alexametrics
23 C
Jember
Thursday, 11 August 2022

Jemaah Haji asal Jember Mulai Batuk-Batuk, Ternyata Ini Penyebabnya

Mobile_AP_Rectangle 1

MAKKAH, RADARJEMBER.ID- Jemaah haji asal Jember mengalami batuk masal seusai melaksanakan puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), kemarin (13/7). Hal itu karena debu yang masuk ke hidung jemaah saat proses ibadah di Padang Arafah. Pernapasan jemaah terganggu dan batuk.

Ketua kloter 26 Jember, Maijoso, mengatakan, selama proses ibadah di Padang Arafah, Muzdalifah, dan Mina, banyak jemaah yang tidak memakai masker. Hal itu mengakibatkan debu di gurun pasir tersebut masuk ke hidung jemaah. “Karena banyak jemaah yang abai memakai masker. Itu yang menyebabkan mereka batuk-batuk sampai sekarang,” katanya.

BACA JUGA: Jemaah Haji Asal Jember Dijatah Air Zamzam 5 Liter

Mobile_AP_Rectangle 2

Saking nikmatnya menjalani ibadah haji, para jemaah pun kerap mengalami dehidrasi karena kurang minum air. Bukan karena kekurangan stok air. Selama proses ibadah, setiap hari jemaah dijatah 3 botol air zamzam oleh panitia. “Namun, kadang kala ada jemaah yang abai terhadap kebutuhan cairan tubuhnya,” imbuh Maijoso kepada Jawa Pos Radar Jember.

Ditambah, jemaah haji asal Jember kerap tidak mematuhi anjuran pola makan yang telah ditentukan. Hal itu membuat jemaah mengalami masuk angin dan kekurangan energi. Akhirnya, sesampainya di Makkah, para jemaah menyerbu posko kesehatan kloter untuk periksa kesehatan. “Mereka rata-rata batuk, kelelahan, dan masuk angin,” tandasnya.

- Advertisement -

MAKKAH, RADARJEMBER.ID- Jemaah haji asal Jember mengalami batuk masal seusai melaksanakan puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), kemarin (13/7). Hal itu karena debu yang masuk ke hidung jemaah saat proses ibadah di Padang Arafah. Pernapasan jemaah terganggu dan batuk.

Ketua kloter 26 Jember, Maijoso, mengatakan, selama proses ibadah di Padang Arafah, Muzdalifah, dan Mina, banyak jemaah yang tidak memakai masker. Hal itu mengakibatkan debu di gurun pasir tersebut masuk ke hidung jemaah. “Karena banyak jemaah yang abai memakai masker. Itu yang menyebabkan mereka batuk-batuk sampai sekarang,” katanya.

BACA JUGA: Jemaah Haji Asal Jember Dijatah Air Zamzam 5 Liter

Saking nikmatnya menjalani ibadah haji, para jemaah pun kerap mengalami dehidrasi karena kurang minum air. Bukan karena kekurangan stok air. Selama proses ibadah, setiap hari jemaah dijatah 3 botol air zamzam oleh panitia. “Namun, kadang kala ada jemaah yang abai terhadap kebutuhan cairan tubuhnya,” imbuh Maijoso kepada Jawa Pos Radar Jember.

Ditambah, jemaah haji asal Jember kerap tidak mematuhi anjuran pola makan yang telah ditentukan. Hal itu membuat jemaah mengalami masuk angin dan kekurangan energi. Akhirnya, sesampainya di Makkah, para jemaah menyerbu posko kesehatan kloter untuk periksa kesehatan. “Mereka rata-rata batuk, kelelahan, dan masuk angin,” tandasnya.

MAKKAH, RADARJEMBER.ID- Jemaah haji asal Jember mengalami batuk masal seusai melaksanakan puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), kemarin (13/7). Hal itu karena debu yang masuk ke hidung jemaah saat proses ibadah di Padang Arafah. Pernapasan jemaah terganggu dan batuk.

Ketua kloter 26 Jember, Maijoso, mengatakan, selama proses ibadah di Padang Arafah, Muzdalifah, dan Mina, banyak jemaah yang tidak memakai masker. Hal itu mengakibatkan debu di gurun pasir tersebut masuk ke hidung jemaah. “Karena banyak jemaah yang abai memakai masker. Itu yang menyebabkan mereka batuk-batuk sampai sekarang,” katanya.

BACA JUGA: Jemaah Haji Asal Jember Dijatah Air Zamzam 5 Liter

Saking nikmatnya menjalani ibadah haji, para jemaah pun kerap mengalami dehidrasi karena kurang minum air. Bukan karena kekurangan stok air. Selama proses ibadah, setiap hari jemaah dijatah 3 botol air zamzam oleh panitia. “Namun, kadang kala ada jemaah yang abai terhadap kebutuhan cairan tubuhnya,” imbuh Maijoso kepada Jawa Pos Radar Jember.

Ditambah, jemaah haji asal Jember kerap tidak mematuhi anjuran pola makan yang telah ditentukan. Hal itu membuat jemaah mengalami masuk angin dan kekurangan energi. Akhirnya, sesampainya di Makkah, para jemaah menyerbu posko kesehatan kloter untuk periksa kesehatan. “Mereka rata-rata batuk, kelelahan, dan masuk angin,” tandasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/