Minggu, 23 Sep 2018
radarjember
icon featured
Radar Jember

BKAD Tanggul Surplus Rp 300 Jutaan

Selasa, 15 May 2018 17:10 | editor : Dzikri Abdi Setia

BKAD Tanggul,

BANTUAN SOSIAL: Camat Sukardi (tengah) menyerahkan paket sembako BKAD Tanggul kepada kaum duafa dari berbagai desa. (Rully Efendi / Radar Jember)

Menjadi tradisi mulia setiap tahunnya. Setiap kali surplus, Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) Tanggul, berbagi berkah pada duafa. Kali ini, ada 234 paket sembako yang dibagi.

Ketua UPK BKAD Kecamatan Tanggul Sugeng Prayitno, mengaku bangga karena selama setahun di 2017, pihaknya mampu mengumpulkan dana surplus hingga Rp 301 juta. Sebuah capaian di luar ekspektasi.

Dana surplus tersebut, kemudian kata Sugeng, mereka bagi 50 persen untuk penambahan modal, 30 persen penguatan kelembagaan, 5 persen pembinaan desa, dan 15 persen bantuan sosial sembako duafa.

Sehingga katanya, pihaknya membelanjakan Rp 40 jutaan bagian dari surplus usaha, untuk paket sembako. Kemudian, paket sembako mereka bagikan ke duafa. "Kami punya komitmen untuk bantu sosial pada duafa," katanya.

Selain duafa, semua desa se-Tanggul juga merasakan berkahnya. Karena hasil dari surplus, juga dibelikan printer dan kertas yang kemudian di bagi ke desa. "Pemberian barang kami sesuaikan dengan kebutuhan," jelasnya.

Saat ini, jumlah aset BKAD Tanggul mencapai Rp 3,8 M. Aset tersebut diharapkan bisa dimanfaatkan untuk pemberdayaan masyarakat. “Prioritasnya untuk usia produktif yang berpenghasilan rendah. Sehingga bisa memutus lingkaran kemiskinan,” paparnya.

Camat Tanggul Sukardi, mengaku bangga melihat komitmen BKAD yang seirama dengan kecamatan, serta sinergi dengan semangat Bupati Faida, cinta kaum duafa. "Kecamatan men-support," katanya.

Terlebih, simpan pinjam dengan bunga hanya 1,5 persen tanpa agunan itu, dinilai Sukardi cukup membantu pergerakan UMKM di wilayahnya. "Pinjaman modalnya juga terbukti membangkitkan usaha mikro di kampung-kampung," bangganya. 

(jr/rul/wah/das/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia