Selasa, 25 Sep 2018
radarjember
icon featured
Perspektif

Selamat Datang Radar Jember Digital

Senin, 16 Jul 2018 20:38 | editor : Dzikri Abdi Setia

perspektif, ultah radar jember,
Berita Terkait

Hari ini genap 19 tahun koran Jawa Pos Radar Jember hadir menemani pembaca. Khususnya di wilayah Jember, Bondowoso dan Lumajang. Berbagai informasi menarik telah banyak dihadirkan. Baik informasi yang dinilai pembaca positif maupun negatif. Tergantung sudut pandang kepentingan orang yang menilainya he he he… 

YANG pasti, para awak redaksi yang bertugas memasak berita, pasti sudah melaksanakan tugasnya sesuai koridor yang ada. Dalam arti, tidak melanggar rambu-rambu yang telah diatur oleh UU Pers No. 40/1999 maupun kode etik jurnalistik. Begitu pula dalam menjalankan tugas mengumpulkan data di lapangan, pasti juga dilakukan dengan cara-cara yang benar. 

Apalagi, hampir 90 persen awak redaksi Jawa Pos Radar Jember telah lulus uji kompetensi wartawan. Yaitu, standar kualifikasi profesi wartawan yang dikeluarkan dan diakui oleh dewan pers, selaku pembina dan pengawas keberadaan pers di Indonesia. Sehingga, produk berita yang dihasilkan benar-benar bisa dipertanggungjawabkan. 

Meski demikian, Kami menyadari tak ada produk manusia yang terus menerus sempurna. Kekurangan, kesalahan maupun ketidakpuasan yang ditimbulkan oleh produk Kami, pasti ada. Apalagi, keinginan dan kepentingan pembaca maupun klien Kami begitu banyak. Tapi, Kami tidak tinggal diam. Kekurangan itu selalu menjadi bahan evaluasi sekaligus pembenahan di internal Kami. 

Terlebih di era informasi dan milenial seperti sekarang ini, keberadaan media cetak mendapat tantangan besar. Diantaranya dari media sosial dan media online. Terutama dari segi kecepatan waktu, kemudahan diakses dan mungkin biayanya lebih murah. Kami harus bisa mengimbanginya. Bahkan, harus bisa menyuguhkan produk yang lebih baik. 

Dari segi akurasi dan validitas data yang disajikan, kami masih mampu bersaing lebih baik. Apalagi dengan media sosial yang penggemarnya cukup melimpah ruah. Terbukti, masih banyak beredar info hoax. Bahkan, info hoax itu kini menjadi musuh bersama yang harus ditangkal. Karena, seringkali meresahkan masyarakat. Merusak tatanan. Menimbulkan perpecahan. Menjatuhkan kredibilitas pejabat publik. Juga tokoh masyarakat, ulama, dan yang lainnya. Akhirnya, muncul aksi penggalangan melawan hoax yang dilakukan beberapa elemen masyarakat. 

Sementara keberadaan media cetak masih terus dibutuhkan, meski secara kuantitas pelanggannya menurun. Kami tetap optimis media cetak akan terus hidup dan menjadi partner yang tetap bisa diandalkan oleh semua pihak. Sebab, sebagian masyarakat masih banyak yang merasa tidak “kenyang” kalau di pagi hari tidak “sarapan” koran, he.. he.. he... 

Pengalaman telah membuktikan. Keberadan media cetak usianya paling tua dibandingkan dengan media yang lain. Kehadiran media lain yang sebelumnya diperkirakan akan “membunuh” media cetak, ternyata tak terbukti. Simak saja sejarah kehadiran media elektronik seperti radio, kemudian televisi, tak membuat media cetak mati. Kemudian lebih dahsyat lagi muncul internet dengan bentuk media online dan media sosial, tetap tak menjadikan media cetak mati alias masih tetap eksis. 

Memang ada sebagian media cetak yang gulung tikar karena merugi. Itu tak bisa dipungkiri. Tapi, selama pengelolanya punya banyak inovasi dan kreativitas, pasti akan tetap hidup. Salah satunya dengan melakukan terobosan baru yang bisa mendatangkan omzet. Termasuk melakukan diversifikasi usaha untuk menjaga kelangsungan hidupnya. 

Untuk menghadapi gempuran media online dan medsos, Jawa Pos Radar Jember juga tidak tinggal diam. Meski sudah lama punya media online, tapi keberadaannya masih dompleng ke induk perusahaan Jawa Pos. Sehingga, Kami tidak bisa leluasa mengembangkan sendiri. Apalagi sampai menghasilkan omzet yang bisa menghidupi kelangsungan perusahaan. 

Tapi, kini Jawa Pos Radar Jember sudah punya media online mandiri. Meski sampai detik ini belum di-launching, namun sudah bisa dinikmati. Para netizen bisa membuka alamatnya di www. radarjember.id. Kami terus nerupaya melakukan pembenahan. Karenanya, kritik dan saran sangat kami butuhkan. 

Media online baru ini secara legal formal sudah resmi berdiri. Jadi, bukan media online abal-abal yang tidak dilengkapi dokumen perizinan. Perusahaan PT Jember Intermedia Digital yang menaungi media online ini sudah memiliki akte pendirian. Termasuk sudah mendapatkan pengesahan dari Menkumham RI sebagai perusahaan media online. Juga sudah melengkapi dengan dokumen lain seperti SIUP, TDP, NPWP dan rekening bank atas nama perusahaan. 

Karena itu, siapapun yang ingin promosi kegiatan atau usahanya agar bisa dilihat dan dinikmati netizen dari berbagai belahan dunia bisa menggandeng Kami. Sebab, saat ini banyak instansi pemerintah maupun pelaku usaha yang ingin kegiatan atau produknya bisa dilihat secara global. Kami siap merealisasikannya. Termasuk, dokumen untuk laporan administrasi dan keuangan bisa dipertanggungjawabkan. 

Harapan Kami, kehadiran daring Radar Jember digital ini bisa menjadi sarana alternatif para pelaku usaha, instansi pemerintah, lembaga legislatif, lembaga pendidikan, rumah sakit dan instansi yang lain. Lebih penting lagi, apa yang Kami suguhkan bisa membawa manfaat bagi seluruh masyarakat dan membawa kemajuan daerah. Semoga. (@cho_baya) 

(jr/das/das/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia