Jumat, 20 Jul 2018
radarjember
icon featured
Kesehatan

Bisa Lihat Lagi Indahnya Dunia

Jumat, 16 Mar 2018 14:40 | editor : Dzikri Abdi Setia

RS Bina Sehat,

MELIHAT LEBIH JELAS : Badeli, salah seorang pasien katarak yang sudah dioperasi kini kembali bisa melihat lebih jelas (RSBS for Radar Jember)

Di usia senjanya, Badeli, warga Desa Sumberagung, Kecamatan Sumberbaru itu sangat berharap agar mata kanannya bisa berfungsi sebagaimana mestinya. Pria 80 tahun itu termasuk salah satu dari 222 pasien katarak yang sudah dioperasi gratis di RS Bina Sehat, yang bersinergi dengan Pemkab Jember dan JFF Bali, akhir Februari hingga awal Maret lalu.

Badeli menceritakan, ini bukanlah operasi yang pertama baginya. Sebab, mata kirinya sudah dioperasi terlebih dahulu. Oleh karena itu, dia mampu mengatasi rasa groginya menjelang operasi. Bagi pria sepuh itu, tujuan utamanya adalah supaya bisa kembali melihat terangnya dunia, sehingga rasa takut atau rasa khawatir coba dia tepiskan. 

 “Alhamdulillah, sekarang kedua mata saya dapat melihat dengan jelas. Sebab, yang terpenting itu adalah harus sabar dan telaten setelah dioperasi,” tuturnya dengan suara lirih.

Meski sudah dioperasi, pasien penderita katarak itu harus memahami apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Menurutnya, selama menaati anjuran setelah operasi, maka hasilnya pasti tidak akan mengecewakan. Selain itu, Badeli pun mengaku jika dukungan keluarga termasuk faktor yang dapat mempengaruhi hasil operasi.

“Diberitahu oleh perawatnya, sementara tidak boleh beraktivitas yang berat, kalau salat sebaiknya dalam posisi tidur. Itu ya harus ditaati, bukan dilanggar. Namanya orang desa, ada saja yang bilang ini itu, malah ada yang tidak percaya,” paparnya.

Hal itu dibenarkan Hartatik, 50, putri ketiga Badeli. Dikatakan, peran keluarga juga penting, terutama dalam merawat pasien yang baru dioperasi katarak. Sebagai anak, dia ingin ayahnya segera pulih dan bisa kembali melihat dengan jelas.

 “Bapak yang sakit saja tetap semangat, berjuang untuk sembuh. Secara otomatis anggota keluarga ya harus mendukung dan harus paham bagaimana merawat orang yang baru selesai operasi katarak,” katanya.

Sementara itu, dr. Maria Ulfah MMRS, Direktur RSBS mengatakan, ada beberapa hal yang harus dipahami oleh pasien katarak yang sudah dioperasi. Misal, menghindari aktivitas berat, tidak mengucek mata, dan menggunakan pelindung mata 2 – 3 hari pasca operasi. 

 “Kedisiplinan dan perhatian dari pasien itu sendiri dalam menjaga mata merupakan faktor pendukung yang sangat penting untuk menentukan lamanya masa perawatan,” terang Ulfah.

(jr/wah/rul/das/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia