Jumat, 21 Sep 2018
radarjember
icon featured
Mak Taker

Embak-Embak Berdaster yang Bikin Ngiler

Kamis, 16 Nov 2017 15:35 | editor : Dzikri Abdi Setia

Cong kenek, Radar Semeru,

Siapa bilang perempuan berdaster itu identik dengan emak-emak. Kalau embak-embak yang parasnya cantik berbodi aduhai yang berdaster apa nggak bikin ngiler hayo... 

Di tengah perjalanan menuju Klakah, Cong Kenek asal Sukodono bersama Mat Tasan melajukan kendaraannya dengan kencang. “Kok gaya ngebut kowe Cong, lek kesusu budal wingi ae maren,” sindir Mat Tasan. Lelaki 40 tahun itupun tak peduli. Terus saja ngejos.

Ketika melintas di Kedungjajang, karena kendaraan padat, Cong Kenek memelankan laju kendaraannya. Dari kejauhan keduanya melihat seorang perempuan mengenakan daster. “Kok rodok bening wong dasteran iku,” batin Cong Kenek. “Weeh, enek emak-emak berdaster iki. Kok kinclong temen seh,” batin Mat Tasan. Keduanya sama-sama membatin. Akhirnya sama-sama ketahuan jika sedang memperhatikan embak-embak tersebut.

Saat mobil mereka melintas, perempuan berdaster itupun berdiri tepat di samping mereka. Terlihat rambutnya yang habis keramas tergerai. Kuning langsat kulitnya dengan daster tanpa lengan bikin keduanya melongo sesaat. Bodinya? Lumayan!

“Wueeeeh,” tanggap keduanya kompak. “Edan Cong! Kok enek arek Kedungjajang bening ngunuh Cong,” ungkap Mat Tasan. Cong Kenek hanya diam sambil melirihkan laju mobilnya. “Cong, sadar Cong. Hoi Cong sadar,” sentak Mat Tasan yang smapai Cong Kenek menghentikan mobilnya. 

“Mbalik maneh ayo San. Gak mentolo ndelok cewek iku aku. Tak kiro emak-emak, tibakne embak-embak uwayuuu,” jawabnya. Spontan Mat Tasan mengambil tisu. Lalu diusapkan pada dagu Cong Kenek. “Sing sabar Cong, ilermu ndang diusapi,” ucapnya sambil ngelap dagu Cong Kenek dengan tisu. “Huust, ngisruh kowe San. Iku ngunuh sik ayuan bojoku San,” ucapnya mengelak lalu memundurkan mobilnya.

“Jarena ayuan bojone, tapi sik mundur. Ape laopo kowe Cong,” tanya Man Tasan. “Ndelok cewek berdaster iku San. Kuatir kesrempet truk,” kilahnya yang membuat Mat Tasan langsung mukul-mukul pundak Cong Kenek. “Ayo terus budal, ojo ngisruh ben gak telat,” pungkasnya yang membuat suasa dalam mobil itu makin kocak. 

(jr/fid/ras/das/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia