Rabu, 19 Sep 2018
radarjember
icon featured
Radar Jember

Pelanggar Lalu Lintas Naik 26 Persen

Senin, 14 May 2018 18:15 | editor : Dzikri Abdi Setia

Lalu Lintas, Polres Jember,

Selalu ada kenaikan pelanggar lalu lintas di setiap Operasi Patuh Semeru yang digelar Polres Jember. Bahkan, angka kenaikannya cukup tinggi, mencapai 26 persen. Data tersebut linier dengan angka kasus kecelakaan di Jember.

Kasatlantas Polres Jember AKP Prianggo Malau Parlindungan menyebut, data pelanggaran yang ditilang selama Operasi Patuh Semeru mencapai 4.635 kendaraan bermotor. “Dibandingkan tahun sebelumnya 3.738, kami hitung kenaikannya sampai 26 persen,” katanya kemarin.

Dari tingginya pelanggaran lalu lintas, pemecah rekor tilang tetap pada motor. Bahkan, jumlahnya mendominasi hingga 4.360 kendaraan. Artinya, hanya ada 275 kendaraan yang melanggar lalu lintas di luar motor. Sedangkan, angka tilang motor di tahun 2017 juga tinggi, tercatat 3.424 kendaraan.

Selain itu, Prianggo juga sempat mengungkapkan, ada temuan 4.535 pelanggar lalu lintas, karena tidak membawa kelengkapan kendaraan seperti SIM dan STNK. Selebihnya, ditilang karena kendaraan di luar standar dan tanpa mengenakan helm maupun sabuk pengaman bagi pengendara mobil.

Tentu, kata Prianggo, tingginya pelanggar lalu lintas juga sebanding dengan naiknya angka kecelakaan selama Operasi Patuh Semeru digelar. Seperti korban tewas yang tahun lalu hanya 3 orang, kini meningkat jadi 7 orang. Pun demikian yang hanya luka ringan. Kini ditotal mencapai 52 orang, dari yang sebelumnya 39 orang.

Bukan hanya itu, setelah petugas mendata, dari 65 pengemudi yang kecelakaan, 40 pengemudi terindikasi tidak memiliki surat kelengkapan kendaraan bermotor. Sehingga, jelas katanya, tertib berkendara berpengaruh tinggi atas keselamatan pengendaranya.

Masih kata Prianggo, agar angka kecelakaan lalu lintas semakin bisa ditekan jumlahnya, pihaknya bersama Dirlantas Polda Jatim telah melakukan kajian Open Karo Black On The Spot (OK BOS) di beberapa titik rawan kecelakaan.

Tak hanya itu, cara unik juga dilakukan Satlantas Polres Jember. Salah satu caranya, mereka memasang replika mobil patroli polisi. Tujuannya, untuk mengelabui pengendara. Sebab, faktanya pengendara hanya takut jika melihat petugas di jalan. “Setidaknya, jika melihat replika mobil patroli polisi, mereka takut dan mengurangi kecepatan mobilnya,” terangnya. 

(jr/rul/ras/das/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia