Jumat, 17 Aug 2018
radarjember
icon featured
Radar Jember

Antre Ubah Jadwal Mudik

Jumat, 08 Jun 2018 11:05 | editor : Dzikri Abdi Setia

Kereta Api, Mudik Lebaran,

UBAH JADWAL KERETA: Ruangan customer service Stasiun Jember dipadati calon penumpang yang ingin mengubah dan membatalkan keberangkatan kereta api. (dwi siswanto/radar jember)

Mendekati Lebaran Stasiun Jember semakin hari semakin dipadati masyarakat yang memilih kereta api sebagai moda transportasi di mudik Lebaran nanti. Antrean panjang pun tidak hanya di loket pemesanan, tapi juga di customer service.

Siang kemarin (6/6) antrean di customer service tercatat menyentuh angka 120. Para calon penumpang pun sabar menunggu nomor antreannya dipanggil. Rosa, salah satunya. Perempuan yang tinggal di Perum Argopuro tersebut ke customer service karena ingin mengubah keberangkatan. 

Dia seharusnya naik kereta 13 Juni besok. Tapi berhubung ada perubahan dan penambahan cuti bersama Lebaran tahun ini yang semakin banyak, dia memutasikan untuk mengubah. “Beli tiketnya sudah jauh-jauh hari sebelum puasa,” tambahnya.

Tidak hanya Rosa, ada juga Sovi yang memilih memajukan jadwal keberangkatan keretanya. Perempuan berkacamata asal Balung itu mengubah jadwal kereta, karena cuti bersamanya diperpanjang. “Paling enak itu tahun ini hari raya, pemerintah langsung menetapkan cuti bersama tahun depan, agar tidak terjadi seperti ini,” tambahnya.

Meski senang dengan penambahan cuti bersama Lebaran tersebut, bagi Novi sosialisasi perubahan jadwal cuti bersama ini terlalu singkat dan terlalu dekat dengan ramadan dan Lebaran.

Meningkatnya pengajuan perubahan jadwal keberangkatan kereta api juga diakui petugas customer service Stasiun Jember Agustin Ayu. Semakin bertambahnya nomor antrean di customer service itu terjadi sekitar tiga hari kemarin. “Memang dua hari kemarin (tiga hari) ada lonjakan ke customer service,” tambahnya.

Awal-awal puasa, antrean tak pernah menyentuh angka 100, tapi kini meningkat drastis. “Rata-rata per hari itu bisa 150,” katanya. Dari seluruh antrean tersebut rata-rata mereka yang ingin membatalkan dan perubahan pemberangkatan.

Humas PT KAI DAOP IX Jember Lukman Arif menjelaskan, meningkatnya perubahan tiket kereta api di Lebaran tahun ini bisa jadi karena ada penambahan hari libur bersama. Meski banyak yang mengubah, kata da, PT KAI tetap menerima perubahan tersebut. Dengan catatan ada tempat duduk kosong di hari yang diinginkan calon penumpang.

Lukman menuturkan, masa angkutan selama 22 hari mulai 5-26 Juni tersebut PT KAI ada penambahan kereta. Khusus kereta yang dari arah Jember, ada penambahan satu kereta kelas ekonomi dengan kapasitas 106 tempat duduk di rangkaian kereta Mutiara Timur Banyuwangi-Surabaya.

(jr/dwi/wah/das/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia