Kamis, 19 Jul 2018
radarjember
icon featured
Sportainment

Ke Mana Para Pemain yang Dicoret Berlabuh?

Minggu, 20 May 2018 09:05 | editor : Dzikri Abdi Setia

Pemain Dicoret, Persid Jember,

Faisol Yunus, Rizkiyanto, Iwan Sampurno, Nanang, Rizkian Akbar, Atfal, Lufiana, dan Nanda adalah delapan pemain yang dianggap indispliner oleh manajemen Persid Jember. Meski surat keluar belum diterima, banyak klub yang ingin memakai jasa delapan pemain kunci Persid di Liga III itu.

Rizkiyanto, penyerang jangkung Persid ini mengaku, sejak ‘konflik’ dengan manajemen, hingga kini belum mendapatkan surat keluar. Setelah dicoret oleh tim kebanggaannya sejak kecil itu, Rizkiyanto tak ingin bersedih berlarut-larut. 

Kebetulan, saat ini dia konsentrasi mengikuti seleksi skuad PON Jatim. “Malam ini (kemarin malam, red) saya berangkat ke Kediri. Ikut TC PON Jatim,” imbuhnya.

Dia tidak sendiri menuju Kediri, tetapi bersama teman di Persid, yakni Haigal, Aji, dan Jatmaka. Meski surat keluar belum diturunkan Persid, Rizkiyanto telah diminati setidaknya tiga klub. Yakni Persipro Kota Probolinggo, Persebo Bondowoso, dan satu klub dari Bali yang berkompetisi di Liga III. 

Dari tujuh teman Rizkiyanto yang senasib, kabar paling santer pertama datang dari Faisol Yunus. Kabarnya, ia telah berlabuh ke Persinga Ngawi. Persinga yang berlaga di Liga III tentu membutuhkan penyerang andalan Persid yang pernah menyabet pemain terbaik di Piala Soeratin 2014 bersama Jember United itu. 

Namun, menurut Rizkiyanto, kepindahan Faisol ke Persinga bisa dicegah. Hasil dari diskusi dengan teman senasib, mereka menyerahkan karier sepak bolanya ke Rudi Keltjes. “Lihat kata Opa (Rudi Keltjes, Red) dulu mau pindah ke mana atau seperti apa,” katanya. 

Rizkiyanto memilih nasihat Rudi Keltjes, karena dianggap orang yang punya jaringan luas di sepak bola. “Opa itu kan legenda. Sudah banyak jaringan sepak bolanya,” katanya.

Sementara teman lainnya seperti Atfal, sepertinya ingin tetap di Jember saja. Lutfiana juga pernah ditawar untuk bermain di salah satu klub di Bali untuk kompetisi Liga III. Sedangkan Nanang ada kemungkinan untuk ikut tes anggota TNI. 

“Kalau Riskian Akbar masih belum tahu, kabarnya seperti apa,” imbuhnya. Dua seniornya, Iwan dan Nanda juga belum tahu ingin berlabuh ke mana. Pengakuan Nanang, juga pernah ditawari bermain untuk PSS Situbondo. 

Kabar lain, dari delapan pemain Persid yang bakal didepak tersebut, Sindo Dharaka siap menampung. Tim yang memuncaki klasemen sementara Wilayah Jatim Grup G Liga III atau satu strip di atas Persid memang membutuhkan amunisi. 

Terpenting, kata Hendri (pelatih Sindo Dharaka) mau menerima kondisi timnya yang beda dengan Persid sekarang. “Asal mereka komitmen dan mau menerima kondisi Sindo,” katanya. 

Kondisi keuangan Sindo Dharaka, tambah dia, berbeda jauh dengan Persid. Artinya, pemain Sindo Dharaka tidak digaji.  

(jr/ad/dwi/das/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia