Rabu, 19 Sep 2018
radarjember
icon featured
Radar Semeru

Latih Pramuka di Pangkalan SBH

Jumat, 18 May 2018 13:35 | editor : Dzikri Abdi Setia

Pramuka, Dinkes Lumajang,

BERI PELATIHAN: Sejumlah kader Pramuka ketika mengikuti upacara pelatihan yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Lumajang. (DINKES LUMAJANG FOR RAME)

Dinas Kesehatan (Dinkes) Lumajang mulai menggencarkan pelatihan kesehatan. Kali ini berkonsentrasi pada gerakan Pramuka dalam pangkalan Saka Bahkti Husada (SBH). Pelatihan yang diikuti puluhan peserta tersebut berlangsung dua hari.

Pelatihan ini diikuti 50 peserta yang terdiri atas  25 pamong saka dan 25 petugas Promkes. Dengan narasumber dari fasilitator kegiatan Kwarcab Pramuka Lumajang dan Pimsaka Cabang Lumajang. Metode pelatihannya ceramah, diskusi, dan praktik. 

Pelatihan yang digelar Senin 14 Mei di ruang pertemuan Kwarcab Lumajang. Selasa 15 Mei di Alun-Alun Lumajang. Panitia pelaksana Atiek Indah Kurniasih SKm menjelaskan, pelatihan bertujuan membekali pembina pramuka di pangkalan Saka Bakti Husada (SBH).

Tujuan khususnya adalah tersosialisasikannya materi penguatan kelembagaan SBH, terinfokannya materi program peserta didik, tersosialisasikannya musyawarah saka, tersosialisasikannya materi upacara saka, dan terlatihnya peserta terkait pioneering. Serta tersosialisasikannya metode penempuhan TKK SBH.

Output-nya adalah transfer informasi kepramukaan pada petugas pamong dan promkes yang baru bergabung SBH. “Promkes dan pamong paham musyawarah saka dan bisa mendampingi adik-adik agar bisa diaplikasikan di SBH,” katanya. 

Juga diharapkan adanya petugas promkes terlatih dalam hal pelaksanaan upacara saka. Sehingga nantinya ada perbaikan pada latihan dan kegiatan SBH. Adanya persamaan persepsi antara pamong dan promkes dalam penyelenggaraan SBH di pangkalan juga menjadi harapan dari kegiatan ini.  

Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Lumajang, dr Rosyidah menjelaskan, keikutsertaan generasi muda dalam gerakan Pramuka perlu diwujudkan. Dengan terbentuknya anggota Satuan Karya Pramuka Bakti Husada (SBH).  Jumlah anggota SBH yang cukup besar akan sangat berarti sebagai kader pembangunan kesehatan. Tentu ada di garis depan yang berhubungan langsung dengan masyarakat.

Puskesmas Gucialit yang terakhir membentuk pangkalan SBH. Sehingga Lumajang memiliki 21 Kwaran dan 25 puskesmas dengan 25 pangkalan SBH yang terbentuk dengan start Pratama 9 Pangkalan, Madya 9 Pangkalan, Purnama 6 Pangkalan, dan Mandiri 1 Pangkalan.

(jr/fid/aro/das/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia