Selasa, 25 Sep 2018
radarjember
icon featured
Radar Semeru

Tindakan Tegas Terukur kepada Begal

Jumat, 27 Jul 2018 08:35 | editor : Dzikri Abdi Setia

polres, lumajang, rilis, begal,

TEGAS TERUKUR: Kapolres Lumajang, AKBP Rachmad Iswan Nusi menunjukkan para pelaku kejahatan begal yang berhasil dilumpuhkan anggotanya. (Khawas Auskarni/RAME)

Kepolisian Lumajang tidak akan ragu menindak tegas pelaku kejahatan di jalan, termasuk di dalamnya begal-begal. Namun demikian, belum jelas apakah yang dimaksud tindakan tegas itu termasuk tembak mati di tempat.  

Kapolres Lumajang, AKBP Rachmad Iswan Nusi mengatakan, pihaknya diinstruksikan langsung baik oleh Kapolda Jatim maupun Kapolri agar tidak ragu-ragu mengambil tindakan tegas terhadap pelaku begal. Namun demikian, tindakan tegas yang dimaksud dalam instruksi itu adalah tindakan tegas yang terukur. 

Saat ditanya apakah tindakan tegas terukur yang dimaksud termasuk tembak mati di tempat bagi begal yang melawan saat ditangkap, Rachmad hanya menjawab bahwa tindakan tegas dan terukur itu ada prosedur tetapnya. 

Termasuk saat belum lama ini anggota Saterskrim Polres Lumajang menembak dua tersangka begal dan maling motor. Kaki mereka terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena berusaha melawan petugas dengan senjata tajam saat berusaha diamankan. “Berkaitan dengan pelaku yang kita tangkap ini memang tergolong sadis. Sehingga perlu kita lakukan tindakan tegas secara terukur,” papar Rachmad.

Peraturan Kapolri (Perkap) Tahun 2009 Pasal 5 Ayat 1 menjelaskan tahapan-tahapan (ada enam tahap) penggunaan kekuatan dalam tindakan kepolisian. Pengendalian dengan senjata api berada di urutan atau alternatif terakhir jika cara lain yang lebih lunak tidak berhasil menghentikan upaya kekerasan yang dilakukan seseorang. Sementara Ayat 2 pasal tersebut memerintahkan anggota Polri untuk memilih penggunaan tahap sesuai tingkat ancaman bahaya dari pelaku kejahatan yang hendak dilumpuhkan.

(jr/was/das/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia