Selasa, 21 Aug 2018
radarjember
icon featured
Radar Jember

Masih Perkasa, JMB Raih Dua Gelar

Senin, 12 Mar 2018 07:05 | editor : Dzikri Abdi Setia

Jember Marching Band, JMB,

DUET JUARA: Fritzy Nur Ardli (kiri) dan Prasetyo Febrian kala bersiap mengikuti kejuaraan Delta Marching Open Festival XV di Sidoarjo, yang berakhir Jumat (9/3). Mereka meraih juara satu dan dua di mata lomba tom dan snare. (TRI BASUKI FOR RADAR JEMBER)

Anak-anak yang tergabung dalam Jember Marching Band masih membuktikan kemampuan mereka meski tengah berlatih jelang pelaksanaan kompetisi internasional. Salah satunya adalah dalam kejuaraan nasional Delta Marching Open Festival XV di Sidoarjo yang berakhir Jumat (9/3).

Dua wakil JMB yaitu Fritzy Nur Ardli dan Prasetyo Febrian meraih gelar jawara dalam dua mata lomba kompetisi yang diikuti tak kurang dari 50 peserta individual contest tahunan ini. Fritzy menjadi jawara pertama dalam mata lomba snare drum, sementara Prasetyo meraih juara dua di mata lomba tom.

Dalam kejuaraan ini, Jember memang hanya mengirim dua kontestan saja. Selain karena ingin mengasah kemampuan individual masing-masing personel JMB, tim yang dilatih Tri Meidi Iryanto ini memang tengah bersiap di kompetisi internasional yang rencananya akan dihelat tahun ini.

Pembina Jember Marching Band, Tri Basuki sangat mengapresiasi pencapaian prestasi anak asuhnya yang kembali berjaya di tingkat nasional. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi jadwal pemanasan para pemain marching band sebelum terjun ke kompetisi di Manila, pertengahan tahun ini. 

Menurutnya, jika JMB kembali mendulang sukses di Manila, maka langkah mereka menuju WGI USA akan semakin ringan. “Jika berhasil, maka akan menjadi kemenangan keempat JMB di event WGI Asia,” ujarnya.

Tak hanya itu, berkat keaktifan JMB, Jember juga ditunjuk sebagai pengurus Asian Pasific Federation of Marching Band sebagai salah satu jajaran direktur. Selain Indonesia, beberapa negara yang ditunjuk sebagai pengurus dalam federasi tersebut antara lain Singapura, Malaysia, Thailand, Jepang, dan Filipina. 

Negara-negara tersebut telah diakui sebagai barometer marching band dengan tim yang juga kerap kali menjadi juara dalam ajang kompetisi marching band tingkat internasional.

Selama ini, dunia internasional mengenal Jember Marching Band sebagai ikon marching band asal Indonesia. Menurut Tri Basuki, peserta dan pelatih marching band justru mengetahui Jember sebagai barometer marching band. “Mereka malah tidak terlalu mengenal Jakarta, tetapi Jember sebagai kota dengan tim marching band terbaik di Indonesia,” akunya. 

Memasuki 2018, Jember Marching Band mulai menyiapkan kembali performa terbaiknya untuk berlaga di mancanegara. Ini bukan menjadi tugas yang mudah, terlebih lagi sejak mereka harus mempertahankan gelar Winter Guard International (WGI) seri Asia yang sudah diraih dua tahun berturut-turut. 

(jr/lin/hdi/das/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia