Minggu, 22 Jul 2018
radarjember
icon featured
Ekonomi Bisnis

Peminat Pasar Murah Membeludak, Warga sampai Berbagi Kupon

Sabtu, 02 Jun 2018 13:05 | editor : Dzikri Abdi Setia

Pasar Murah, Disperindag,

SERAHKAN PAKET SEMBAKO: Haji Charles Meikyansah menyerahkan bingkisan paket sembako pada warga yang datang ke tempat pasar murah di halaman Masjid Nurul Huda, Curahlembu, Plalangan, Kalisat, Kamis (31/5) pagi (Jumai/Radar Jember)

Berita Terkait

Pasar Murah yang diselenggarakan Kementerian Perdagangan RI terus mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Bahkan, saking banyaknya warga yang membutuhkan, mereka pun harus berbagi kupon, agar bisa membeli paket barang kebutuhan pokok tersebut.

Kegiatan pasar murah Kemendag RI hari ketiga kemarin diadakan di tiga titik sekaligus. Yakni di halaman Masjid Nurul Huda Dusun Curahlembu, Desa Plalangan, Kalisat. Juga ada di Ponpes Roudlotul Ulum, Ledokombo dan Masjid Al Bitussabah, Desa Gunung Malang, Sumberjambe. 

Kegiatan itu dihadiri langsung oleh tokoh masyarakat Jember, Haji Charles Meikyansah dan Ari Satria (Direktur Pengembangan Produk Ekspor Ditjen Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag RI). Mereka ikut berbaur dengan warga yang antre untuk bisa membeli paket sembako di pasar murah yang diselenggarakan di tiga titik tersebut.

Charles Meikyansah mengaku kaget melihat antusiasme masyarakat yang masih tinggi. Padahal, kegiatan pasar murah ini diadakan di hari ketiga. “Bahkan, saya tadi lihat, ada masyarakat yang berbagi kupon dengan tetangganya,” jelasnya. Maksudnya, untuk satu paket sembako seharga Rp 50 ribu itu, dibeli secara patungan dengan tetangganya yang lebih membutuhkan.

“Saya bertanya tadi, jadi semua isinya nanti dibagi berdua,” ucap Charles. Dirinya maklum saja, harganya memang lebih murah dibandingkan dengan pasar. Setiap paket harganya Rp 50 ribu. Sedangkan jika membeli di pasar, maka masyarakat harus membayar paket itu sampai Rp 120 ribu.

Dari kegiatan Kemendag RI yang didukung PT Sinar Padang ini, dirinya melihat tujuan kegiatan ini bisa tercapai. Pihaknya melihat ada kerja sama dan gotong royong dengan masyarakat yang lebih membutuhkan di sekitarnya. “Tujuan utama kan memang menumbuhkan rasa saling menghargai,” jelasnya. 

Bukan hanya itu, hasil penjualan yang diserahkan langsung kepada tempat ibadah dan pondok pesantren juga langsung memberikan manfaat bagi lokasi yang ditempati. “Seperti di Masjid Al Ikhlas, Gambiran, Kalisat, kemarin lusa. Hasil penjualan langsung dibuatkan sumur bor karena masjidnya belum memiliki sumur,” terangnya.

Sehingga, selain bisa membantu masyarakat memenuhi kebutuhan menjelang hari raya, kegiatan ini juga bisa membantu tempat ibadah yang ada di Jember. Pihaknya berharap kegiatan ini nantinya bisa berkelanjutan dan semakin besar.

Sementara itu, Ari Satria, perwakilan dari Kemendag RI menuturkan, pihaknya juga kaget melihat antusiasme warga Jember terhadap pasar murah. 

“Total hari ini kami sediakan 1.500-an paket. Jadi, masing-masing titik sebanyak 500 paket dan semuanya ludes,” ucap Ari. Penambahan ini karena melihat tingginya antusiasme masyarakat Jember yang membutuhkan paket sembako tersebut.

Oleh karena itu, pihaknya berinisiatif untuk menambah jumlah paket yang dibagikan kepada masyarakat. Meskipun merupakan kegiatan yang ketiga kalinya, ternyata antusiasme masyarakat sangat tinggi. Buktinya, pasar murah ini tetap diserbu oleh masyarakat. Pihaknya pun berharap nantinya di titik lain bisa mendapatkan apresiasi dan secara positif membantu masyarakat. 

Sementara Suliyanto yang juga takmir Masjid Nurul Huda, Dusun Curahlembu, Desa Plalangan, Kalisat, menyambut baik dengan kegiatan pasar murah yang diselenggarakan pihak Kementerian Perdagangan RI ini. ”Kegiatan ini benar-benar membantu masyarakat yang membutuhkan menjelang hari raya Idul Fitri ini,” ujarnya. 

(jr/jum/ram/hdi/das/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia