Senin, 23 Jul 2018
radarjember
icon featured
Ekonomi Bisnis

Kantor Pajak KPP Pratama Sinergi dengan Media

Minggu, 18 Mar 2018 15:15 | editor : Dzikri Abdi Setia

Kantor Pajak, Radar Jember,

AKRAB: Direktur Radar Jember A Choliq Baya (kanan) menerima tamu dari Kantor Pajak KPP Pratama Jember (WAWAN DWI/RADAR JEMBER)

Pajak menjadi elemen penting dalam pembangunan bangsa dan negara. Peran serta masyarakat untuk membayar pajak juga harus terus ditingkatkan. Kantor Pajak KPP Pratama Jember pun mulai mengunjungi Kantor Jawa Pos Radar Jember untuk peningkatan sinergi dengan media. 

Pimpinan Kantor Pajak KPP Pratama Jember ini diterima langsung oleh Direktur Radar Jember Abdul Choliq Baya. 

”Ini sekaligus ‘kampanye’ kesadaran masyarakat akan membayar pajak,” kata Kepala Kantor Pajak KPP Pratama Jember Wisnu Indarto, didampingi Kasub Bagian Umum dan Internal Ikhwan Hidayat, serta Kasi Pengawasan dan Konsultasi Suswinindyo.

Wisnu Indarto mengatakan, kantor pajak yang dibawahi oleh Kementerian Keuangan sekarang terus berupaya untuk meningkatkan partisipasi wajib pajak. “Sejak Menteri Bu Sri Mulyani, pajak ini terus digenjot. Karena pajak adalah elemen penting untuk pembangunan bangsa dan negara,” imbuhnya.

Dia menjelaskan, adanya pajak yang merasakan bukan perorangan, tapi seluruh masyarakat Indonesia. Sehingga, butuh peran media Jawa Pos Radar Jember yang termasuk media terbesar serta terpercaya di Jember. Menurut dia, adanya media menjelaskan pajak itu seperti apa, untuk siapa, dan bagaimana proses pembayaran pajak sangat membantu Kantor Pajak KPP Pratama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat membayar pajak. 

Apalagi, kata dia, di zaman sekarang, untuk urusan pajak gampang di akses lewat handphone. “Sekarang serba E. E-pajak, E-NPWP, termasuk ada E-Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN),” jelasnya.

Dalam kunjungan tersebut tidak hanya membicarakan pajak, tetapi juga bagaimana perkembangan Jember, termasuk dengan potensinya. “Jember potensinya itu luar biasa dan harus terus dieksplor,” kata Wisnu. Dia mencontohkan, ada wisata budaya yang menarik seperti di Desa sukoreno, Kecamatan Umbulsari. Desa yang ada masyarakat Muslim dan Hindu, serta setiap Nyepi selalu ada Ogoh-Ogoh. 

(jr/dwi/das/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia