Rabu, 22 Aug 2018
radarjember
icon featured
Radar Semeru

Aksi Show Off Polres,Tidak Membuat Tiga Penyabu Jera

Senin, 11 Jun 2018 20:40 | editor : Dzikri Abdi Setia

Sabu-sabu, polres lumajang,

Barang bukti sabu-sabu. (Polres Lumajang for RAME)

Tiga warga Desa Mlawang, Kecamatan Klakah, tepergok polisi sedang nyabu tengah malam. Kejadian yang berlangsung Kamis tengah malam itu (7/6) hanya berselang sehari setelah Polres Lumajang menggelar pemusnahan barang bukti miras dan obat terlarang hasil operasi sepanjang tiga bulan lalu. 

Aksi show off  Polres Lumajang memusnahkan 3.501 barang bukti miras serta obat-obat berbahaya Rabu (6/6) lalu, ternyata tidak membuat para penyalah guna barang terlarang jadi ciut nyali.  Padahal, Kapolres Lumajang AKBP Rachmad Iswan Nusi  mengaku bahwa maksud giat tersebut agar bisa membuat jera para penyalah guna barang berbahaya.

Buktinya, Bunali, 40, Sodik, 41, dan Jumali, 49, tiga penyabu asal Desa Mlawan, Kecamatan Klakah, tidak merasa grogi menggelar pesta sabu. Sehari usai pemusnahan itu, mereka justru asyik menyesap sabu di rumah Bunali, Kamis tengah malam, sekitar pukul 23.00.

Kendati dilakukan tengah malam, ternyata aksi ketiga orang yang masih tetangga itu tidak luput dari pantauan polisi. Tampaknya polisi sudah mengamati gerak-gerik mereka sejak beberapa waktu sebelumnya. Sejumlah personel Unit Opsnal Satresnarkoba Polres Lumajang langsung melakukan penyergapan saat ketiganya sedang nge-fly. 

Baik Bunali, Sodik, maupun Jumali, tidak sempat kabur saat sejumlah anggota polisi tiba-tiba muncul dan membuyarkan pesta sabu di rumah Bunali itu. Beberapa barang bukti alat sabu pun juga tidak sempat mereka sembunyikan. 

Kendati berhasil mengamankan sejumlah alat isap, tetapi polisi tidak sampai menemukan serbuk sabu di dalam rumah Bunali. Pelaksana Urusan Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Catur Budi Bhaskara menyebut, anggota Unit Opsnal Satresnarkoba hanya mendapati sebuah botol plastik bening yang berisi air dan masih terdapat sisa pembakaran sabu. “Barang bukti lain,  tiga buah korek api gas, satu buah kompor sabu, satu botol berisi alkohol 95 persen, sebuah wadah rokok yang berisi enam plastik klip sisa tempat sabu, serta satu buah sendok takar sabu yang terbuat dari potongan sedotan bening,” papar Catur. 

Ketiga penyabu itu sama-sama diduga melanggar UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Saat ini, ketiganya tengah mendekam di rutan Mapolres Lumajang guna menjalani proses hukum, dan nyaris dipastikan tidak bisa menjalani Lebaran di kampung halaman. 

(jr/was/das/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia