Minggu, 19 Aug 2018
radarjember
icon featured
Sportainment

Chris John Boyong Putrinya ke Jember

Sabtu, 09 Jun 2018 14:10 | editor : Dzikri Abdi Setia

Chris John, Wushu,

MUMPUNG KETEMU: Atlet Sasana Garuda Wushu Jember berswafoto dengan Chris John dan kedua puterinya di sela-sela aktivitas padat berlatih. (Wahid for Radar Jember)

Momentum liburan dimanfaatkan Chris John bersama keluarga dengan berkunjung ke Jember. Tak sekadar melancong, tetapi sekaligus memoles wushu putrinya. 

Chris John secara khusus membawa Maria Luna Ferisa, 13, dan Maria Rosa Christiani, 10, untuk memperdalam teknik wushu di Gelanggang Olah Raga (GOR) Garuda Kaliwates, sejak Rabu (6/6). Jember memang dikenal banyak melahirkan beberapa atlet wushu berprestasi. Atas alasan itulah, Chris John memilih membawa dua putrinya ke Jember.

Selain itu, kedekatannya dengan pelatih wushu Garuda Jember menjadikan mantan Duta Wushu Indonesia ini mantap. “Wandy (pelatih Wushu Garuda) merupakan pelatih bagus, sehingga mampu mengangkat prestasi atlet,” kata legenda tinju tanah air ini. 

Ditambahkan, kunci sukses Sasana Wushu Garuda Jember menggeser dominasi Malang dan Kediri ada pada seorang pelatih yang berpengalaman. Selain itu, sarana yang ada sangat menunjang. 

Berlatih di Jember, kata Chris John, akan memberikan suasana dan menambah teknik dari pelatih baru. Selama ini, kedua putrinya sehari-hari berlatih di Jogjakarta. Dengan berlatih di Jember, dia berharap dua putrinya juga terbiasa dengan iklim yang berbeda. Tentu saja untuk menambah jam terbang dan mentalitas atlet. “Jam terbang merupakan salah satu kunci seorang atlet agar bisa berbicara di tingkat nasional maupun regional,” katanya di sela-sela menemani putrinya berlatih.

Chris John mengaku memberi support penuh kepada kedua putrinya itu. Sebab, orang tua adalah menu wajib bagi atlet. ”Pembinaan sejak dini dan dukungan penuh kedua orang tua akan menghasilkan atlet berprestasi,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Harianto Wijaya, bagian teknik sasana Wushu Garuda Jember. Untuk membentuk seorang atlet berprestasi, memang perlu dukungan dari semua pihak, lebih khusus orang tua. “Akan terasa sulit jika para atlet tidak mendapat dukungan keluarga,” sambungnya saat menemani para atlet berlatih.

Dia juga berharap, kedatangan legenda tinju Indonesia itu mampu memberikan motivasi kepada anak-anak didiknya. Sehingga, mampu menjadikan spirit tersendiri untuk lebih giat dalam berlatih. “Hadirnya sosok pengharum nama bangsa memberikan semangat bagi 27 atlet kami yang sedang berlatih,” tandasnya. 

(jr/ras/ad/das/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia