Rabu, 22 Aug 2018
radarjember
icon featured
Radar Semeru

Simulasi Situng Gunakan 300 TPS

Senin, 11 Jun 2018 19:35 | editor : Dzikri Abdi Setia

pilkada lumajang, kpu lumajang, simulasi situng,

COBA APLIKASI: Sistem Informasi Perhitungan Suara (Situng) mulai disimulasikan oleh KPU Lumajang. Kemarin, simulasi kedua dilakukan pada 300 TPS dan berjalan lancar (HAFID ASNAN / RAME)

Bukan cuma persiapan pelaksanaan pilkada yang dilakukan. KPU juga mempersiapkan proses pasca pencoblosan. Di antaranya adalah proses perhitungan melalui sistem cepat. Yakni sistem informasi perhitungan suara (Situng). Kemarin, diuji coba yang kedua kalinya dengan sampling 300 TPS.

Simulasi dilakukan sejak pukul 10.00 WIB sampai sore hari. Digelar di Ruang Pintar Pemilu Kirana Agung. Puluhan petugas tenaga entry data dari KPU sedang melakukan pembekalan dan juga menyimulasikan pada 300 TPS. Ketua KPU Lumajang, Siti Mudawiyah, yang juga divisi teknis menyampaikan, tahap simulasi Situng pertama pada 28 Mei 2018 lalu. 

Kegiatan ini dilakukan serentak nasional. “Dalam Situng itu adalah memasukkan, meng-entry dan memindai dari formulir C dan C1 dalam sistem aplikasi,” ungkapnya. Pada saat itu juga, terunggah di laman resmi KPU RI secara langsung dan bisa juga langsung dilihat oleh publik. 

“Tujuannya kita ingin mengalkulasi berapa waktu yang dibutuhkan dan berapa kekuatan server KPU,” katanya. Nantinya, akan diketahui yang dibutuhkan untuk meng-entry dan memindai form C dan C1 tiap TPS di tiap desa itu berapa menit. 

“Hari ini dilakukan pada 300 TPS dalam aplikasi Situng itu, berapa kecamatan dan berapa desa nanti ditambah,” katanya. Simulasi ini dilakukan untuk pemantapan persiapan sumber daya alam KPU menghadapi penghitungan suara pada 27 Juni nanti. Dalam simulasi Situng kedua kali ini, KPU melibatkan sebanyak 11 tenaga outsourching. Dibagi menjadi 5 dapil. 

“Nantinya mereka ini yang mengelola Situng,” jawabnya saat dikonfirmasi di ruangannya. Simulasi Situng ini juga untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati Lumjang tahun 2018. Tujuan Situng untuk mengukur kecepatan entry nilai server yang ada di KPU RI.

Mudawiyah menegaskan, dalam proses pilkada kali ini ada tiga proses pelaksanaan Situng. Tiga tahap tersebut praktis sudah melalui dua tahap. Pertama Mei 2018 dengan sebanyak 75 TPS. Kedua pada 7 Juni 2018 kemarin dengan menggunakan 300 TPS. Terakhir direncanakan pada 25 Juni nanti. Atau H-2 Coblosan. Jumlahnya makin banyak. Berkisar minimal sampai 1.500 TPS. 

(jr/fid/das/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia