alexametrics
27.9 C
Jember
Sunday, 22 May 2022

H-7 Lebaran, Jalan Jompo Dibuka Sebagian

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Memasuki puasa Ramadan, aktivitas warga yang melintasi jalan raya di Jember meningkat. Salah satu arus lalu lintas yang kerap tersendat yakni di Jalan Sultan Agung, Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates. Maklum saja, proses pembangunan itu masih terus berlangsung.

Pembangunan lereng kali Jompo itu diketahui belum tuntas. Proses pembangunan akan terus berlangsung hingga 240 hari sejak kontrak diteken pada 22 September 2020 lalu. Jika dihitung, maka batasnya sekitar tanggal 20 Mei 2021 atau sekitar sepekan pasca-Lebaran.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, proses pembangunan masih terus dilangsungkan. Kendala pembangunan masih sama, yaitu hujan deras yang membuat arus sungai setempat membesar. Dengan melihat proses itu, maka pada Hari Raya Idul Fitri diprediksi tidak bakal tuntas seratus persen.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pengawas proyek pembangunan Jompo, Heru Susanto, menyampaikan, memasuki bulan Ramadan, proses pengerjaan megaproyek dengan anggaran nyaris mencapai Rp 16 miliar itu tetap dikerjakan. “Selama puasa, pengerjaan terus dilakukan,” katanya.

Ditanya kapan jalan akan dibuka, Heru menyebut, pembukaan jalan direncanakan pada H-7 Hari Raya Idul Fitri. “Insyaallah sebelum Lebaran akan dibuka sebagian,” ujarnya.

Pembukaan sebagian akses jalan yaitu dengan cara mengurangi pagar yang saat ini masih memakan separuh bahu jalan. Nantinya, pagar akan dipersempit, sehingga jalan depan pertokoan Jompo tersebut akan lebih lebar dari sekarang. “Artinya, tidak dibuka seluruhnya. Pagar masih tetap ada, tetapi ukurannya dikurangi agar jalan lebih lebar,” papar Heru.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Memasuki puasa Ramadan, aktivitas warga yang melintasi jalan raya di Jember meningkat. Salah satu arus lalu lintas yang kerap tersendat yakni di Jalan Sultan Agung, Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates. Maklum saja, proses pembangunan itu masih terus berlangsung.

Pembangunan lereng kali Jompo itu diketahui belum tuntas. Proses pembangunan akan terus berlangsung hingga 240 hari sejak kontrak diteken pada 22 September 2020 lalu. Jika dihitung, maka batasnya sekitar tanggal 20 Mei 2021 atau sekitar sepekan pasca-Lebaran.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, proses pembangunan masih terus dilangsungkan. Kendala pembangunan masih sama, yaitu hujan deras yang membuat arus sungai setempat membesar. Dengan melihat proses itu, maka pada Hari Raya Idul Fitri diprediksi tidak bakal tuntas seratus persen.

Pengawas proyek pembangunan Jompo, Heru Susanto, menyampaikan, memasuki bulan Ramadan, proses pengerjaan megaproyek dengan anggaran nyaris mencapai Rp 16 miliar itu tetap dikerjakan. “Selama puasa, pengerjaan terus dilakukan,” katanya.

Ditanya kapan jalan akan dibuka, Heru menyebut, pembukaan jalan direncanakan pada H-7 Hari Raya Idul Fitri. “Insyaallah sebelum Lebaran akan dibuka sebagian,” ujarnya.

Pembukaan sebagian akses jalan yaitu dengan cara mengurangi pagar yang saat ini masih memakan separuh bahu jalan. Nantinya, pagar akan dipersempit, sehingga jalan depan pertokoan Jompo tersebut akan lebih lebar dari sekarang. “Artinya, tidak dibuka seluruhnya. Pagar masih tetap ada, tetapi ukurannya dikurangi agar jalan lebih lebar,” papar Heru.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Memasuki puasa Ramadan, aktivitas warga yang melintasi jalan raya di Jember meningkat. Salah satu arus lalu lintas yang kerap tersendat yakni di Jalan Sultan Agung, Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates. Maklum saja, proses pembangunan itu masih terus berlangsung.

Pembangunan lereng kali Jompo itu diketahui belum tuntas. Proses pembangunan akan terus berlangsung hingga 240 hari sejak kontrak diteken pada 22 September 2020 lalu. Jika dihitung, maka batasnya sekitar tanggal 20 Mei 2021 atau sekitar sepekan pasca-Lebaran.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, proses pembangunan masih terus dilangsungkan. Kendala pembangunan masih sama, yaitu hujan deras yang membuat arus sungai setempat membesar. Dengan melihat proses itu, maka pada Hari Raya Idul Fitri diprediksi tidak bakal tuntas seratus persen.

Pengawas proyek pembangunan Jompo, Heru Susanto, menyampaikan, memasuki bulan Ramadan, proses pengerjaan megaproyek dengan anggaran nyaris mencapai Rp 16 miliar itu tetap dikerjakan. “Selama puasa, pengerjaan terus dilakukan,” katanya.

Ditanya kapan jalan akan dibuka, Heru menyebut, pembukaan jalan direncanakan pada H-7 Hari Raya Idul Fitri. “Insyaallah sebelum Lebaran akan dibuka sebagian,” ujarnya.

Pembukaan sebagian akses jalan yaitu dengan cara mengurangi pagar yang saat ini masih memakan separuh bahu jalan. Nantinya, pagar akan dipersempit, sehingga jalan depan pertokoan Jompo tersebut akan lebih lebar dari sekarang. “Artinya, tidak dibuka seluruhnya. Pagar masih tetap ada, tetapi ukurannya dikurangi agar jalan lebih lebar,” papar Heru.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/