Rabu, 19 Sep 2018
radarjember
icon featured
Radar Jember

Polisi Pinggiran pun Perketat Keamanan

Rabu, 16 May 2018 10:10 | editor : Dzikri Abdi Setia

teror bom surabaya, lawan teror,

DIGELEDAH: Sejumlah petugas Polsek Tempurejo, menggeledah barang bawaan setiap orang yang datang ke kantornya (Jumai/Radar Jember)

Serangan teroris yang mulai menyasar kantor polisi, membuat korps berbaju cokelat itu memperketat keamanan di markasnya masing-masing. Bukan hanya Polres Jember yang dijaga super ketat, sejumlah polsek pinggiran pun ikut siaga satu.

Polsek Tempurejo yang ada di pinggiran Jember, misalnya. Mereka tak mau lengah atas serangan teroris di berbagai lokasi beberapa hari ini. Mereka yang melakukan pengajuan SKCK (surat keterangan catatan kepolisian) pun harus diperiksa hingga dikawal ketat. “Kami tidak panik. Penjagaan ketat ini bagian dari upaya kami. Polisi tidak takut teroris,” tegas Kanit Provost Polsek Tempurejo Aiptu Endro Wijono.

Namanya polsek pinggiran, tidak semua fasilitasnya lengkap. Bahkan, mereka harus memanfaatkan mobil patroli jadi penutup pintu masuk. Mobil patrolinya tersebut dipalangkan di pintu keluar, supaya petugas fokus di satu pintu.

Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo, mengakui pihaknya melipatgandakan jumlah personel pengamanan. Mereka disebar ke sejumlah tempat vital, termasuk di markasnya hingga polsek di jajaran Polres Jember. “Semisal dirasa tingkat ancamannya semakin tinggi, kami bakal tambah lagi jumlah personel,” tuturnya.

Polisi tidak hanya mengandalkan kekuatan internal. Supaya kekuatannya semakin berlipat ganda, tiga pilar di desa-desa seperti Bhabinkamtibmas, TNI, hingga kepala desa (Kades), juga ikut dilibatkan dalam penggalian informasi di masing-masing wilayahnya. 

Tiga pilar tersebut diminta aktif, menyampaikan informasi terbaru atas semua kecurigaan di lingkungan. Termasuk pada mereka orang baru yang mencurigakan. Meski demikian, dia tetap meminta bersikap tenang.

Menurut Kusworo, ancaman teroris bukan hanya tanggung jawab polisi. Masyarakat juga diminta kembali aktif menggalakkan siskamling. “Meski Jember aman, kita semua harus tetap waspada,” pintanya.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, satu per satu pengunjung Polres Jember, diperiksa petugas dengan rompi antipeluru. Setiap barang bawaannya, ikut diperiksa petugas. Meski demikian, tidak ada satu pun pengunjung yang kedapatan membawa barang terlarang. 

(jr/jum/rul/das/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia