Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pria yang akrab disapa Drajat itu mengatakan, Disperindag Jatim mengoptimalkan potensi yang ada di Jember. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan membentuk Relawan Garda Indag (Industri Perdagangan). Relawan itu akan bertugas untuk meningkatkan potensi tersebut.
Deklarasi pembentukan Relawan Garda Indag dilakukan kemarin dan menjadi yang pertama di Jawa Timur. Nantinya, akan dilakukan di berbagai daerah lainnya, sehingga produk unggulan itu bisa dikembangkan.
Dia menilai, banyak potensi daerah yang masih perlu ditingkatkan. Sebab, belum bisa bersaing di pasar. Untuk itu, pihaknya ingin memunculkan potensi dan sumber daya lokal untuk dibina oleh Relawan Garda Indag. “Sehingga memunculkan komoditas unggulan dari daerah,” ucapnya.
Potensi di Jember, kata dia, seperti kopi, cokelat, dan tembakau. Bahkan, Disperindag Jatim akan menggelar festival kopi di Surabaya, Agustus mendatang.
Relawan Garda Indag ini, kata dia, akan turun ke lapangan untuk memetakan dan mencari komoditas yang bisa dijadikan komoditas unggulan. Hal itu sejalan dengan visi Gubernur Jawa Timur untuk menjadikan Jatim Agro. Yakni bertujuan memajukan sektor pertanian, peternakan, perikanan darat dan laut, kehutanan, serta perkebunan.
Tak hanya itu, potensi teknologi digital juga menjadi perhatian. Para generasi milenial juga memiliki peluang untuk membuat produk kreatif. “Kami bisa memberikan pelatihan pada mereka,” tandasnya. (*)
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Terkini
Advertisement
Advertisement
