Rabu, 22 Aug 2018
radarjember
icon featured
Radar Jember

Kenal di Medsos, Eh Ternyata Maling

Jumat, 08 Jun 2018 08:10 | editor : Dzikri Abdi Setia

penipuan, medsos,

TEMPAT KORBAN DIAJAK SALAT: Di musala inilah korban diajak salat berjemaah oleh pelaku. Pelaku keluar lebih dulu dari musala, lantas membawa kabur motor korban. (Jumai/Radar Jember)

Ini peringatan bagi siapa pun dalam bermedsos ria. Seperti Lailatul Mukaromah, 35, warga Dusun Bandorejo, Desa Karangrejo, Gumukmas. Gara-gara bersama orang yang baru dikenalnya di medsos, motor Honda P 2589 PQ miliknya raib di bawa kabur.

Kejadian itu cukup singkat, karena sebelum menjadi korban, dia memang sudah berkenalan lewat Facebook. Pelaku yang baru dikenalnya itu juga pernah datang ke rumah korban dan sempat diterima orang tua korban. Apalagi, korban ini janda dan lagi kesengsem dengan lelaki yang dikenal lewat medsos tersebut.

Bahkan, korban mengaku sudah minta izin kepada orang tuanya bahwa ada pertemuan dengan orang yang baru dikenal ini. Sebelum motor korban dibawa kabur, korban masih mengobrol bersama pelaku di rest area Jubung, Kecamatan Sukorambi.

Rupanya, pelaku masih mencari cara jitu untuk membawa kabur motor korban. Sambil menunggu buka puasa, korban diajak mengobrol ke sana kemari. Bahkan pelaku berjanji menikahi korban.

Jurus jitu yang dilakukan pelaku ini mulai muncul. Setelah terdengar azan Magrib, pelaku mengajak korban untuk salat berjemaah di musala yang ada di dalam rest area. Dalam hatinya, lelaki yang dikenal lewat FB ini mungkin bisa menjadi pasangan yang cocok. 

Ketika diajak salat berjemaah, korban langsung mengiyakan dan menuju musala yang ada di sisi selatan rest area. Ketika korban salat, pelaku keluar dari musala lebih awal.

Alangkah kagetnya, setelah korban selesai salat, lelaki ini ternyata tak kunjung muncul lagi. “Setelah keluar dari musala, melihat motor yang diparkir di depan musala sudah raib dari tempatnya,” ujar Kapolsek Sukorambi AKP Ribut Budiono.

“Korban juga sempat menghubungi HP pelaku, tapi kondisinya sudah tidak aktif,” kata petugas. Setelah kejadian itu, korban bergegas menuju Mapolsek Sukorambi untuk melaporkan peristiwa yang dialaminya.

(jr/jum/wah/das/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia