Minggu, 19 Aug 2018
radarjember
icon featured
Kesehatan

1 Juni 2018, 6 Bayi Dilahirkan di RSBS

Rabu, 06 Jun 2018 13:05 | editor : Dzikri Abdi Setia

RS Bina Sehat Jember,

Lahir 1 Juni 2018, Terima Sertifikat: Wakil Bupati Drs. KH Abdul Muqit Arief saat memberikan sertifikat kepada bayi yang terlahir tanggal 1 Juni 2018 di RSBS (RS Bina Sehat for Radar Jember)

1 Juni 2018 yang diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila rupanya juga menjadi momentum tersendiri bagi ibu yang melahirkan. Tercatat, sebanyak 6 bayi dilahirkan pada tanggal bersejarah tersebut, di Rumah Sakit Bina Sehat (RSBS) Jember. 

“Sampai dengan pukul 14.42, ada 6 orang yang melahirkan di hari bersejarah ini. Satu di antaranya melalui proses melahirkan normal dan 5 lainnya dengan operasi,” ujar dr Maria Ulfah MMRS, Direktur RSBS.

Sebagai bentuk apresiasi atas lahirnya generasi penerus bangsa tepat di Hari Lahir Pancasila, Wakil Bupati KH Abdul Muqit Arief didampingi Kepala Dinas Kesehatan dr Siti Nurul Qomariyah dan Kepala Dispendukcapil Sri Wahyuni secara langsung memberikan sertifikat, akta kelahiran, kartu identitas anak (KIA), serta kartu keluarga terbaru.

Seraya memberikan sertifikat dan administrasi kependudukan, wabup pun juga mendoakan agar bayi-bayi tersebut kelak menjadi sosok yang membanggakan keluarga dan tidak lupa akan sejarah Indonesia.

“Mereka yang dilahirkan pada hari ini (1 Juni 2018) tidak hanya menjadi generasi penerus di keluarga, tetapi juga bangsa Indonesia. Harapan-harapan yang baik tidak hanya dari keluarga, tetapi bangsa Indonesia juga mempunyai harapan. Agar Pancasila serta kebhinekaan dapat dipahami juga diterapkan dari generasi ke generasi,” tutur Wakil Bupati Jember.

Kunjungan tersebut menambah kebahagiaan Nur Fadilah, warga kecamatan Kaliwates yang melahirkan anak keduanya pada 1 Juni 2018 pukul 01.05 WIB. Nur Fadilah yang tengah menimang Muhammad Rifqi Bhanu Wibowo itu tak menyangka jika dikunjungi oleh wakil bupati beserta rombongan.

 “Syukur Alhamdulillah, bulan Ramadan ini diberikan rezeki bertubi-tubi oleh Allah SWT. Setelah sehari sebelumnya saya cukup berdebar-debar untuk menghadapi persalinan, hari ini rasanya seperti mimpi karena dikunjungi wakil bupati, kepala dinkes, dan kepala dispendukcapil,” ungkapnya.

Sementara itu, dr Siti Nurul Qomariyah Mkes  juga memberikan edukasi kepada pasangan suami istri (pasutri) yang telah memiliki anak lebih dari dua agar menjalani sterilisasi. Hal tersebut penting dilakukan supaya meningkatkan kesejahteraan ibu dan anak, serta mengendalikan pertambahan penduduk. 

(jr/wah/rul/das/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia