alexametrics
24.6 C
Jember
Monday, 23 May 2022

Ayo Lebaran Bebas Korona

Masyarakat Harus Tetap Patuh Protokol

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Wabah korona di Kabupaten Jember kian menunjukkan penurunan yang signifikan. Laju penyebarannya cukup terkendali. Update terakhir tanggal 17 April lalu, kasus warga yang positif korona tersisa 29 orang, dengan perincian 18 orang dirawat di RS dan 11 orang menjalani isolasi mandiri. Pertanyaannya: bisakah Lebaran tahun ini bebas korona?

Bisa tidaknya Lebaran bebas korona bukan bergantung pada pemerintah semata. Akan tetapi, sebagai warga yang baik, tentu bisa introspeksi, apakah selalu mematuhi protokol kesehatan atau tidak. Seperti banyak diulas bahwa wabah ini bukan hanya disebarkan oleh mereka yang positif. Warga yang sehat pun bisa menjadi carrier virus di tubuhnya. Dengan demikian, protokol kesehatan layak untuk tetap dipatuhi. Memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan sebagainya.

Nyoman Aribowo, politisi PAN yang kerap menjadi motivator di berbagai acara, menyebut, protokol kesehatan harus tetap dipatuhi. “Sekalipun orang itu sudah ikut vaksin, protokol kesehatan harus tetap dilakukan,” tuturnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Jika warga Jember ingin Hari Raya Idul Fitri aman dan bebas korona, maka sejak dini tetap mematuhi protokol kesehatan. “Hindari kerumunan banyak orang dan ikuti anjuran pemerintah,” ucapnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Habib Salim membenarkan angka kasus korona tersisa 29 orang per tanggal 17 April lalu. “Sebanyak 18 orang dirawat di rumah sakit, sisanya isolasi mandiri,” jelasnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Wabah korona di Kabupaten Jember kian menunjukkan penurunan yang signifikan. Laju penyebarannya cukup terkendali. Update terakhir tanggal 17 April lalu, kasus warga yang positif korona tersisa 29 orang, dengan perincian 18 orang dirawat di RS dan 11 orang menjalani isolasi mandiri. Pertanyaannya: bisakah Lebaran tahun ini bebas korona?

Bisa tidaknya Lebaran bebas korona bukan bergantung pada pemerintah semata. Akan tetapi, sebagai warga yang baik, tentu bisa introspeksi, apakah selalu mematuhi protokol kesehatan atau tidak. Seperti banyak diulas bahwa wabah ini bukan hanya disebarkan oleh mereka yang positif. Warga yang sehat pun bisa menjadi carrier virus di tubuhnya. Dengan demikian, protokol kesehatan layak untuk tetap dipatuhi. Memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan sebagainya.

Nyoman Aribowo, politisi PAN yang kerap menjadi motivator di berbagai acara, menyebut, protokol kesehatan harus tetap dipatuhi. “Sekalipun orang itu sudah ikut vaksin, protokol kesehatan harus tetap dilakukan,” tuturnya.

Jika warga Jember ingin Hari Raya Idul Fitri aman dan bebas korona, maka sejak dini tetap mematuhi protokol kesehatan. “Hindari kerumunan banyak orang dan ikuti anjuran pemerintah,” ucapnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Habib Salim membenarkan angka kasus korona tersisa 29 orang per tanggal 17 April lalu. “Sebanyak 18 orang dirawat di rumah sakit, sisanya isolasi mandiri,” jelasnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Wabah korona di Kabupaten Jember kian menunjukkan penurunan yang signifikan. Laju penyebarannya cukup terkendali. Update terakhir tanggal 17 April lalu, kasus warga yang positif korona tersisa 29 orang, dengan perincian 18 orang dirawat di RS dan 11 orang menjalani isolasi mandiri. Pertanyaannya: bisakah Lebaran tahun ini bebas korona?

Bisa tidaknya Lebaran bebas korona bukan bergantung pada pemerintah semata. Akan tetapi, sebagai warga yang baik, tentu bisa introspeksi, apakah selalu mematuhi protokol kesehatan atau tidak. Seperti banyak diulas bahwa wabah ini bukan hanya disebarkan oleh mereka yang positif. Warga yang sehat pun bisa menjadi carrier virus di tubuhnya. Dengan demikian, protokol kesehatan layak untuk tetap dipatuhi. Memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan sebagainya.

Nyoman Aribowo, politisi PAN yang kerap menjadi motivator di berbagai acara, menyebut, protokol kesehatan harus tetap dipatuhi. “Sekalipun orang itu sudah ikut vaksin, protokol kesehatan harus tetap dilakukan,” tuturnya.

Jika warga Jember ingin Hari Raya Idul Fitri aman dan bebas korona, maka sejak dini tetap mematuhi protokol kesehatan. “Hindari kerumunan banyak orang dan ikuti anjuran pemerintah,” ucapnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Habib Salim membenarkan angka kasus korona tersisa 29 orang per tanggal 17 April lalu. “Sebanyak 18 orang dirawat di rumah sakit, sisanya isolasi mandiri,” jelasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/