Selasa, 21 Aug 2018
radarjember
icon featured
Radar Jember Events

Ayo Hadiri Festival Takjil dan Kolak Hari Ini di Roxy, Gratis!

Sabtu, 02 Jun 2018 04:51 | editor : Dzikri Abdi Setia

Festival Takjil dan Kolak, Roxy Jember,

DIDUKUNG PENUH: Achmad Fauzi, sales executive alternative trade channel Jember Area PT Nestle Indonesia (kanan) memberikan dukungannya dalam gelaran Festival Takjil dan Kolak. (Rakhmad Dwi/Radar Jember)

Menjelang pelaksanaan event Festival Takjil dan Kolak, berbagai pihak terus memberikan dukungannya kepada panitia pelaksana. Terbaru adalah support penuh dari PT Nestle Indonesia Jember Area, sekaligus menjadi branding atas perhelatan yang akan digelar Sabtu (2/6) ini.

Dukungan tersebut secara simbolis diserahkan oleh Achmad Fauzi, sales executive alternative trade channel Jember Area PT Nestle Indonesia. Pihaknya sangat antusias menyambut pelaksanaan gelaran yang juga menjadi ikon datangnya bulan Ramadan yang sangat identik dengan sajian takjil tersebut.

Tak hanya itu, panitia pelaksana juga membebaskan peserta dari biaya pendaftaran. Diana Eka Rosdiana, ketua panitia Festival Takjil dan Kolak menuturkan, peserta hanya perlu menggunakan Carnation condensed milk sebagai bahan kreasi mereka. “Bahan ini bisa dibeli di lokasi festival,” ujarnya.

Kolak menjadi salah satu sajian tradisional Indonesia yang kerap dijadikan pilihan berbuka puasa, dengan rasa manis dan mudah dicerna. Tak heran jika sajian tersebut menjadi ikon berbuka puasa yang sama sekali tak bisa tergeser.

Ikon inilah yang ingin diangkat oleh tim event Jawa Pos Radar Jember melalui kegiatan Festival Kreasi Takjil dan Kolak. Dengan menggabungkan budaya tradisional di bulan Ramadan, sekaligus melestarikan budaya tradisional dan leluhur, masyarakat diajak untuk mengenal berbagai varian takjil dan kolak yang akan disajikan pada Sabtu tanggal 2 Juni besok.

Seluruh peserta kegiatan akan mengkreasikan resep kolak istimewa mereka di tenda-tenda di Roxy Square Jember yang menjadi lokasi pelaksanaan acara. Panitia ingin mengajak masyarakat dalam semarak menyambut bulan Ramadan tahun ini.

Panitia membuka kesempatan yang luas bagi masyarakat yang ingin menunjukkan kreasi resep takjilnya. Semua takjil dan kolak yang diikutkan penilaian harus sudah dikemas dalam dua kategori, yaitu satu untuk dimakan di tempat, dan satu untuk dibawa pulang. “Baik masyarakat umum maupun restoran, bisa ikut festival ini,” ujar Diana.

Dari seluruh peserta yang sudah terdaftar, akan diambil tiga pemenang dengan nilai tertinggi pada tiga unsur penilaian. Yaitu cita rasa, keunikan bahan dan penyajian, serta pengemasan yang menarik. “Selain itu, peserta harus menggunakan bahan tradisional, bukan bahan impor,” tegasnya. 

(jr/lin/hdi/das/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia