Rabu, 22 Aug 2018
radarjember
icon featured
Radar Jember

Giliran Warga Panti dan Sukorambi Disambangi Pasar Murah Kemendag RI

Kamis, 07 Jun 2018 07:05 | editor : Dzikri Abdi Setia

Pasar Murah, Kemendag RI,

BERBAGI: Haji Charles Meikyansah saat ikut kegiatan Pasar Murah Kementrian Perdagangan RI yang terus digelar di sejumlah wilayah di Jember. Sehingga, dapat meringankan beban masyarakat jelang Lebaran. (Jumai/Radar Jember)

Kegiatan pasar murah yang digelar Kementrian Perdagangan RI di Kabupaten Jember terus berlanjut. Kali ini giliran warga Panti dan Sukorambi yang disambangi program pasar murah. Ada sekitar 800 paket sembako murah yang dibagikan kepada masyarakat di kedua kecamatan itu.

Kegiatan ini diadakan di salah satu pondok pesantren di Panti dan Masjid Manarul Ilmi, Dusun Manggis, Desa/Kecamatan Sukorambi. Kegiatan ini juga dihadiri Marolov Nainggolan, penanggung jawab pasar murah dari Kementrian Perdagangan RI.

 “Total hari ini kami sediakan 800-an paket sembako murah. Jadi, masing-masing titik sebanyak 400 paket dan semuanya ludes,” ucap Haji Charles Meikyansah. Dia menjelaskan, memang ada penambahan paket karena melihat tingginya antusiasme masyarakat Jember yang memang membutuhkan paket sembako tersebut. Oleh karena itu, pihaknya berinisiatif untuk menambah jumlah paket yang dibagikan kepada masyarakat. 

Meskipun kegiatan dilakukan berturut-turut, menurut Charles, ternyata antusiasme masyarakat sangat tinggi. Buktinya, pasar murah ini tetap diserbu oleh masyarakat. Pihaknya pun berharap nantinya di titik lain bisa mendapatkan apresiasi dan secara positif membantu masyarakat. 

Dari kegiatan Kemendag RI yang didukung PT Sinar Padang Sejahtera ini, dirinya melihat tujuan kegiatan ini bisa tercapai. Ada kerja sama dan gotong royong di masyarakat yang lebih membutuhkan di sekitarnya. “Tujuan utama kan memang menumbuhkan rasa saling menghargai,” katanya. 

Bukan hanya itu, hasil penjualan yang diserahkan langsung kepada tempat ibadah dan pondok pesantren juga langsung memberikan manfaat bagi lokasi yang ditempati. “Seperti di Masjid Al Ikhlas, Gambiran, Kalisat, minggu lalu. Hasil penjualan langsung dibuatkan sumur karena masjidnya belum memiliki sumur,” terangnya.

Selain bisa membantu masyarakat memenuhi kebutuhan menjelang hari raya, imbuh Charles, kegiatan ini juga bisa membantu tempat ibadah yang ada di Jember. Pihaknya berharap kegiatan ini nantinya bisa terus semakin besar. 

KH Abdul Muqit Arief, pengasuh Ponpes Al Falah Silo yang juga Wakil Bupati Jember menyambut baik kegiatan ini. “Kegiatan yang sangat bermanfaat dan menyentuh masyarakat grass root dalam arti sebenarnya,” ujar Muqit. 

Dikatakan, selama ini dia hanya melihat ada kegiatan pasar murah di pasar induk di kota. Padahal, sebenarnya masyarakat yang ada di perdesaan yang betul-betul berada di bawah garis kemiskinan juga membutuhkan kegiatan seperti ini. 

Dengan kegiatan seperti ini, maka masyarakat bisa merasakan manfaatnya, karena dapat terbantu memenuhi kebutuhan selama Ramadan dan menjelang Lebaran. “Semoga masyarakat terbantu dan kegiatan ini bisa terus dilaksanakan terus nantinya,” ucapnya penuh dengan harap.

(jr/jum/ram/ras/das/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia