Rabu, 22 Aug 2018
radarjember
icon featured
Radar Semeru

Kotak Suara Mulai Dirakit

Rabu, 16 May 2018 16:15 | editor : Dzikri Abdi Setia

pilkada lumajang, kpu lumajang,

DIRAKIT : KPU Lumajang mulai melakukan perakitan kotak suara untuk ditempati surat suara. Proses perakitan yang dipantau komisioner dan staf KPU ini ditarget rampung dalam tujuh hari (HAFID ASNAN/RAME)

Setelah proses penggandaan surat suara dan sudah diterima KPU, tahapan berikutnya menyangkut logistik adalah persiapan kotak suara. Perakitan pun sudah mulai dilakukan Senin  (14/5). KPU menargetkan proses perakitan tersebut bakal dirampungkan selama tujuh hari ke depan.

Pantauan Jawa Pos Radar Semeru, sejak pagi kemarin, proses perakitan sudah mulai dilakukan. Namun pelaksanaannya bukan di gudang KPU Lumajang, melainkan dilakukan di Gudang Amanda yang sengaja disewa oleh KPU Lumajang untuk gudang logistik selama pelaksanaan pemilihan selama ini.

Sejak kemarin pagi, sudah ada puluhan pekerja yang melakukan perakitan kotak suara itu. Memang logistik dan bahan-bahan yang mau dirakit sudah ada. Pekerja hanya tinggal merakit dan merampungkan menjadi kotak suara utuh.

Komisioner KPU Lumajang siang kemarin juga melakukan pemantauan terhadap persiapan logistik itu. Yusuf Adi Pamungkas, Divisi Keuangan dan Logistik KPU Lumajang mengatakan, perakitan sengaja dilakukan di awal. “Sebab nantinya akan ditempati surat suara saat pelipatan,” katanya.

Alumnus Universitas Jember itu menjelaskan, kebutuhan yang wajib dipenuhi dari logistik kotak suara tidak sedikit. “Yang dibutuhkan sebanyak 3.912 kotak suara dan itu wajib ada. Makanya sebelum pelipatan surat suara, kita rampungkan dulu yang kotak suara,” jelasnya.

Pelaksanaan perakitan ini, kata dia, tidak lama. Target pelaksanaannya hanya tujuh hari. “Ditargetkan selama tujuh hari sudah selesai. Supaya berikutnya bisa memproses kebutuhan logistik lainnya,” katanya. 

Memang dalam waktu tujuh hari itu pihaknya tidak bekerja sendirian. Sebab, dikerjakan oleh pihak luar. Namun, jika dirasa dengan deadline itu terlalu cepat, KPU akan memilih untuk menambah pekerja. “Itu sebagai alternatif ketika nantinya diperkirakan belum rampung sesuai target yakni tujuh hari. Ya kita tambah petugasnya,” pungkasnya. 

(jr/fid/ram/das/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia