Sabtu, 21 Jul 2018
radarjember
icon featured
Radar Semeru

Honor PPK Mulai Berlipat

Jumat, 09 Mar 2018 19:40 | editor : Dzikri Abdi Setia

pilkada lumajang, kpu lumajang, PPK - PPS Lumajang,

DILANTIK : Ratusan PPK dan PPS ketika melewati proses pelantikan di Gedung Sudjono, kemarin. (Fajar Rahmansyah KPU FOR RAME)

Sejak bulan ini, Panitia Pemilihan Tingkat Kercamatan (PPK) dan Panitia Pemungutran Suara (PPS) yang lolos dalam evaluasi dan dilantik menjadi penyelenggara pemilu 2019 mendapat gaji berlipat. Jumlahnya hampir Rp 4 juta per bulan. Dari seleksi itu juga diketahui ada sebanyak 80 PPS yang direkomendasi lembaga pendidikan.

Pelantikan penyelenggara tingkat kecamatan dan desa ini digelar di Gedung Sudjono, Lumajang. Pelantikan semua PPK dan PPS oleh KPU Lumajang itu juga dihadiri Forkopimda, Forpokomka tiap kecamatan, dan panwaskab.

Muhammad Ridhol Mujib, divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU Lumajang mengakui bahwa honor PPK dan PPS mulai berlipat. Dari Pilkada dan dari pemilu legislatif. Itu berlaku bagi mereka yang lolos menjadi penyelenggara pemilu legislatif. 

Dia menjelaskan, pendapatan mereka sebulan bisa mencapai Rp 3,7 juta untuk ketua PPK dan mencapai Rp 1,8 juta untuk ketua PPS (selengkapnya lihat grafis). “Tidak masalah, besaran dan berlipatnya honor itu juga sudah diatur oleh KPU RI,” ungkapnya.

Memang dalam proses rekrutmen kali ini menggunakan sistem evaluasi. Total ada sebanyak 63 PPK dan sebanyak 615 PPS. Setiap kecamatan dan desa, diisi 3 personel penyelenggara. 

Edo, sapaan akrabnya mengakui, dari PPS ada yang di PAW karena mengundurkan diri dan juga karena terkena periodisasi. “Dapat rekomendasi dari lembaga pendidikan dan jumlahnya mencapai 80 personel,” ujarnya.

Cara seleksinya dilakukan dengan memilih yang paling memenuhi syarat. Memang ada satu PPS yang di PAW lebih dari satu. Di situlah seleksi diperketat pada kelengkapan administrasinya. “Solusinya dipilih dengan cara dilihat kelengkapan persyaratannya. Tidak ada wawancara,” ujarnya.

(jr/fid/sh/das/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia