Jumat, 21 Sep 2018
radarjember
icon featured
Radar Semeru

Target Putuskan Pekan Ini

Senin, 14 May 2018 15:10 | editor : Dzikri Abdi Setia

KPU Lumajang, Pilkada Lumajang,

DIINTEROGASI : KPU Lumajang melakukan klarifikasi pada PPS dan PPK Kecamatan Lumajang, terkait pelanggaran kode etik anggota PPS yang ikut mengenakan atribut kampanye (KPU LUMAJANG FOR RAME)

Dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan anggota PPS (Panitia Pemungutan Suara) Labruk Lor, Kecamatan Lumajang, sudah masuk daftar penanganan KPU. Pekan ini, ditarget keputusan bakal dikeluarkan untuk memutus PPS tersebut lanjut atau berhenti.

Muhammad Ridhol Mujib, divisi SDM dan Parmas KPU Lumajang menjelaskan, lembaganya mulai membahas terusan rekomendasi dari Panwascam Lumajang.  Yakni terkait pelanggaran kode etik anggota PPS Labruk Lor. "Sejauh ini yang dilajukan KPU pemanggilan, klarifikasi pada yang bersangkutan," katanya. 

Pihak KPU juga telah mengonfrontasi terkait rekomendasi panwascam itu. “Benar atau tidaknya sudah kami cek kebenarannya. Yang bersangkutan membenarkan. Info dari PPK juga dipanggil oleh panwascam dan dikonfirmasi juga oleh KPU," jelasnya.

KPU sempat menanyakan pembinaan mentalitas penyelenggara.

Dijawab oleh PPK jika memang pembinaan dan mentalitas dilakukan PPK, bahkan KPU juga. Termasuk konsekuensinya, yang bersangkutan juga dipastikan paham dampak dari yang dilakukan.

Makanya, kata dia, KPU tinggal mengambil keputusan dalam rapat pleno. "Target pekan ini sudah ada putusan dari KPU terkait pelanggaran kode etik itu," tegasnya.

Edo, sapaan akrabnya, menegaskan bahwa pelanggaran yang dilakukan Mashudi, anggota PPS Labruk Lor, bukan pelanggaran ringan. "Bukan pelanggaran enteng. Tapi pelanggaran kode etik. Ini berat dan sulit untuk tidak disikapi," tegasnya. 

(jr/fid/das/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia