alexametrics
24.8 C
Jember
Sunday, 22 May 2022

Sediakan Rp 3 T untuk Penukaran Uang

Jember Raup Alokasi Kebutuhan Rupiah Tertinggi

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember telah menyiapkan Rp 3,092 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1442 H di lima kabupaten kerja Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember. Yaitu, Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Lumajang, dan Situbondo.

Berdasar proyeksi dari perbankan, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember Hestu Wibowo menerangkan bahwa total tersebut merupakan cerminan dari kebutuhan uang rupiah masyarakat selama Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri tahun ini. Menurut dia, angka itu mengalami peningkatan sebesar 54,65 persen jika dibandingkan dengan realisasi 2020 sebesar Rp1,959 triliun. “Kabupaten Jember menjadi wilayah tertinggi untuk alokasi penyediaan uang rupiah, sebesar 76,47 persen,” lanjutnya.

Selama ini, pihaknya telah memastikan ketersediaan rupiah guna memenuhi tingginya minat tukar masyarakat, terutama di Kabupaten Jember. Hestu menerangkan bahwa dia juga akan berkoordinasi dengan perbankan dan penyelenggara jasa pengolahan uang rupiah (PJPUR) untuk memastikan dan menjamin tersedianya uang rupiah yang layak edar bagi masyarakat.

Mobile_AP_Rectangle 2

Lebih lanjut, seperti tahun-tahun sebelumnya, Hestu menuturkan bahwa pihaknya secara teknis tidak menerima jasa penukaran uang untuk masyarakat umum. “Sebagaimana dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya, sebelum pandemi Covid-19,” ungkapnya.

Meski begitu, pihaknya telah berkoordinasi dengan beberapa pihak, terutama perbankan, dalam rangka melayani masyarakat yang membutuhkan jasa penukaran uang selama Ramadan. Mengingat, tradisi menukar uang sudah menjadi kebiasaan pada masyarakat. “Karena itu, mereka bisa datang ke bank-bank untuk melakukan penukaran uang,” ujarnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember telah menyiapkan Rp 3,092 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1442 H di lima kabupaten kerja Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember. Yaitu, Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Lumajang, dan Situbondo.

Berdasar proyeksi dari perbankan, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember Hestu Wibowo menerangkan bahwa total tersebut merupakan cerminan dari kebutuhan uang rupiah masyarakat selama Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri tahun ini. Menurut dia, angka itu mengalami peningkatan sebesar 54,65 persen jika dibandingkan dengan realisasi 2020 sebesar Rp1,959 triliun. “Kabupaten Jember menjadi wilayah tertinggi untuk alokasi penyediaan uang rupiah, sebesar 76,47 persen,” lanjutnya.

Selama ini, pihaknya telah memastikan ketersediaan rupiah guna memenuhi tingginya minat tukar masyarakat, terutama di Kabupaten Jember. Hestu menerangkan bahwa dia juga akan berkoordinasi dengan perbankan dan penyelenggara jasa pengolahan uang rupiah (PJPUR) untuk memastikan dan menjamin tersedianya uang rupiah yang layak edar bagi masyarakat.

Lebih lanjut, seperti tahun-tahun sebelumnya, Hestu menuturkan bahwa pihaknya secara teknis tidak menerima jasa penukaran uang untuk masyarakat umum. “Sebagaimana dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya, sebelum pandemi Covid-19,” ungkapnya.

Meski begitu, pihaknya telah berkoordinasi dengan beberapa pihak, terutama perbankan, dalam rangka melayani masyarakat yang membutuhkan jasa penukaran uang selama Ramadan. Mengingat, tradisi menukar uang sudah menjadi kebiasaan pada masyarakat. “Karena itu, mereka bisa datang ke bank-bank untuk melakukan penukaran uang,” ujarnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember telah menyiapkan Rp 3,092 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1442 H di lima kabupaten kerja Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember. Yaitu, Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Lumajang, dan Situbondo.

Berdasar proyeksi dari perbankan, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember Hestu Wibowo menerangkan bahwa total tersebut merupakan cerminan dari kebutuhan uang rupiah masyarakat selama Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri tahun ini. Menurut dia, angka itu mengalami peningkatan sebesar 54,65 persen jika dibandingkan dengan realisasi 2020 sebesar Rp1,959 triliun. “Kabupaten Jember menjadi wilayah tertinggi untuk alokasi penyediaan uang rupiah, sebesar 76,47 persen,” lanjutnya.

Selama ini, pihaknya telah memastikan ketersediaan rupiah guna memenuhi tingginya minat tukar masyarakat, terutama di Kabupaten Jember. Hestu menerangkan bahwa dia juga akan berkoordinasi dengan perbankan dan penyelenggara jasa pengolahan uang rupiah (PJPUR) untuk memastikan dan menjamin tersedianya uang rupiah yang layak edar bagi masyarakat.

Lebih lanjut, seperti tahun-tahun sebelumnya, Hestu menuturkan bahwa pihaknya secara teknis tidak menerima jasa penukaran uang untuk masyarakat umum. “Sebagaimana dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya, sebelum pandemi Covid-19,” ungkapnya.

Meski begitu, pihaknya telah berkoordinasi dengan beberapa pihak, terutama perbankan, dalam rangka melayani masyarakat yang membutuhkan jasa penukaran uang selama Ramadan. Mengingat, tradisi menukar uang sudah menjadi kebiasaan pada masyarakat. “Karena itu, mereka bisa datang ke bank-bank untuk melakukan penukaran uang,” ujarnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/