Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Kendalikan Mood Swing agar Tak Emosian, Ini Penjelasan Psikolog di Jember

Radar Digital • Sabtu, 23 Maret 2024 | 00:10 WIB

 

“Menyugesti diri dan berpikir positif ini juga penting untuk mengendalikan mood swing,”  MARISA SELVY HELPHIANA  Psikolog Biro Konsultasi Gemilang Psikologi
“Menyugesti diri dan berpikir positif ini juga penting untuk mengendalikan mood swing,” MARISA SELVY HELPHIANA Psikolog Biro Konsultasi Gemilang Psikologi
 

PUASA tentu bukan sekadar menahan haus dan lapar. Melainkan juga menahan emosi dan perbuatan tidak baik lainnya. Hal yang perlu diwaspadai saat puasa adalah mood swing atau perubahan perasaan secara tiba-tiba.

Sehingga tidak tertutup kemungkinan emosi berubah secara tiba-tiba.

Psikolog dari Biro Konsultasi Gemilang Psikologi, Marisa Selvy Helphiana, menjelaskan, mood swing merupakan perubahan suasana hati yang terjadi secara cepat atau drastis.

Salah satunya dipicu oleh asupan makanan yang kurang seimbang serta gangguan hormon.

“Mengonsumsi obat tertentu juga dapat menjadi penyebabnya. Misalnya obat steroid,” jelasnya.

Perempuan yang akrab disapa Icha ini juga menyebut, karena salah satu penyebab mood swing adalah kelainan hormon, maka yang sering mengalaminya adalah perempuan. Seperti saat premenstrual syndrome (PMS) atau beberapa hari menjelang haid.

Hormonnya terjadi perubahan secara cepat, untuk mempersiapkan terjadinya menstruasi.

“Fase ibu hamil dan ibu menyusui juga terjadi perubahan hormon. Sehingga rentan terjadi mood swing, bahkan baby blues,” katanya.

Menurutnya, mood swing merupakan kondisi normal, ketika seseorang menghadapi stres serta perubahan dalam hidup.

Seperti perubahan jadwal kegiatan dan perubahan suhu. Dalam bulan Ramadan, perubahan jadwal kegiatan juga dianggap berpengaruh terhadap mood swing.

Untuk mengatasi dan mengantisipasi hal itu, Icha menjelaskan, antara pekerjaan dan liburan harus seimbang. Salah satunya melakukan pekerjaan yang dapat membuat suasana hati senang. Seperti ngabuburit, menonton film, hingga menjalankan hobi lainnya.

“Menyugesti diri dan berpikir positif ini juga penting untuk mengendalikan mood swing,” tuturnya.

Hal lain yang dapat dilakukan adalah memastikan waktu tidur terpenuhi dengan baik.

Dalam bulan Ramadan diperlukan perubahan jadwal untuk melakukan aktivitas tersebut.

Serta memastikan asupan makanan yang cukup saat sahur.

“Karena, ketika energi terjaga dengan baik, maka tidak akan mudah terpancing emosi saat kita kelelahan,” ucapnya.

Meski masuk dalam keadaan normal, mood swing juga memiliki berbagai dampak bagi kehidupan.

Salah satunya akan membuat seseorang lebih mudah marah, sudah tidur, suasana hati semakin buruk.

Bahkan dalam jangka waktu lama dan tidak diatasi dapat mengganggu kesehatan mental. (ham/c2/nur)

Editor : Radar Digital
#psikolog #kendalikan mood