alexametrics
24.3 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Lho, Ada yang Mudik Malam Hari

Antisipasi Pulang Kampung Lebih Awal

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sejak beberapa pekan lalu, pemerintah resmi melarang masyarakat untuk pulang kampung. Namun, aturan ini dimanfaatkan masyarakat untuk mudik lebih awal. Baik sebelum masa pembatasan atau bahkan sebelum Ramadan tiba.

Kondisi ini terlihat di Jalur Gumitir, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo. Sejumlah mobil dengan pelat nomor luar Jawa tampak mulai lalu Lalang. Artinya, sudah mulai banyak yang mudik sebelum tanggal larangan mudik yang ditentukan oleh pemerintah, yakni 6 Mei.

Bahkan, aktivitas pulang kampung ini sudah berlangsung sebelum bulan puasa tiba. Ada yang sudah pulang dan memilih tinggal lama di tempat kelahirannya. Seperti yang disampaikan Dhofir, 35, warga Dusun Wetan Gunung, Desa Wonojati, Kecamatan Jenggawah. Dia dan keluarganya sudah pulang kampung sejak dua hari sebelum Ramadan. “Membawa mobil, sehingga lebih nyaman ketimbang naik kendaraan umum,” kata Dhofir.

Mobile_AP_Rectangle 2

Karena sudah ada penerapan pembatasan dan larangan bepergian ke luar kota, dia harus menunggu pengumuman dari pemerintah untuk kembali ke tempat kerjanya di Kalimantan. “Ya nanti pulangnya nunggu pengumuman dari pemerintah,” imbuhnya

Sementara itu, pantauan Jawa Pos Radar Jember di Jalur Gumitir, di siang hari lalu lintas masih terlihat landai. Kondisi ini berbanding terbalik dengan dua tahun lalu sebelum pandemi. Biasanya di siang hari Jalur Gumitir dipadati orang yang akan pulang ke Lumajang, Jember, dan Probolinggo.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sejak beberapa pekan lalu, pemerintah resmi melarang masyarakat untuk pulang kampung. Namun, aturan ini dimanfaatkan masyarakat untuk mudik lebih awal. Baik sebelum masa pembatasan atau bahkan sebelum Ramadan tiba.

Kondisi ini terlihat di Jalur Gumitir, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo. Sejumlah mobil dengan pelat nomor luar Jawa tampak mulai lalu Lalang. Artinya, sudah mulai banyak yang mudik sebelum tanggal larangan mudik yang ditentukan oleh pemerintah, yakni 6 Mei.

Bahkan, aktivitas pulang kampung ini sudah berlangsung sebelum bulan puasa tiba. Ada yang sudah pulang dan memilih tinggal lama di tempat kelahirannya. Seperti yang disampaikan Dhofir, 35, warga Dusun Wetan Gunung, Desa Wonojati, Kecamatan Jenggawah. Dia dan keluarganya sudah pulang kampung sejak dua hari sebelum Ramadan. “Membawa mobil, sehingga lebih nyaman ketimbang naik kendaraan umum,” kata Dhofir.

Karena sudah ada penerapan pembatasan dan larangan bepergian ke luar kota, dia harus menunggu pengumuman dari pemerintah untuk kembali ke tempat kerjanya di Kalimantan. “Ya nanti pulangnya nunggu pengumuman dari pemerintah,” imbuhnya

Sementara itu, pantauan Jawa Pos Radar Jember di Jalur Gumitir, di siang hari lalu lintas masih terlihat landai. Kondisi ini berbanding terbalik dengan dua tahun lalu sebelum pandemi. Biasanya di siang hari Jalur Gumitir dipadati orang yang akan pulang ke Lumajang, Jember, dan Probolinggo.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sejak beberapa pekan lalu, pemerintah resmi melarang masyarakat untuk pulang kampung. Namun, aturan ini dimanfaatkan masyarakat untuk mudik lebih awal. Baik sebelum masa pembatasan atau bahkan sebelum Ramadan tiba.

Kondisi ini terlihat di Jalur Gumitir, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo. Sejumlah mobil dengan pelat nomor luar Jawa tampak mulai lalu Lalang. Artinya, sudah mulai banyak yang mudik sebelum tanggal larangan mudik yang ditentukan oleh pemerintah, yakni 6 Mei.

Bahkan, aktivitas pulang kampung ini sudah berlangsung sebelum bulan puasa tiba. Ada yang sudah pulang dan memilih tinggal lama di tempat kelahirannya. Seperti yang disampaikan Dhofir, 35, warga Dusun Wetan Gunung, Desa Wonojati, Kecamatan Jenggawah. Dia dan keluarganya sudah pulang kampung sejak dua hari sebelum Ramadan. “Membawa mobil, sehingga lebih nyaman ketimbang naik kendaraan umum,” kata Dhofir.

Karena sudah ada penerapan pembatasan dan larangan bepergian ke luar kota, dia harus menunggu pengumuman dari pemerintah untuk kembali ke tempat kerjanya di Kalimantan. “Ya nanti pulangnya nunggu pengumuman dari pemerintah,” imbuhnya

Sementara itu, pantauan Jawa Pos Radar Jember di Jalur Gumitir, di siang hari lalu lintas masih terlihat landai. Kondisi ini berbanding terbalik dengan dua tahun lalu sebelum pandemi. Biasanya di siang hari Jalur Gumitir dipadati orang yang akan pulang ke Lumajang, Jember, dan Probolinggo.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/