsung mendayung sampannya. “Yang penting sabar, kalau jaring ikan dengan jala yang dilempar ini,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Yang banyak terjaring jala itu malah sampah, sedangkan ikannya jarang. “Kalau memang ada rezeki, ada saja ikan yang terjaring. Tetapi semua itu harus bersabar,” kata Yanto. Apalagi di sepanjang sungai tersebut banyak lalu lalang jukung dan perahu yang berangkat dan pulang melaut.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Banyak cara menunggu buka puasa. Seperti yang dilakukan Yanto, 40, warga Dusun Karangsono, Desa Grenden, Kecamatan Puger. Dia memilih menghabiskan waktu di muara Sungai Bedadung, Desa Puger Kulon, kecamatan Puger.

Dengan menggunakan jala sembari menaiki jukung jenis sopek, Yanto mulai menyusuri muara Sungai Bedadung. Dengan lihainya dia berdiri di atas sopeknya, untuk melempar jala berukuran sedang. Tentunya tidak selalu berhasil ketika jala itu dilemparkan ke sungai.

Sesekali, Yanto pindah dan mengikuti arus Sungai Bedadung. Ketika di jala itu tidak ada ikan yang tertangkap, dia langsung mendayung sampannya. “Yang penting sabar, kalau jaring ikan dengan jala yang dilempar ini,” katanya.

Yang banyak terjaring jala itu malah sampah, sedangkan ikannya jarang. “Kalau memang ada rezeki, ada saja ikan yang terjaring. Tetapi semua itu harus bersabar,” kata Yanto. Apalagi di sepanjang sungai tersebut banyak lalu lalang jukung dan perahu yang berangkat dan pulang melaut.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Banyak cara menunggu buka puasa. Seperti yang dilakukan Yanto, 40, warga Dusun Karangsono, Desa Grenden, Kecamatan Puger. Dia memilih menghabiskan waktu di muara Sungai Bedadung, Desa Puger Kulon, kecamatan Puger.

Dengan menggunakan jala sembari menaiki jukung jenis sopek, Yanto mulai menyusuri muara Sungai Bedadung. Dengan lihainya dia berdiri di atas sopeknya, untuk melempar jala berukuran sedang. Tentunya tidak selalu berhasil ketika jala itu dilemparkan ke sungai.

Sesekali, Yanto pindah dan mengikuti arus Sungai Bedadung. Ketika di jala itu tidak ada ikan yang tertangkap, dia langsung mendayung sampannya. “Yang penting sabar, kalau jaring ikan dengan jala yang dilempar ini,” katanya.

Yang banyak terjaring jala itu malah sampah, sedangkan ikannya jarang. “Kalau memang ada rezeki, ada saja ikan yang terjaring. Tetapi semua itu harus bersabar,” kata Yanto. Apalagi di sepanjang sungai tersebut banyak lalu lalang jukung dan perahu yang berangkat dan pulang melaut.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/